Singapore Open 2019: Oh, Tunggal Putri! Sampai Kapan Harus Begini?

Singapore Open 2019: Oh, Tunggal Putri! Sampai Kapan Harus Begini?
Gregoria Mariska Tunjung. Foto: Badminton Indonesia

jpnn.com, SINGAPORE - Dua tunggal putri andalan Indonesia Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung kompak gugur di babak pertama (32 Besar) Singapore Open 2019.

Dia Singapore Indoor Stadium, Rabu (10/4) kemarin, Fitri kalah 18-21, 14-21 oleh bintang Thailand Ratchanok Intanton. Sedangkan Jorji—sapaan Gregoria—lebih parah. Dia menyerah kepada Mia Blichfeldt, pemain Denmark, yang secara peringkat jauh di bawahnya. Skornya 16-21, 20-22.

Kedatangan pelatih baru, Rionny Mainaky, belum berdampak. Ini wajar. Sebab dia baru tiba akhir Maret lalu, dan langsung mendampingi mereka ke Malaysia Open.

Selama jeda dari Malaysia Open ke Singapore Open, dia sudah melakukan segala upaya untuk membekali Fitri dan Jorji. ''Kalau dibilang kecewa, ya pasti,'' kata Rionny ketika dihubungi Jawa Pos kemarin.

(Baca Juga: Jojo Masuk 16 Besar, Fitriani Gugur)

Menurut Rionny, selama persiapan singkat, dia berfokus menguatkan fisik para pemainnya. Memang, selama ini fisik Jorji dkk terhitung lemah. Rionny juga memberikan kiat-kiat khusus untuk menghadapi lawan yang spesifik. Terutama Fitri, yang langsung melawan Intanon. Memompa semangat juang mereka pun terus dilakukan bersama asisten pelatih Minarti Timur.

Jorji tidak punya alasan atas kekalahan kemarin. Dia sendiri mengaku kurang puas dengan permainannya sendiri. ''Tadi saya salahnya pas sempat unggul terus malah ketekan sama lawan,'' ulas dia, seperti dilansir dari keterangan pers PP PBSI.

''Ke depannya, kalau ketemu lagi, saya ingin menunjukkan yang terbaik dan harus bisa ambil start biar nggak ketinggalan,'' janji pemain 19 tahun tersebut.

Fitriani dan Gregoria Mariska Tunjung kompak gugur di babak pertama (32 Besar) Singapore Open 2019.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News