Serahkan KIP, Jokowi Berbagi Strategi Belajar Masa Kecil

Serahkan KIP, Jokowi Berbagi Strategi Belajar Masa Kecil
Presiden Jokowi bagikan KIP. Foto Biro Pers

jpnn.com, MALANG - Setelah meresmikan SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Kabupaten Malang, Sabtu (3/6).

Di sana, Jokowi menyerahkan 1.539 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa SD, SMP, SMA, SMK dan juga program Keseteraan (Paket A, Paket B, dan Paket C) se-Kabupaten Malang.

Dalam sambutannya, Jokowi berpesan kepada para siswa untuk terus belajar tanpa kenal lelah.

"Saya titip, belajar yang baik. Habis Subuh belajar, pulang sekolah belajar, malam hari belajar. Kalau mau pintar mesti seperti itu," ucapnya.

Jokowi lantas menceritakan pengalamannya saat masih sekolah, di mana waktu belajarnya selalu melebihi teman-temannya.

"Saya ingat waktu kecil, saya tanya ke teman. Kamu belajar berapa jam? dua jam. Saya empat jam. Kamu berapa jam? empat jam. Saya delapan jam," ungkap dia.

Tak lupa, Presiden juga berpesan agar para siswa selalu meningkatkan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Bagi yang muslim, salatnya harus rajin. Kemudian sering berolahraga supaya sehat.

Di akhir acara, Jokowi juga memberikan kuis berhadiah sepeda kepada siswa yang hadir. Beragam pertanyaan mulai dari Pancasila, nama pulau, nama kota, hingga peragaan pencak silat pun diajukan kepada para pelajar.(fat/jpnn)


Setelah meresmikan SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur, Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju SMK Muhammadiyah


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News