Mendikbud Muhadjir: Pramuka Bangun Rasa Kebinekaan Sejak Dini

Mendikbud Muhadjir: Pramuka Bangun Rasa Kebinekaan Sejak Dini
Mendikbud Muhadjir Effendy membuka Kemah Budaya Nasional (KBN) Tahun 2017 di Palangka Raya, Kalteng, Senin (17/7). Foto: Humas Kemendikbud

jpnn.com, PALANGKA RAYA - Mendikbud Muhadjir Effendy membuka Kemah Budaya Nasional (KBN) Tahun 2017 di Palangka Raya, Kalteng, Senin (17/7).

Dia mengungkapkan pentingnya kegiatan Pramuka untuk membangun rasa kebinekaan sejak dini. Menurutnya, akar dari perilaku toleran, saling menghargai, gotong royong berasal dari rasa kebinekaan.

"Dengan kegiatan Pramuka ini mari kita siapkan anak-anak (para Pramuka ini) yang kelak menjadi pemimpin bangsa, agar memiliki bekal pemahaman yang cukup mengenai rasa kebinekaan," ajak Menteri Muhadjir.

KBN diikuti 1.000 pramuka penggalang dari 34 provinsi. Terdapat pula 13 Kwarcab se-Kalteng, 8 Kwarcab se-Kota Palangka Raya serta Pramuka dari Vietnam.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid menambahkan, KBN bisa menjadi titik tolak untuk menyukseskan program prioritas Kemendikbud; gerakan Penguatan Pendidikan Karakter.

Kepramukaan merupakan bentuk pendidikan yang menerapkan pendidikan karakter melalui kegiatan ektrakurikuler yang menarik, menantang, menyenangkan, sehat, teratur, terarah.

"Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wahana menumbuhkembangkan nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa, serta membina persaudaraan, dan mempererat persatuan dan kesatuan," tandas Hilmar. (esy/jpnn)


Mendikbud Muhadjir Effendy membuka Kemah Budaya Nasional (KBN) Tahun 2017 di Palangka Raya, Kalteng, Senin (17/7).


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News