Perampok Sadis Gegayaan Melawan Polisi, Akhirnya Berdarah-darah

Perampok Sadis Gegayaan Melawan Polisi, Akhirnya Berdarah-darah
TUNJUKAN BUKTI: Dirkrimum Polda Kalteng Kombes Pol Agung Prasetyoko saat memperlihatkan barang bukti dan foto korban.FOTO: DODI/RADAR PALANGKA/JPNN

jpnn.com, PALANGKA RAYA - Polisi tak membutuhkan waktu yang lama untuk mengungkap kasus perampokan dan penganiyaan berat terhadap Kepala TK Melati Panarung Yanti.

Petugas menangkap Darmaji alias Gondrong dan Poerwati yang diduga pelaku perampokan hingga nyaris menewaskan Yanti, Senin (19/6) dini hari lalu.

Gondrong harus ditembak oleh Ditkrimum Polda Kalteng dan Satreskrim Polres Palangka Raya karena melawan sata ditangkap.

Masih ada pelaku lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO) yakni JK.

Para pelaku diduga beraksi lantaran diri dan ingin menguasai harta benda korban.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu kunci shock, tiga unit ponsel, helm, satu unit sepeda motor bernopol KH 3558 N, sepasang anting-anting milik korban, dan uang tunai sebesar Rp 865 ribu.

Para pelaku merencanakan aksi itu sejak empat bulan lalu karena sering melihat korban memiliki perhiasan.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Kalteng Kombes Pol Agung Prasetyoko mengatakan, pelaku sempat beralibi dan tak mengakui telah melakukan perampokan atau penganiyaan dengan kekerasan kepada korban.

Polisi tak membutuhkan waktu yang lama untuk mengungkap kasus perampokan dan penganiyaan berat terhadap Kepala TK Melati Panarung Yanti.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News