Perdagangan Bilateral Indonesia-Swedia Diharapkan Lebih Seimbang

Perdagangan Bilateral Indonesia-Swedia Diharapkan Lebih Seimbang
Jusuf Kalla. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap kerja sama bilateral antara Indonesia dan Swedia di bidang perdagangan bisa menunjukkan pola yang lebih seimbang.

"Sebagai contoh, IKEA sebagai salah satu perusahaan retail terkemuka di Indonesia, diharapkan dapat mengakomodasi lebih banyak lagi produk UKM Indonesia," kata JK dalam sambutan singkatnya saat menghadiri undangan resepsi Kerajaan Swedia dari Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Swedia di Ballroom Hotel Kempinski Jakarta.

Wapres yang hadir bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla pada resepsi malam itu mengapresiasi kunjungan Raja dan Ratu Swedia ke Indonesia.

JK menilai ini merupakan kunjungan bersejarah yang akan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

"Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan apresiasi saya yang tulus atas resepsi yang diselenggarakan pada Kunjungan Kenegaraan oleh Yang Mulia Raja dan Ratu Swedia ke Indonesia ini," kata JK.

"Ini sungguh merupakan kunjungan bersejarah oleh Yang Mulia yang menandai babak baru hubungan bilateral antara Indonesia dan Swedia," tambah JK.

Sama seperti yang diungkapkan Presiden Joko Widodo saat pernyataan pers bersama dengan Raja Swedia Carl XVI Gustaf di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (22/5) lalu, JK mengatakan bahwa Indonesia dan Swedia memiliki banyak persamaan, seperti nilai-nilai demokrasi, kesatuan dalam keberagaman, dan kedaulatan.

Dengan berbagai persamaan ini, kata dia, Indonesia menyambut baik kerja sama bilateral dengan Swedia di berbagai sektor.

Wakil Presiden Jusuf Kalla berharap kerja sama bilateral antara Indonesia dan Swedia di bidang perdagangan bisa menunjukkan pola yang lebih seimbang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News