Pancaroba, Awas Diare!

Pancaroba, Awas Diare!
Pancaroba, Awas Diare!
BOGOR -- Memasuki periode musim penghujan, salah satu penyakit yang kerap menjadi wabah yang cukup mengancam dalam kondisi pancaroba adalah diare. Diare merupakan penyakit yang membuat penderitanya mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus. Selian itu, gejala penderita diare biasanya terlihat dari kandungan air berlebihan yang terdapat dalam feses (tinja,red).

Bahkan, sebuah penelitian menyatakan diare menjadi penyebab kematian paling umum yang menyerang balita dan membunuh lebih dari 1,5 juta orang per tahun. Penyebab penyakit diare antara lain karena infeksi virus. Namun ada juga diare yang diakibatkan racun bakteria. Dalam kondisi hidup yang bersih dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien diare bisa segera pulih dalam beberapa hari.

Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam jiwa bila tanpa perawatan. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Dokter Triwandha Elan, menjelaskan, lingkungan juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan berkembangnya virus atau bakteri penyebab diare.

Mengingat saat ini adalah musim peralihan, tak jarang kondisi lingkungan yang diterpa hujan deras mengakibatkan menurunnya tingkat kebersihan sehingga warga mudah terserang diare. "Sebenarnya salah satu cara untuk mengantisipasi diare yang banyak mengintai saat musim peralihan ini adalah dengan menerapkan perilaku hidup sehat secara pribadi, keluarga dan lingkungan," kata dokter yang akrab disapa Dodo ini.

BOGOR -- Memasuki periode musim penghujan, salah satu penyakit yang kerap menjadi wabah yang cukup mengancam dalam kondisi pancaroba adalah diare.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News