Kamis, 02 April 2015 | 00:50:39

Selasa, 31 Mei 2011 , 13:51:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA- Rektor Universitas Indonesia (UI) Gumilar Rusliwa Somantri menyampaikan saat ini UI mempersiapkan bantuan berupa beasiswa sebesar Rp36 miliar per tahun. Beasiswa ini di peroleh dari bantuan sejumlah perusahaan dan sebesar Rp16 miliar dan bantuan dari UI sendiri sebesar Rp20 miliar. Seluruh beasiswa diperuntukkan bagi para mahasiswa yang kurang mampu.

"Jadi kalau lulus, jangan sampai tidak daftar ulang hanya karena tidak ada biaya. UI menyiapkan beasiswa sebesar Rp36 miliar bagi teman-teman yang kurang mampu," kata Gumilar Rusliwa Somantri usai melakukan sidak SNMPTN bersama Mendiknas di SMAN 82, Jakarta, Selasa (31/5).

Ditambahkan, biaya pendidikan di UI juga sangat transparan dan tidak ada pungutan lain selain yang ditetapkan oleh pihak universitas. “Besaran SPP-nya sama semua. Kami tentunya menerapkan sistem keadilan. Yakni bagi yang tidak mampu dapat membayar SPP mulai dari Rp100 ribu per semester hingga Rp400 ribu per semester. Sedangkan yang mampu, bisa mencapai Rp7 juta per semester,” sebut Gumilar.

Dengan kondisi demikian, Gumilar berharap agar para calon mahasiswa tidak takut untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN). Pasalnya, para rektor PTN tentunya memiliki keberpihakan kepada anak-anak yang kurang beruntung dalam ekonomi tetapi memiliki prestasi akademik yang sangat baik. “Harapan kami mereka bisa menjadi tulang punggung keluarga dan nantinya ketika sudah berhasil lulus bisa memantu keluarga dan menjadi contoh di tengah masyarakat,” serunya.
 
Ditabahkan, UI juga akan menggelar Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK-UI) setelah pelaksanaan ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011. SIMAK UI tersebut adalah suatu sistem penerimaan mahasiswa terpadu pada program diploma, sarjana (S1), pascasarjana (S2), dan doktor (S3).

“Setelah pelaksanaan SNMPTN 2011 ini, kami tentunya akan segera menggelar SIMAK UI. Akan tetapi, kuota kursi yang tersedia tidak terlalu besar, yani antara 35-40 persen dari jumlah total penerimaan mahasiswa baru di UI,” ungkap Gumilar usai melakukan sidak SNMPTN bersama Mendiknas di SMAN 82, Jakarta, Selasa (31/5).

Gumilar menyampaikan, peserta yang tidak lolos SNMPTN dapat mendaftar melalui jalur SIMAK. Para peserta yang tidak lolos pilihan pertama pada program studi yang diinginkan dan tetap ingin masuk dapat mencoba lagi melalui SIMAK. Dia mengatakan, tidak semua yang diterima SNMPTN mendaftar ulang, sehingga ada kursi kosong. "Pengalaman tahun lalu 10 persen tidak daftar ulang. Kouta SIMAK sebagai antisipasi adanya kursi kosong," katanya.(cha/fuz/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 

        此页面上的内容需要较新版本的 Adobe Flash Player。

        获取 Adobe Flash Player