Pak Jokowi Optimistis Banget, Pertumbuhan Ekonomi 2018 Ditarget 5,4 persen

Pak Jokowi Optimistis Banget, Pertumbuhan Ekonomi 2018 Ditarget 5,4 persen
Presiden Joko Widodo menyerahkan nota RAPBN 2018 kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam Sidang Paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (18/8). Foto: Istimewa for JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo bertekad terus melakukan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Pemerataan tersebut akan dilakukan dengan melakukan pembangunan infrastruktur di kawasan-kawasan tertinggal dan yang sudah tidak layak.

"Pada tahun 2017 ini, pemerintah bertekad menjadikan pemerataan ekonomi yang berkeadilan sebagai fokus utama pembangunan," ujar Jokowi -panggilan beken Joko Widodo- saat menyampaikan pengantar nita keuangan RAPBN 2018 di depan Sidang Paripurna DPR, Rabu (16/8).

Jokowi menjelaskan, pembangunan ekonomi 2018 akan diarahkan untuk menumbuhkan ekonomi kawasan Maluku, Papua, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara melalui peningkatan keterkaitannya dengan Pulau Jawa dan Sumatera yang selama ini menjadi penyumbang terbesar dalam perekonomian nasional.

Selain itu, pengembangan daerah perbatasan juga menjadi prioritas pemerintah agar menjadi pintu gerbang transaksi perdagangan internasional sehingga tidak hanya mampu meningkatkan perekonomian di daerah perbatasan, namun juga perekonomian nasional secara keseluruhan.

Dalam paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR Fadli Zon itu Jokowi menjelaskan, pemerintan telah menyiapkan beberapa kebijakan guna mendukung realisasi dari rencana tersebut. Pertama, kebijakan redistribusi aset, melalui pemberian hak pengelolaan tanah telantar kepada masyarakat sehingga dapat dikelola dan dimanfaatkan secara lebih produktif.

"Serta legalisasi tanah melalui percepatan sertifikasi tanah-tanah milik rakyat," terangnya.

Kedua, penguatan akses rakyat untuk mendapatkan modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Mantan wali kota Solo ini berharap ke depan akan makin banyak masyarakat yang menikmati dan semakin besar jumlahnya, dan semakin mudah cara memperolehnya.

"Ketiga, peningkatan keterampilan masyarakat, melalui program pendidikan kejuruan, serta pendidikan dan pelatihan vokasi secara masif," tandasnya.

Presiden Joko Widodo bertekad terus melakukan pemerataan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Pemerataan tersebut akan dilakukan dengan melakukan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News