Jumat, 23 Juni 2017 – 22:33 WIB

Para Istri Politikus Golkar Peringati Harkitnas dengan Baksos

Sabtu, 20 Mei 2017 – 23:45 WIB
Para Istri Politikus Golkar Peringati Harkitnas dengan Baksos - JPNN.COM

Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) dalam kegiatan bakto sosial di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Sabtu (20/5). Foto: dokumentasi IIPG

SHARES

jpnn.com, LANGKAT - Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) melaksanakan safari untuk menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) di wilayah Pulau Sumatera. Kegiatan itu sebagai tindak lanjut setelah sebelumnya organisasi para istri politikus Golkar tersebut menggelar baksos di tiga provinsi di Pulau Jawa.

Rute safari IIPG di Pulau Sumatera berawal dari Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Kamis (19/5). Kegiatannya adalah menggelar bakti sosial berupa pembagian paket sembako dan serta peresmian fasilitas mandi cuci kakus (MCK) di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Munawaroh, Pidie Jaya.

Sedangkan Sabtu (20/5), IIPG menggelar baksos di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. IIPG dalam kegiatan baksos yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) itu menggelar donor darah serta pemeriksaan deteksi kanker serviks melalui metode inspeksi visual asam asetat (IVA).

Selain itu, IIPG juga membagikan paket sembako bagi warga kurang mampu dan makanan tambahan bagi anak-anak serta ibu hamil dan menyusui. Ketua Umum IIPG Deisti Novanto mengatakan, kegiatan itu sebagai salah satu bentuk komitmen Golkar mendekat ke rakyat.

“Ini adalah bentuk komitmen IIPG dalam menjaga silaturahmi dengan masyarakat. Hal ini sejalan dengan peran IIPG dalam membantu para suami yang telah berjuang di Partai Golkar, dengan slogan Suara Golkar Suara Rakat,” kata Deisti sebagaimana siaran pers IIPG.

Istri Ketua Umum Golkar Setya Novanto itu juga menyampaikan rasa syukurnya karena bisa menggelar kegiatan baksos pada saat Harkitnas. Menurutnya, para pejuang menggulirkan Kebangkitan Nasional sebagai upaya untuk melawan imperialisme dan kolonialisme.

Untuk itu, IIPG mengajak semua pihak agar tidak melupakan sejarah. Dia mengharapkan semua kalangan mengesampingkan kepentingan pribadi dan golongan demi tujuan nasional.

Untuk itu, semua pihak harus kompak. “Kebersatuan dalam keberagaman adalah karakter bangsa Indonesia,” tegasnya.(rmo/jpg)

loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini