Rabu, 23 Juli 2014 | 06:38:31
Home / Berita Daerah / Sultra / Kantor Bupati Butur Dibakar, Kapolres Dicopot

Jumat, 21 Oktober 2011 , 14:31:00

BERITA TERKAIT

KENDARI - Kasus pembakaran kantor Bupati dan DPRD Buton Utara (Butur) tak lepas dari tanggung jawab Kapolres Muna, AKBP Wawan Irawan. Tim pemeriksa pun turun baik dari Itwasum Mabes Polri maupun Bidang Propam Polda Sultra untuk menyelidiki kelalaian dari Kapolres Muna atas insiden tersebut.

Hasilnya, AKBP Wawan Irawan dicopot dari jabatannya dan dinonjobkan di Mabes Polri. Surat telegram (ST) Kapolri nomor ST/2045/IX/2011 berdasar keputusan Kapolri nomor Kep/550/IX/2011 tertanggal 19 Oktober 2011, AKBP Wawan Irawan ditempatkan sebagai staf analisis kebijakan muda Bidang Operasional SOPS Polri.

Informasi yang dihimpun, hasil penyelidikan terhadap dugaan kelalaian Wawan Irawan dalam mengantisipasi insiden pembakaran Kantor Bupati dan DPRD Butur cukup kuat. Bahkan, surat perintah penyidikan sudah mulai turun, namun perwira yang ditunjuk sedang tugas kerja ke luar negeri. Status Wawan Irawan sebagai terperiksa dalam kasus tersebut.

Lalu, bagaimana kelanjutan pemeriksaan terhadap Wawan Irawan? Kabid Humas Polda Sultra, AKBP Drs. Moch. Fahrurrozi enggan memberikan komentar terkait persoalan tersebut. Ia menilai, mutasi di instritusi Polri sebagai dinamika organisasi. "Mutasi ini kan sekadar penyegaran dalam berorganisasi," terangnya.

Selain pencopotan terhadap Kapolres Muna, Kapolres Wakatobi dan Kapolres Kolaka Utara juga berganti. Kapolres Wakatobi, AKBP R Pitra Andrias Ratulangie dipromosikan menjadi Wadir Resnarkoba Polda Sulawesi Utara (Sulut). Sedang Kapolres Kolut, AKBP Markilat Heru Prasetyo dipromosi menjabat Irbidops Itwasda Polda Metro Jaya.

AKBP Wawan Irawan digantikan oleh AKBP Sunarto yang selama ini menjabat Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Sultra. Kasubdit I Ditreskrimum Polda Sultra, AKBP La Ode Aries El Fhatar diangkat menjadi Kapolres Kolaka Utara dan Kasubdit II (Tipiter) Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Hotlan Damanik diangkat sebagai Kapolres Wakatobi. (aka/awa/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 08.11.2011,
        23:36
        Khadir Muhamad Odhe Kokiokono
        pemimpin yang bijak mestinya lebih tahu dan kondisi daerah dan masyarakatnya.konflik dibutur adl dampak nyata dr plnaggaran uu no 14 thn 2007.