JAKARTA - Program reformasi birokrasi (RB) membuat pengangkatan CPNS baru kian rumit. Usul CPNS baru yang diajukan instansi pusat, pemprov, dan pemkot/pemkab Juli lalu digugurkan. Namun, hal itu tidak berlaku untuk rekrutmen CPNS dari honorer.
Data di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan RB (Kemen PAN dan RB) menyebutkan, pada Juli lalu seluruh permohonan dari Jatim, baik pemprov maupun pemkot/pemkab sudah komplet. Total CPNS yang diminta mencapai 67.359 orang.
Sayangnya, setelah diberlakukan program moratorium atau penghentian sementara pengangkatan CPNS pada 1 September lalu, usul tersebut buyar. Semua usul digugurkan. Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kemen PAN dan RB Ramli Naibaho menjelaskan, usul CPNS dari seluruh instansi pusat maupun daerah dikembalikan lagi.
Diberlakukan mekanisme baru bagi seluruh instansi pemerintah pusat maupun daerah untuk pengangkatan CPNS. Di antaranya, ada laporan penghitungan ulang kebutuhan riil pegawai negeri baru. Penghitungan ulang ini mengacu pada kursi yang kosong karena PNS pensiun, dipecat, atau mengudurkan diri. Selain itu, permintaan harus disertai hasil analisis jabatan dan tembusan ke gubernur setempat.
Pada September dan Oktober instansi pusat hingga daerah kembali melayangkan format usul CPNS baru sebagai pengganti usul yang dilayangkan Juli lalu. Ramli mengatakan, hingga Jumat lalu (28/10) sudah ada 97 kabupaten dan kota yang mengusulkan kebutuhan CPNS baru. "Tapi, semuanya kami tahan karena persyaratan kurang," tandas Ramli.
Syarat yang kurang itu adalah pemerintah kabupaten dan kota tidak melampirkan hasil analisis jabatan. Pemkab dan pemkot masih membuat usul CPNS baru ini dengan asal-asalan. "Mereka langsung meminta sejumlah jatah CPNS baru, tanpa memberi tahu hasil analisis jabatan," jelasnya.
Ramli menuturkan, 97 pemkab dan pemkot yang sudah menyerahkan format baru usul CPNS ini tersebar di 22 provinsi. Misalnya, di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, Banten, Bali, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Papua Barat. Usul juga datang dari Riau, Lampung, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Khusus Jawa Timur, Ramli menunjukkan, ada empat pemkab dan pemkot yang sudah mengusulkan CPNS dalam format baru. Mereka adalah Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Kota Pasuruan. "Sama dengan yang lain, usul dari pemkab dan pemkot di Jawa Timur kami tangguhkan dulu," urai Ramli.
Jumlah usul CPNS belum bisa disampaikan kepada masyarakat. Sebab, rata-rata jumlahnya menurun drastis dari usul setiap pemkab dan pemkot yang masuk ke Kemen PAN dan RB Juli lalu. Penurunan bervariasi, mulai 20 persen hingga 30 persen. "Kami bakal memaparkan langsung nanti jika kuotanya tetap. Jangan sampai muncul pelemik di masyarakat," tutur Ramli.
Sebagai catatan, pada Juli lalu Kabupaten Bangkalan meminta jatah CPNS 3.774 orang, Pamekasan (331), Kabupaten Sampang (1.091), dan Kota Pasuruan (852). Ramli berharap, pada masa penangguhan ini seluruh pemkab dan pemkot maupun institusi pemerintah pusat dan provinsi segera melengkapi usul CPNS dengan hasil analisis jabatan.
Seperti diberitakan, Kemen PAN dan RB memberikan waktu hingga akhir Desember 2011 bagi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan kota untuk membuat analisis jabatan. Analisis itu dijadikan acuan Kemen PAN dan RB untuk memberikan kuota CPNS baru di setiap institusi. Jika hingga Desember belum menyetor hasil analisis jabatan, institusi yang bersangkutan tidak boleh menjalankan seleksi CPNS pada 2012.
Ramli menuturkan, Kemen PAN dan RB menyiapkan petugas yang bisa diorder untuk membantu atau mendampinging pembuatan analisis jabatan. "Kita tidak punya anggaran. Jadi, petugas kami siap jika diundang," katanya. (wan/c2/nw)
Yuni
Semoga pengabdian selama ini tidak sia-sia, mohon segera tuntaskan polemik pengangkatan honorer kII agar kami dapat bernapas dengan lega, amin.
02.11.2011, 17:18
mulyono
Pengabdian selama ini pastilah tidak sia-sia. Semoga Allah memberi kemudahan. Amien!!!
01.11.2011, 10:38
koran samosir
di indonesia ini, salah satu unsur politik terkuat adalah pegawai. Baik dari sisi pns ataupun honornya. Ketika 'siapapun' telah menguasai unsur ini, maka 'ia' tak akan tergoyahkan oleh apapun.
01.11.2011, 08:42
feri ahmad
Ya Allah berikanlah kemudahan bagi kami Guru/Tenaga Honorer betul dan benar benar mengabdi sampai saat ini.
01.11.2011, 01:15
Wd
Aiiih meni lìeur ngbandunganana ieu teh.kamari bade d angkat ayena penanguhan...aah kumaha ieu teh...?!lieeeuuuur.
01.11.2011, 01:15
Anot
Aiiih meni lìeur ngbandunganana ieu teh.kamari bade d angkat ayena penanguhan...aah kumaha ieu teh...?!lieeeuuuur.
31.10.2011, 21:40
honorer abdi negara
bapak presiden smoga slalu sehat walafiat hinnga dapat membubuhkan tanda tangannya buat PP honorer,,,insa allah ini tugas mulia,aminnnn
31.10.2011, 19:27
doni
mana janji2 pemerintah?sudah beberapa kali menunda pengumuman cpns honorer kategori 1!terakhir oktober dijanjikan keluar.jangan janji janji palsu.kalau tidak ingin di kutuk rakyatmu
31.10.2011, 18:56
dnas
ayo 67rb kita demo saja...punya wakil presiden diem2 ajja kayak tenggek lo..gk bsa belain rakyat... Mari qta brkoordinasi 67rb qta demo..saja...
31.10.2011, 17:43
HONORER
MUTER MUTER KAYA ODONG ODONG PEJABAT DISANA PEJABAT ATAU PENJAHAT YA HAHAHAHA (BIKIN EMOSI SAJA)....KAYANYA SENGAJA CUMA BIKIN RESAH HONORER SAJA...PUSINGGGGGGGGGGGGGGGGGG ...BERESKAN DULU KATEGORI 1 SAMA KATEGORI 2, DULU PA MENPAN....PERCUMA ANALISIS JABATAN LO HASILNYA KAYA KEMARIN...CUMA NGABISIN DANA NEGARA SAJA MENING ALIHKAN UNTUK HONORER...KALAU MAU KEUKEUH ANALISIS BIAR JELAS...SAYA YAKIN GABAKAL BERES BERES INI NEGARA..
31.10.2011, 17:12
honorer
kue PP dibagi dua yg pny marah2 kl pemerintah tdk mgluarkan PP honorer akan marah..g nyambung g apa2 yang penting PP honorer hrs sls tahun ini,
31.10.2011, 16:39
ANGIN PUYUH
Klo nnggu ANJAB,sy stuju biar pusat tahu,klo kab.bekasi kkurangn PPL,187 desa PPLnya PNS ada 50 org.sdh mo pensiun lg, 11 hononer kapan diangkat?
31.10.2011, 15:52
Boby Armstrong Jonas
Pak Menpan bgmn dgn Honorer Kategori I kapan mau diangkat..wkt Menpan yang lama oktober sdh selesai trus skrg msuk Nopember,sampai kapan para pejabat trus menghibur2 dan menipu dan smua cuman mimpi..smoga para honorer K-I dan K-II tdk mimpi buruk !?????
31.10.2011, 15:17
honorer k1
tiap hari makin gak jelas aja nasib honorer kadang diangkat, kadang nggak, yang benar yang mana sih, jangan bikin pusing dong. kalau memang gak bisa jangan dibisa-bisain, jangan buat harapan2, sudah susah dibikin tambah susah.jangankan k2, K1 aja belum beres.
31.10.2011, 15:17
honorer k1
tiap hari makin gak jelas aja nasib honorer kadang diangkat, kadang nggak, yang benar yang mana sih, jangan bikin pusing dong. kalau memang gak bisa jangan dibisa-bisain, jangan buat harapan2, sudah susah dibikin tambah susah.jangankan k2, K1 aja belum beres.
31.10.2011, 14:52
ahmad bin hambal
Allah bersama orang-orang yang sabar, Allahu akbar..... !!!!!.
31.10.2011, 14:47
honorer
jangan berbelit - belit pak ...tuntaskan dulu honorer yang tercecer ,yang sudah divalidasi pak.....kalo ditunda tunda malah makin tua donk umur kami.....kalo sudah tuntaas baru yang dari umum.......sangat plin plan bapak semuanya yah.............
31.10.2011, 14:43
ilul
jangan bikin susah kami pak, hidup kami sudah susah pak.
31.10.2011, 14:10
raul
jangan mortorium cpns aja dipikir pikirkan juga lapangan kerja buat masarakant paham...........?kami pengen juga jadi pns untuk bekerja.