Arab Puncak Mulai Exodus

Arab Puncak Mulai Exodus
Arab Puncak Mulai Exodus
BOGOR–Warga Arab Saudi yang berlibur di kawasan Puncak Bogor, mulai exodus meninggalkan kawasan berudara dingin itu. Mereka meninggalkan Puncak karena khawatir warga pribumi balas dendam atas hukuman pancung yang dijatuhkan kepada tenaga kerja wanita (TKW) Jawa Barat, Ruyati di Arab Saudi. Apalagi, isu sweeping terhadap wisatawan asal Arab Saudi mencuat selama dua hari terakhir.

Pantauan Radar Bogor (grup JPNN) kemarin, sejumlah mobil yang disewa warga Arab yang berlibur di Puncak Bogor menghiasi agen travel di daerah Kampung Warungkaleng, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. “Mulai tadi pagi (kemarin, red), sudah sekitar sepuluh warga Arab yang pergi dari sini. Mereka rata-rata pergi ke Bali, Kuala Lumpur Malaysia dan ke pulang ke Arab Saudi,” ujar Dinda, seorang karyawan Sultan Travel di Warungkaleng, Kecamatan Cisarua, kepada Radar Bogor, kemarin siang.

Keresahan warga Arab yang berlibur di Puncak dibenarkan seorang pengelola agen travel, Sultan Zaid. Pria Timur Tengah ini menuturkan, ada rombongan warga Arab yang hijrah ke luar negeri kemarin siang. “Tadi (kemarin), ada lima warga Arab dalam satu mobil sudah berangkat keluar negeri,” ujarnya.

Sejumlah hotel dan vila di kawasan Puncak Bogor pun mulai ditinggalkan warga Arab Saudi. “Tadi (kemarin, red), ada sekitar empat warga Arab yang ceck-out dari sini,” ujar Asisten Manajer Operasional Vila Tjokro, M Hadi Setiadi, kemarin. Pada Senin (20/6), lanjut dia, ada 12 warga Arab yang sudah chek out dari penginapan yang berada di Kampung Ciburial ini.

BOGOR–Warga Arab Saudi yang berlibur di kawasan Puncak Bogor, mulai exodus meninggalkan kawasan berudara dingin itu. Mereka meninggalkan Puncak

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News