Pak Sabam Sirait Comeback ke Senayan sebagai Senator DKI

Pak Sabam Sirait Comeback ke Senayan sebagai Senator DKI
SENATOR: Politikus senior Sabam Sirait saat mengucapkan sumpah sebagai anggota DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/1). Foto: YSA/RMOL

jpnn.com, JAKARTA - Politikus senior Sabam Sirait kembali berkantor di Senayan. Kali ini, deklarator PDI Perjuangan itu tidak sebagai anggota DPR, melainkan senator di Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Sabam menjadi anggota DPD dari DKI Jakarta menggantikan almarhum AM Fatwa yang meninggal dunia pada 14 Desember 2017. Sabam pun dilantik melalui proses pergantian antar-waktu (PAW) di DPD, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (15/1).

Prosesi pelantikan Sabam sebagai senator dipimpin oleh Wakil Ketua DPD Nono Sampono. Untuk itu, Sabam engucapkan sumpah dalam rapat paripurna DPD.

"Saya akan memperjuangkan aspirasi daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semoga Tuhan menolong saya," kata Sabam.

Selama ini, Sabam dikenal sebagai politikus senior Indonesia. Pendiri PDI dan deklarator PDIP itu pernah menjadi anggota DPR selama lima periode. Bahkan, Sabam merupakan sosok yang membujuk Megawati Soekarnoputri agar mau merintis karier di politik saat era Orde Baru berkuasa.

Soal posisi sebagai anggota DPD, Sabam tak berkomentar banyak soal rencana kerjanya. "Yang jelas DPD RI memang harus bekerja melakukan apa yang sudah menjadi fungsinya sesuai Undang-undang," kata Sabam kepada wartawan.

Yang jelas, lanjutnya, DPD RI berbeda dengan senat di Amerika Serikat. Namun, Sabam meyakini bisa segera beradaptasi dengan DPD.

"Saya puluhan tahun di DPR, semuanya berguna untuk pekerjaan saya di sini nantinya," kata Sabam.

Politikus senior Sabam Sirait kembali berkantor di Senayan. Kali ini, deklarator PDI Perjuangan itu menjadi anggota DPD RI penggangi AM Fatwa.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News