NU Kecewa Sikap F-PKB

Ikut Orang Lain Karena Takut Kehilangan Pendapatan

NU Kecewa Sikap F-PKB
NU Kecewa Sikap F-PKB
JAKARTA - Pendapat akhir Fraksi PKB (F-PKB) dalam sidang paripurna DPR memicu kekecewaan. Selain dari sejumlah anggota fraksi sendiri, PB NU menyesalkan pemakaian prinsip-prinsip nahdliyin sebagai landasan pilihan sikap partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu menyangkut kasus Bank Century.

 

Pada pendapat akhir yang dibacakan anggota FPKB Muhammad Toha disebutkan, keputusan PKB membenarkan kebijakan bailout sesuai opsi A oleh pemerintah kepada Bank Century sebenarnya sudah seiring dengan tradisi pemikiran dan politik NU. "Kebijakan pemerintah (mem-bailout) sudah sesuai fatsun politik nahdliyin," ujar Toha saat membacakan pandangan di depan paripurna di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/3) malam.

 

Di antaranya, yang sempat disebut adalah salah satu adagium dalam kaidah fikih tentang pilihan sikap dalam situasi darurat. Yaitu, dar'ul mafasid muqoddamun 'ala jalbil masalih (mencegah kerusakan harus didahulukan daripada mengambil kemaslahatan).

 

"Jadi, pemerintah telah mengambil kebijakan yang benar dan tepat," ujar Toha. Sebab, kata dia, saat keputusan bailout, kondisi perekonomian negara memang sedang terancam. Ancaman terhadap kestabilan sistem perbankan dan keuangan sangatlah nyata.

 

JAKARTA - Pendapat akhir Fraksi PKB (F-PKB) dalam sidang paripurna DPR memicu kekecewaan. Selain dari sejumlah anggota fraksi sendiri, PB NU menyesalkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News