PSI Berpeluang Mencuri Kursi di Dapil Cak Imin

PSI Berpeluang Mencuri Kursi di Dapil Cak Imin
Pemilu 2019. Foto ilustrasi: batampos/jpg

jpnn.com, JAKARTA - Dapil Jatim VIII bisa disebut milik Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Bagaimana tidak, dari puluhan caleg yang berebut kursi di dapil itu, hanya dia yang elektabilitasnya mencapai dua digit.

Menurut survei terbaru Y-Publica, elektabilitas mantan menteri tenaga kerja dan transmigrasi itu mencapai 10,6 persen. Sementara di urutan kedua ada politikus senior Golkar Yahya Zaini dengan 6,6 persen.

“Tidak semua caleg petahana mampu mempertahankan elektabilitas, beberapa di antaranya kemungkinan tidak akan terpilih lagi,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam siaran pers di Jakarta, pada Jumat (1/3).

PSI Berpeluang Mencuri Kursi di Dapil Cak Imin

Di antara caleg petahana yang berpeluang lolos adalah Mindo Sianipar dari PDIP (6,1 persen), Guntur Sasono dari Demokrat (4,3 persen), dan Soehartono dari NasDem (3,3 persen). Selain itu, ada Henky Kurniadi (6,5 persen) yang pada periode lalu terpilih jadi anggota DPR RI dari Dapil Jatim I. Lalu Harryadin Mahardika (6,3 persen).

Selain itu, ada beberapa pendatang baru yang berpeluang mencuri kursi di dapil ini. Sebut saja artis Denada dari PAN (5,1 persen), pengusaha muda Andro Rohmana Putra dari Partai Solidaritas Indonesia (4,1 persen), dan purnawirawan TNI Marsda Warsono dari PDIP (3,9 persen).

“Berangkat dari keluarga artis, Denada maju nyaleg bersama ibunya Emilia Contessa hanya beda dapil,” jelas Rudi.

Sementara Andro mewakili wajah baru sekaligus putera daerah Madiun. Andro memiliki jaringan kuat di kalangan generasi milenial, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif. “Selain itu masih ada 27,1 persen yang belum menentukan pilihan,” pungkas Rudi.

Dapil Jatim VIII bisa disebut milik Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Namun, beberapa pendatang baru juga memperlihatkan taji mereka di dapil ini

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News