Pengembang Jepang Garap Superblok Rp 10 Triliun di TMII

Pengembang Jepang Garap Superblok Rp 10 Triliun di TMII
Ilustrasi perumahan. Foto: Kaltim Post/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Daiwa House Industry (DHI) mengembangkan superblok Sakura Garden City (SGC) di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur (Jaktim).

Untuk memuluskan ambisinya itu, perusahaan asal Jepang tersebut menyiapkan investasi sebesar Rp 10 triliun.

DHI menyusul beberapa pengembang Jepang yang sudah terlebih dahulu berinvestasi di Indonesia.

Di antaranya, Mitsubishi Fudosan, Tokyu Land, Marubeni, dan lain-lain.

DHI menggandeng Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport and Urban Development (JOIN), dan Trivo Group untuk menggarap superblok seluas sepuluh hektare itu.

Ketiga perusahaan itu membentuk usaha bersama yang diberi nama PT Sayana Integra Properti (SIP) dengan kepemilikan 60 persen untuk duo investor negeri Matahari Terbit.

“Jakarta merupakan pasar potensial sektor properti dengan kelas menengah sangat membutuhkan hunian,” tutur Senior Executive Officer of DHI Nobuya Ichiki di Jakarta, Senin (30/4).

Direktur Utama PT Trivo Orion Properti Robert Yapari menambahkan, proyek SGC merupakan hunian apartemen mencakup 12 menara dengan total lima ribu unit.

Daiwa House Industry (DHI) mengembangkan superblok Sakura Garden City (SGC) di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur (Jaktim).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News