Kongres PSSI Ulangan Bisa Tetap Ricuh

30 Juni Batas FIFA, Presiden pun Diharapkan Turun Tangan

Kongres PSSI Ulangan Bisa Tetap Ricuh
DILIPUT - Sejumlah besar wartawan peliput Kongres PSSI 20 Mei di Hotel Sultan, Jakarta, meski hanya bisa menyimak dari luar ruangan. Foto: Dok. JPNN.
JAKARTA - FIFA akhirnya merilis keterangan resmi soal PSSI yang diberikan kesempatan terakhir untuk menggelar kongres paling lambat 30 Juni mendatang. Itu disampaikan Sepp Blatter dalam press conference di markas FIFA tengah malam kemarin.

Pada kesempatan itu Blatter hanya memberikan keterangan singkat mengenai persepakbolaan Indonesia. Menurut Blatter, keputusan itu dalah hasil dari hasil sidang Exco FIFA yang dihadiri 23 dari 25 anggotanya. Soal Indonesia, kandidat tunggal Presiden FIFA dalam kongres hari ini tersebut hanya memberikan penjelasan dalam satu kalimat saja.

"Kami memberi kesempatan kepada Indonesia untuk menggelar Kongres lagi sampai 30 Juni. "Indonesia otomatis akan dijatuhi sanksi jika gagal menyelenggarakan Kongres sampai 30 Juni," kata Sepp Blatter. Sikap FIFA tentang Indonesia itu juga terpampang dengan jelas dalam situs FIFA.

Di situs FIFA juga kembali ditegaskan jika empat nama yang sebelumnya sudah diputuskan dilarang untuk dicalonkan sebagai Ketum, Waktum, dan anggota Exco PSSI periode 2011-2015, yiatu Nurdin Halid, Nirwan Bakrie, George Toisutta, Arifin Panigoro tetap tidak boleh maju. Pada 1 Juli FIFA akan langsung menjatuhkan sanksi jika instruksi FIFA tidak ditaati.

JAKARTA - FIFA akhirnya merilis keterangan resmi soal PSSI yang diberikan kesempatan terakhir untuk menggelar kongres paling lambat 30 Juni mendatang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News