Jumat, 01 Agustus 2014 | 04:39:14
Home / Bisnis / Kantor PLN Dilengkapi Ruang Asuh Bayi

Jumat, 07 Oktober 2011 , 15:53:00

RUANG ASUH BAYI- Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan (kanan) dan Ketua Persatuan Ibu PLN, Nafsiah Dahlan Iskan (kiri) sedang mengedong seorang bayi (tengah), usai meresmikan Ruang Asuh Bayi (baby day care room) di PLN Kantor Pusat, Jakarta, Jumat (7/10). Foto: Humas PLN
RUANG ASUH BAYI- Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan (kanan) dan Ketua Persatuan Ibu PLN, Nafsiah Dahlan Iskan (kiri) sedang mengedong seorang bayi (tengah), usai meresmikan Ruang Asuh Bayi (baby day care room) di PLN Kantor Pusat, Jakarta, Jumat (7/10). Foto: Humas PLN
BERITA TERKAIT

JAKARTA- Ketua Persatuan Ibu PT PLN (Persero), Nafsiah Dahlan Iskan didampingi Dirut PLN, Dahlan Iskan meresmikan Ruang Asuh Bayi (Baby Day Care Room) di prefunction Gedung Utama lantai 2 Kantor PLN Pusat, Jum’at (7/10). Ruang Asuh Bayi ini merupakan fasilitas ruang penitipan anak (baby day care) yang disediakan oleh PLN untuk pegawai perempuan yang memiliki momongan, bayi atau balita. Saat ini tercatat potensi pegawai perempuan yang sedang dan akan memiliki bayi sebanyak 91 orang.

"Ruang Asuh Bayi ini adalah salah satu media yang tepat sebagai solusi bagi persoalan yang dihadapi pegawai perempuan. Mereka harus memikirkan pekerjaan dan anak serta membagi waktu antara pekerjaan dan memerah ASI,"  jelas Manager Senior Komunikasi Korporat PLN Pusat, Bambang Dwiyanto.

Dikatakan Bambang, salah satu tujuan diadakannya ruang asuh bayi ini sebagai wujud kepedulian PLN untuk mendukung pemberian ASI kepada bayi sebagai satu-satunya nutrisi terpenting bagi bayi.

Keuntungan utama yang didapat dari ruang asuh bayi sebutnya pula, sang Ibu dapat dengan mudah mengantarkan dan memberikan ASI dan yakin bahwa bayinya dirawat dengan benar, sehingga tidak kekhawatiran seperti ditinggal di rumah selama jam kerja.

"Kemudian dapat mengoptimalkan performa kerja pegawai, karena pegawai perempuan yang memiliki momongan lebih fokus dan tenang dalam bekerja. Tidak sering ijin pulang untuk mengantarkan ASI perahan atau ijin menyusui," terang Bambang.

Ruang Asuh Bayi ini akan dipercayakan kepada seorang Kepala Suster, dan beberapa baby sitter, sehingga pegawai tidak perlu lagi membawa pengasuh (baby sitter) masing-masing dari rumah. "Ruang Asuh Bayi dibuka sejak pukul 06.00-18.00 WIB setiap hari kerja dengan fasilitas antara lain, tempat tidur bayi dan tempat ganti popok bayi, tempat sterilisasi susu, meja makan balita, tempat bermain, mainan anak-anak, buku-buku dan sebagainya," pungkas Bambang. (yud/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar