Selasa, 22 Agustus 2017 – 10:41 WIB

SFC Gagal Datangkan Pemain Asing, Hartono Ungkap Bukan karena Uang

Senin, 14 Agustus 2017 – 02:05 WIB
SFC Gagal Datangkan Pemain Asing, Hartono Ungkap Bukan karena Uang - JPNN.COM

jpnn.com, PALEMBANG - Sriwijaya FC dipastikan tidak akan belanja pemain asing musim ini.

Pelatih Hartono Ruslan juga tidak akan diberikan slot belanja untuk bek asing.

Sinyalnya, pendaftaran pemain asing sisakan sehari, karena transfer window pemain asing ditutup 15 Agustus sejak dibuka 16 Juli silam, belum ada tanda-tanda manajemen datangkan pemain asing untuk diseleksi.

Di PT Liga Indonesia Baru juga belum ada pengajuan nama pemain asing dari manajemen Sriwijaya FC untuk diverifikasi. "Kemungkinan besar tidak ada pemain asing baru yang datang. Waktunya mepet untuk adaptasi. Lagi pula kami juga masih butuh pemain yang ada sekarang," ungkap Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Ahmad Haris, Minggu (13/8).

Sejak Liga 1 diputar pada 15 April silam, Sriwijaya FC memakai jasa pemain asing macam Yu Hyun Koo, Hilton Moreira, Alberto Beto Goncalves, dan Tijani Belaid dengan status marquee player. Di akhir putaran pertama, nama Tijani sempat jadi opsi menjadi tumbal pembenahan Sriwijaya FC untuk penguatan sektor pertahanan.

Ini karena pemain termahal di Sriwijaya FC yang kabarnya bergaji Rp300 juta perbulan itu dianggap miskin kontribusi jika dibandingkan pemain asing lainnya di tim berjuluk Laskar Wong Kito yang harganya lebih murah. Namun Tijani belakangan batal dilego di pertengahan musim.

Kabarnya, batalnya mendatangkan pemain asing di sektor belakang karena manajemen tidak bisa memenuhi syarat Tijani jika ingin membuangnya di tengah jalan. Pemain berpaspor Prancis ini meminta pesangon berupa pemenuhan haknya sampai 100 persen jika manajemen mendepaknya di tengah musim.

"Bukan masalah uang. Kami tidak ada masalah dengan uang. Kami pertahankan komposisi asing saat ini karena kami secara tim memang butuh tenaga Tijani. Kami butuh kreator di lini tengah untuk suplai bola ke depan," ucap Haris. "Tijani juga sudah mulai nyetel dan kami ingin Tijani jadi jembatan antara lini belakang dan depan. Tanpa Tijani, permainan Sriwijaya FC lawan Semen Padang tampak monoton," tambah Haris.

SHARES
loading...
loading...
Masukkan komentarmu disini