Kekayaan Membengkak, Bupati Konut Didemo Warga

Kekayaan Membengkak, Bupati Konut Didemo Warga
Massa yang mengatasnamakan diri Konsorsium Rakyat Konawe Utara Bersatu (KRKB) melakukan unjuk rasa menuntut agar BPK Perwakilan Sultra dan Kejati Sultra menyelidiki terjadinya kenaikan harta yang tidak wajar yang dimiliki Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman P. FOTO: Getty Images
KENDARI - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Konsorsium Rakyat Konawe Utara Bersatu (KRKB) melakukan unjuk rasa. Mereka memersoalkan harta kekayaan Bupati Konawe Utara (Konut) Aswad Sulaiman P yang diduga membengkak sejak menjabat sebagai pelaksana hingga menjadi bupati defenitif.

"Dia melaporkan kekayaannya hanya Rp 800 juta. Padahal sebenarnya mencapai triliunan," kata Koordinator Aksi, Yen Ayas Laturumo di sela-sela demonstrasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (20/5).

Aksi KRKB tidak hanya dilakukan di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sultra tapi juga di beberapa kantor untuk menyampaikan tuntutannya. Seperti Kejaksaan Tinggi Sultra, DPRD Sultra, Kantor Gubernur Sultra, Polda, Kadis Kehutanan Sultra dan sempat melakukan orasi di Korem VI/Haluoleo.

Di BPK, Yen Ayas diterima oleh  Sub bagian Hukum dan Hubungan Masyarakat, Muh Lukman. Ia menyerahkan aspirasinya yang termaktub dalam surat pernyataan.

KENDARI - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Konsorsium Rakyat Konawe Utara Bersatu (KRKB) melakukan unjuk rasa. Mereka memersoalkan harta kekayaan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News