Rabu, 17 September 2014 | 12:34:16
Home / Nasional / Humaniora / Komposisi PNS akan Didominasi Jabatan Fungsional Khusus

Senin, 02 Januari 2012 , 18:41:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA--Rencana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan&RB) mengurangi jabatan eselon di struktur organisasi PNS, mendapat dukungan penuh Badan Kepegawaian Negara (BKN). BKN malah mengusulkan agar jabatan fungsional yang akan ditambah (sebagai pengganti dihapuskannya eselon III, IV, dan V) tidak sebatas yang umum saja. Melainkan ke jabatan fungsional khusus.

"Jabatan fungsional itu ada dua, yang khusus dan umum. Kalau ingin PNS-nya bisa meningkatkan kompetensinya dan ahli di bidangnya, misalnya menjadi analis jabatan, harus memperbanyak jabatan fungsional khusus atau tertentu," kata Wakil Kepala BKN Eko Sutrisno di Jakarta, Senin (2/1).

Sesuai data dari BKN, komposisi PNS yang ada saat ini lima persennya jabatan struktural, 45 persen jabatan fungsional tertentu dan 50 persen fungsional umum. Dari data ini jelas terlihat kalau wilayah kerja PNS paling banyak di tempat tidak jelas. Umumnya, kata Eko, PNS yang di jabatan fungsional umum memiliki kemampuan pas-pasan. Itu sebabnya, dengan akan adanya UU ASN (Aparatur Sipil Negara), jabatan fungsional umum ini akan diarahkan seluruhnya ke khusus.

"Agar PNS-nya punya kemampuan serta keahlian, mereka akan dididik dan ditambah kemampuannya lewat diklat serta pelatihan. Diharapkan, dengan reformasi birokrasi di bidang SDM, birokrasi yang kaya fungsi dengan struktur organisasi yang datar/flat bisa tercapai," tuturnya.

Dari 141 jabatan fungsional khusus atau tertentu yang ditetapkan Menpan&RB, menurut Eko, masih perlu diadakan evaluasi lagi. Sebab pemangku jabatan fungsional khusus saat ini mengalami penurunan.

"Peningkatkan jabatan fungsional ini dilakukan selama empat hingga lima tahun ke depan. Dengan pengangkatan fungsional umum menjadi fungsional tertentu, diharapkan adanya peningkatan produktivitas kerja PNS, produktifitas unit kerja, karir PNS dan peningkatan profesionalisme PNS," pungkasnya.(Esy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar