Kamis, 24 April 2014 | 20:35:20
Home / Nasional / Humaniora / Nasib Honorer I Belum Jelas, BKN Garap Honorer II

Jumat, 11 November 2011 , 01:44:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA --Meski Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) yang menjadi dasar hukum pengangkatan honorer "tercecer" jadi CPNS belum juga disahkan menjadi PP, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mulai menggarap data honorer kategori II. Saat ini BKN telah melakukan konsolidasi dengan seluruh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk kepentingan verifikasi data yang sudah masuk.

"Sampai hari ini konsolidasi telah dilakukan BKN bersama seluruh BKD. Inti konsolidasi adalah memverifikasi data yang masuk. Jadi ketika RPP disahkan, data kategori II sudah siap," kata Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat yang dihubungi, Kamis (10/11).

Karena masuk verifikasi, BKD diminta menelisik lagi data-data yang sudah dimasukkan ke BKN. Sebab bisa jadi dari data yang ada, banyak palsunya. "Walaupun kategori II harus dites lagi, namun verifikasi data awal tetap dilakukan. Yang lolos saja yang bisa ikut seleksi sesama honorer," tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, honorer tercecer kategori II yang sudah masuk ke BKN 600 ribu lebih. Kategori II ini merupakan honorer di bawah tahun 2005 yang honornya tidak bersumber dari dana APBN/APBD.

Berbeda dengan kategori I, yang kategori II harus melewati seleksi sesama honorer saat pengadaan CPNS. Mereka tidak dites bersama-sama pelamar umum. Melainkan dites tersendiri dan hanya berlaku sekali tes. Yang lulus diangkat CPNS. Sedangkan yang gagal, diarahkan ke Pegawai Tidak Tetap (PTT) bila instansinya masih membutuhkan. Bila honorernya tidak dibutuhkan lagi, akan diberhentikan dengan atau tanpa kompensasi.

Sebelumnya diberitakan,  Asisten Deputi Perencanaan SDM Aparatur Kemenpan-RB Nurhayati mengatakan, begitu RPP itu diteken menjadi PP, honorer tercecer kategori I tidak lantas diangkat jadi CPNS. Tapi, sebanyak 67.385 honorer kategori I yang merupakan hasil verifikasi dan validasi, masih harus ditelisik lagi.

Pemerintah tidak percaya dengan jumlah honorer tertinggal sebanyak 67.385 itu, yang sebelumnya sudah dinyatakan memenuhi kriteria jadi CPNS

"Jujur saja, angka honorer tertinggal hasil verifikasi dan validasi itu (67.385) masih tinggi. Dan ini sangat tidak masuk akal. Masak honorer tercecer bisa sampai puluhan ribu," kata Nurhayati yang dihubungi, Rabu (9/11).

Logikanya, menurut Nurhayati, honorer tertinggal di suatu instansi paling tidak hanya dua tiga orang saja. Tapi nyatanya, jumlah totalnya malah puluhan ribu. "Kan aneh, honorer sudah kita angkat sesuai data base, tetapi jumlah tertinggal tak kalah banyak. Ini ada apa? Saya menduga ini karena permainan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Agar pemerintah tidak salah mengambil tindakan hingga bisa merugikan negara, Nurhayati mengatakan, begitu RPP Honorer Tertinggal diteken presiden, akan dilakukan verifikasi dan validasi kedua. Namun tidak semua instansi yang akan diverifikasi dan validasi lagi, hanya yang punya honorer di atas 200 orang. (esy/sam/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 18.09.2013,
        15:52
        Festaris rens Paut
        Salmmm Hormat Saya adalah tenaga honorer tahun 2006,sesuai pp no 56 tahun 2012 saya sudah pas 7 tahun,mohon di perhatikan nasippppp sayaaaaa
      2. 10.06.2013,
        18:20
        social bookmarks
        y2PrtL I truly appreciate this blog article.Really thank you! Will read on... hxxp://crork.com/ From mobile
      3. 06.06.2013,
        01:15
        social bookmarking service
        ekIZLL Thanks so much for the blog.Much thanks again. Really Cool. From mobile
      4. 14.05.2013,
        13:47
        GENERA
        KENAPA BEGITU SULITNYA PENGANGKATAN HONORER DARI DEPARTEMEN PERTANIAN SULIT MENJADI CPNS, DAN MENGAPA INTANSI LAIN BEGITU GAMBLANGNYA
      5. 26.02.2013,
        11:58
        mama fira
        UU Cuti Hamil bagi Tenaga Harian Lepas (THL.TBPP) Deptan ini bagaimana?? memang ada atau hanya sekecar opini?? disini kami cuma dapat ijin cuti hamil selama 40 hari, selebihnya atas persetujuan koordinator PPL masing - masing Kecamatan. Tolong lah dibuatkan Undang - undang yang jelas dan tertulis. Karena kami juga manusia dan bekerja pada pemerintah meskipun status kami THL ( Tenaga Harian Lepas ).....Hiks. From mobile
      6. 25.02.2013,
        19:43
        udhin
        yth....BKN..., ini 3 hr lagi bln februari...kenapa blm ada info K2...., tlng pak perhatikan kami.....
      7. 02.04.2012,
        12:07
        Bahtiar
        Kami Penyuluh THL~TBPP Deptan di masukkan ke katagori apa,,kami penyuluh THL~TBPP Deptan juga dibiayai honorium dr Anggran APBN,APBA dan APBK,,,sementara program pemerintah satu Desa seorang penyuluh,,sedangkan kami penyuluh THL~TBPP Kabupaten BIREUEN,ACEH masih kekurangan penyuluh pertanian dg jumlah Desa 609 dg 123 orang penyuluh THL~TBP,TRIMS From mobile
      8. 01.04.2012,
        11:02
        TITAROBYY
        TAQOBBALALLAHU MINNA MINKUM SEMOGA JADI SIRAMAN ROHMATAN LIL'ALAMIN BG BANGSA
      9. 29.03.2012,
        20:50
        firman
        K 1 YANG DIANGKAT DARI TAHUN BERAPA ????????????????
      10. 24.03.2012,
        23:30
        Sri santoso
        Di mana nasib kita sebagai Kaling sampai sekararang punya SK Tenaga Administrasi jga masuk tenaga Honorer Katagori II. Kok gk ada kebijakan dari pemerintah tentang Nip kita. Padahal pengabdian di pemerintahan berat sekali,sedang guru malah segalanya di preoritaskan , saya mohon nasipku jga di pikir dan segera Pengadaan Nip cepat di putuskan. From mobile