JAKARTA--Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan kebijakan baru dengan istilah Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (Gemar Mengaji). Kebijakan itu berupa larangan atau imbauan menyalakan alias menyetel televisi pada saat Maghrib sekitar pukul 18.00 hingga 20.00.
Hal ini dinyatakan secara tegas oleh Menteri Agama, Suryadharma Ali, usai menyerahkan penghargaan Apresiasi Pendidikan Islam dalam rangka Hari Amal Bakti ke-66 Kemenag RI, di Hotel Borobudur Jakarta, Senin malam kemarin.
Menag mengatakan, Gemar Mengaji merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membentuk karakter, kepribadian anak atau generasi muda. Karenanya para pimpinan daerah atau bupati/wali kota untuk mensosialisasikan gerakan ini kemasyarakat.
“Sekarang yang namanya mengaji di waktu maghrib sudah mulai pudar. Padahal, maaf,mengaji di waktu maghrib itu adalah peninggalan orang tua kita. Ternyata itu manfaatnya sangat luar biasa,” katanya.
Jika bisa membiasakana hal tersebut pada anak-anak, maka pada waktu maghrib mereka berada di rumah. Dan keluarga bisa berkesempatan untuk shalat bersama, belajar bersama, makan bersama dan yang lainnya.
Dengan demikian akan terjadi transfer pengetahaun orang tua terhadap anak. Transfer ahlak orang tua terhadap anak. Itu akan bisa menjadi penghindarana akan bahaya malam. “Bayangkan kalau maghrib masih di luar. Berbagai bahaya malam mengincar. Dari mulai narkoba, kekerasan, seksual dan lain sebagainya mengancam kepribadian anak-anak kita.”
Dengan maghrib mengaji, Suryadharma Ali yakin mereka (anak-anak) akan terisi jiwanya dengan pengetahuan-pengetahuan yang baik. Apalagi maraknya televisi-televisi dengan yang siaran menarik pada saat maghrib. Itu juga merangsang anak-anak untuk melambat-lambatkan shalat. Merangsang anak-anak untuk tidak belajar apalagi mengaji.
“Mengaji menjadi terasa berat apabila ada siaran televisi yang bagus.Saya mohon walkot/bupati untuk terus mensosialisasikan dan menggalakan program maghrib mengaji . Program maghrib mengaji tidak hanya mengudara di perkotaan saja tapi juga di pedesaan. Oleh karenany kita perbaiki, dengan demikian kita memberikan partisipasi yang sangat tepat, sangat baik untuk pembentukan karakter anak-anak kita di masa mendatang,” tegasnya.
Terkait imbauan menteri tersebut, Wali Kota Tegal Ikmal Jaya mengatakan, sebenarnya pemkot sebelum akhir tahun Tegal Cerdas 2011 lalu, membuat Peraturan Wali Kota (Perwal). Tentang lingkungan keluarga berpendidikan dan lingkungan masyarakat berpendidikan.
Dalam lingkungan berpendidikan, lanjut Ikmal, salah satu poinnya menyebutkan, pada pukul 18.00-20.00 dilarang menyetel acara TV. Dan dalam durasi waktu tersebut digunakan untruk belajar. “Ini kami kerjasamakan dengan Kemenag Kota Tegal untuk gerakan Gemar Mengaji.”
Menurutnya, perwal tersebut akan mulai di berlakukan awal tahun ini. Dari perwal tersebut, minimal lingkungan kelurahan dan masyarakat tidak menyalakan TV pada durasi waktu tadi. Abagi yang beragama Islam gunakan untuk belajar dan mengaji. Sedang agama lainnya untuk melaksanakan ibadahnya masing-masing. Ini merupakan bukti, bahwa pemkot serius terhadap pendidikan Islam.
“Sosialisasi dilakukan awal tahun ini. Karena akhir tahun lalu baru diproses dan aturannya baru jadi,” ujar Ikmal.
Masih kata wali kota, terkait sanksi dalam pelaksanaannya nanti, belum mengarah kepada administrasi atau pidana. Bentuk sanksinya berupa sanksi moral pada keluarga yang melanggar.
“Sosialisasi dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen. Seperti satuan tugas yakni camat, lurah, staf-staf, PKK, dan Posyandu. Juga guru dan kepala sekolah yang berada di masing-masing wilayahnya. Selain mensosialisasikan juga melakukan pengawasan dalam pelaksanaannya,” pungkasnya. (adi)
Fian Ardiyana
Wah hebat, teruskan. Buat yg beda agama ya gpp kan? magrib bisa jd waktu kalian makan malam, krna klo mkan kmaleman jd ga sehat :)
05.02.2012, 06:30
xenophanes parmenides
orang ini Suryadharma Ali hidup di Negara Republik Indonesia atau di Kerajaan Saudi Arabia ???!!!
05.02.2012, 03:42
setujuuh
subhanaalah. setuju sekali. ini angin segar yang ditunggu2. kalau sudah disahkan jd UU, diberikan juga sanksi dan hukuman bagi pelanggarnya. amin
04.02.2012, 23:47
DINDA
WAH.... SETUJU, SAYA SETUJU. SEMOGA INDONESIA SEMAKIN CEPAT MENCAPAI NEGARA YG DIPIMPIN KHALIFAH.
MENTRI AGAMA KITA INI ADALAH TITIPAN DARI ARAB.., MAKLUM....
Sedih dan prihatin untuk NKRI yg ingin segera dihapuskan dan diganti dg kerajaan Arab..
03.02.2012, 14:18
nn
y beda agama gimana dong pikirankan juga, kan Indonesia tidak cuma satu agama saja, lagian kembali ke manusianya punya kesadaran untuk ngaji atao tidak kalo dipaksa kayak gitu y sama saja g ada gunanya. harus ada kesadaran dari manusia itu sendiri bukan dari TV atau yang lain
03.02.2012, 08:03
hidayatul faizah
subhanallahhhhh,,,,,, setuju sekali dengan pak menteri.
02.02.2012, 20:38
mora
Kebijakan apa ini?? serius ini keputusan bijak? manusia Indonesia koq makin Oon ya... kasian.
02.02.2012, 20:33
Osama bin lando
khe........ Khe....... Alhamdulilah......... Ada peningkatan kemunduran nya....... Kalau targetnya anak2 sharusnya yang di himbau tuh orang tuanya.... Bukan tv nya...... Bisa jadi nanti kalau mreka ga hormat ma ortu malah waktu ngaji jadi waktu maen buat mreka..... Parental control itu lbh baik .......
02.02.2012, 18:34
zowie
pa menteri,bagaimana dengan syariat islam..wajibkah?
02.02.2012, 15:31
R.Situmorang
ingat ingat depag adalah departemen terkorup di indonesia lho sok sok mau ngatur pencitraan parti loe tuh munafik bener di arab sana aja nga kaya gitu
01.02.2012, 18:57
Lando T.S.
Sekalian larangan itu dituangkan dalam UU ada sanksi bagi siapa saja WNI, tanpa terkecuali tidak mematuhi larangan didenda atau pidana. Otoriter.
01.02.2012, 17:04
Syarifuddin Anwar
pak menteri, gimana kalau kita sosialisasikan lewat iklan di TV, percuma kan kalau hanya program tanpa ajakan
01.02.2012, 12:36
Avis
Alhamdulillah, insyaAllah sangat baik untuk generasi muda khususnya anak2 kita. Segera laksanakan P Menteri.
dewi
kurang kerjaan..gedung harganya 2 m itu hasil dari halal kah? beragama tapi uang rakyat di makan..tuh yang begituan di urusin..solidaritas oiii
01.02.2012, 11:59
dewi
maaf tapi indonesia negara dengan berbagai macam agama, tidak adil apabila hanya menonjolkan satu agama tertentu,
01.02.2012, 10:23
bambang
selama jam segitu msh ada acara tv yang disukai ank2,sangat sulit menerapkan itu pak menteri!!tpi emang tuh gut ide alias apik bget....
26.01.2012, 10:58
Wisnu, Tasik
sepanjang ada siaran tv di saat maghrib ya sulitlah mencegah nonton... apalagi saat itu pas yg rame2nya.
26.01.2012, 07:24
yhhud
Gerakan Subuh Mengaji ini lebih menyehatkan dan menjanjikan, mau bukti??? cobalah, cobalah, cobalah.
25.01.2012, 10:04
syarif
Alhamdulilah.. mudah2han semua apa yang direncanakan ini menjdi salah satu acuan semangat mengaji dikalangan anak2 dibawah 12 tahun..karna saya suka sedih dan miris. mau ddibawa kemana atau mau jadi apa ini nanti negara 10 tahun kedepan kalau anak2nya tidak diajarkan agama sejak dini..karna agama itu sangat penting dalam aspek kehidupan dan menjadikan suatu benteng khidupan bersosial bagi generasi muda yang akan datang...bravo pak mentri insya alloh semua terkabul. dan kalau bisa untuk stasiun tv. jam 18 samapi jam 21. dijeda ajah ga usah ada siaran..atau yang buka warnet atau ps. dituitup juga selama jam itu bagi yang melanggar kasih sangsi..mudah2han cepet terlaksanan ya pa mentri. sy makion cinta nih sama pak mentri kwkakaakaa. vissss.
25.01.2012, 08:37
Teguh
Saya setuju dengan program tsb, tetapi memang harus bener2 di kawal implementasinya. Karena yg dirasakan selama ini adalah banyak kebijakan yg didengung dengungkan namun ketika diimplementasikan hasilnya masih sangat blm maksimal..
24.01.2012, 14:06
hamba
sangat perlu di dukung khususnya untuk ummat muslim tentunya, pembentukan karakter anak2 kita khususnya dalam masa pendidikan sangat penting.
24.01.2012, 13:15
HAM
Semua kembali pada manusianya bkn krn tv dll, tp kembali pada iman seseorang, selama ini yg korupsi siapa?? orang yg desa yg tdk punya tv apa????
22.01.2012, 21:46
NUR S
jam 6 - 7 sore adalah jam wajib sholat dan ngaji. jam 7-9 adalah jam wajib belajar. ortu harus mengawasi dan menyuruh sholat.
iyek sukoco
perlu didukung. Zaman di desa dulu, kl ada anak kok stlh maghrib tdk ngaji, namanya ANAK LONDO (anaknya penjajah belanda )
20.01.2012, 05:15
Guru Umar Bakri
Bagus sekali... anak2 muslim ngaji, bapak/ibu tilawah Qur'an, bisa juga belajar, makan bersama, menjalin kedekatan dgn anak2. yg non menyesuaikn
19.01.2012, 12:50
endarto
koq aneh..emang ini negara islam? mundur lagi tu namanya..ya hal itu tergantung orang tua masing-masing.
18.01.2012, 23:53
cak yan
walao satu ruku' bacalah Al qur'an setiap ba'da maghrib
18.01.2012, 22:40
sis7997
Bagus...! Tp,mungkin utk lebih bijaksananya,sebaiknya sering2 saja himbauan utk mengaji ba`da Maghrib bagi para muslim sekalian,utk lebih sering ditayangkan.Apalagi saat2 mendekati waktu Maghrib.
18.01.2012, 18:27
ire
Sbg saran, sebaikx klo mmg peraturan ini btl2 ingin diberlakukan mk diwkt maghrib-isya izin siaran seluruh tv di indonesia dicabut sj
17.01.2012, 17:58
hanya seorang hamba
Good Job,.. saatnya memperbaiki akhlak bangsa dimulai dari hal kecil : mengaji sehabis maghrib..!!!!
17.01.2012, 15:39
aning buduk
kbijakan ga masuk akal.seperti mentri2nya ga bmutu..ngurusin akhlak n moral orang pdhal otaknya cuma dpenuhi urusan perut sama isi clana dalam.
16.01.2012, 08:51
Malinkundang
Nonton TV, makan, tidur, jalan-jalan, itu mah urusan pribadi. Pemerintah terlalu banyak masuk ke ruang privat.Ini tanda2 negara otoriter.
15.01.2012, 21:03
Teplok Lisah Mambet
Bajingan yang jadi koruptor semuanya beragama, kok. Perusak dan pembunuh umat yg beragama lain juga mengaku beragama. Mereka juga bajingan!
15.01.2012, 19:58
I Nyoman Arnawan Kartika
Imbauan menteri tdk m nonton TV, bagi islam itu terobosan baru,tapi lbh penting lagi kesadaran umat,menjalankan kwajib walau TV dihidupkan 24 jam
15.01.2012, 13:39
Nn
ni negara islamkah?? P Menteri, kalau buat peraturan mestinya d pikir matang dulu. Ni negara punya 5 agama,bukan Islam saja. Bagaimana dgn sodara2 yg beragama lain?? TVRI juga bukan Televisi Republik Islam tpi Indonesia. Buat aturan koq aneh2.
15.01.2012, 08:43
mimi
dengan mengajarkan anak2 untuk mengaji setiap maghrib ini merupakan sesuatu yang mungkin dianggap hanya hal kecil , tapi makna akan terasa....
15.01.2012, 08:32
Nur Ustadi H
Dulu kalau magrip sampai 'isya' tidak ikut mengaji di masjid, terasa kesepian tiada teman. Tetapi kesepian di rumah sekarang sudah teratasi dengan berbagai fasilitas, termasuk acara TV. Sayangnya TV kurang mempertimbangkan resiko terhadap kemerosotan moral dan pergeseran karakter generasi. Pemerintah harus melihat juga bahwa biang kerok hilangnya kebiasaan mengaji diwaktu sore adalah kebijakan terhadap acara TV yang kurang antisipatif.
14.01.2012, 19:40
shinta ayu
setuju. Pada jam sholat, semua perangkat modern dimatiin aja. ga ada listrik, ga ada telp, dll. yang ada cuma gema adzan. bravo menteri kolot
14.01.2012, 14:55
bukan orang munafik
Perbaiki smua citra dan hilangkan korupsi baru kami salut br negara bs maju korupsi hukum mati mau dkt tau bnyk hukum mati
14.01.2012, 11:41
zulheimijamin
alhamdulillah,,sebel ngeliat cucuku yg diwaktu magrib,asyikmain ps,,fb,,nonton tv,,ayoo pemerintah yg tegas.jangan hangat2 ta ayam.
14.01.2012, 07:25
sukarman
Alhamdulillah, masih ada pemimpin di negeri ini yang masih inget sama Allah SWT. Setuju !!!!!!!!!!!!
13.01.2012, 21:48
Anang Dwijo Suryanto
Alhamdulillah sdh 4 th ini, tak ada lagi acara lihat TV di rumahku, ...
13.01.2012, 14:13
navisgu
Kebijakan Pemerintah tak pernah ditindaklanjuti secara tuntas. Paling2 hanya utk sekedar slogan saja.
13.01.2012, 12:56
perawat luka
setuju bgt pak..alhamdulillah dgn penuh perjuangan di rmh anak2 dah mulai ngerti dan mau mamatikan tv saat magrib, shalat jamaah lalu belajar..
13.01.2012, 04:41
Pak Kecut
Disamping masyarakat,Stasiun TV juga di himbau dong.Jangan menayangkan siaran kegemaran anak2 pd wkt itu.
12.01.2012, 21:02
Faridah Syafar
SANGAT SETUJU!!! Tp skrg, semua tv saat magrib sampai Isya menyajikan acara kartun/animasi dan sinetron... makax anak2 kt lebih milih dpn tv.....
12.01.2012, 20:08
Marius kanutus meksed
Waduh,pak manteri,itu mah urusan kami dgn yg di atas bukan urusan negara,pikirkan rakyat,agar mereka jg bs menikmati apa yg Bpk nikmatin skrg ok,
12.01.2012, 10:24
M. FARID FUADI MUZAKKY
Ayo Cepat Laksanakan Pak........... Kangen Desa ku Seperti zaman dahulu kala.... jgn hanya TV tp layanan internet juga pak... GEMAR NGAJI OK'
sopian
pa menteri, saat magrib saya nonton tv, tapi yang saya tonton kan acara adzan magrib..
10.01.2012, 22:40
al
cobalah lihat positifnya peraturan ini. Kalau setiap ada peraturan yang baik kitanya ga ngedukung, ya perbaikan indonesia bakal lama banget
10.01.2012, 19:24
hendri
bagus pa mentri, mudah2 selalu ada ide untuk terus menggebleng masyarakat ke arah yang lebih baik.
10.01.2012, 10:41
dedy
hahahaha....aturan semprul. Dasar menteri parpol.
10.01.2012, 09:58
M3nt3r1 4L4y
SGT setuju.. pak menteri kl bisa internet dan jaringan selular d putus juga dunx, biar ane smngt mengajinya @^^@ trs rmh mkn t4 hbrn d tutup juga
10.01.2012, 08:48
aman
meskipun ada sebagaian kecil yg sdh membuat peraturan rumah yg melarang nontong tv saat magrib ( agar bisa shalat awal waktu, ke masjid bagi bapak2nya dan anak laki2nya, dan bagi anak2 perempuannya dan ibunya bersemangat shalat awal waktu juga dirumah, dan mengaji bersama), sependapat sekali himbauan ini, mudah2an bapak2 pemegang amanah negeri ini bisa sebagai tauladan bagi rakyatnya.
10.01.2012, 06:14
taufiq
Ayo dong ke masjid semua waktu magrib. http:/www.islamshout.blogspot. com
10.01.2012, 03:07
siapa
Ngpain y buat kebijakan kyk gini? Sebenernya Kmentrian Agama itu ngatur agama Islam aj ap smua agama?Klo cm agama Islam, tlg diganti jd Kemenagis
09.01.2012, 18:20
agus dermawan
Contohin dulu di kantor PPP tempat anda, pak menteri. Maghrib masih banyak yang main kartu. Bandingkan dengan parta Islam lainnya seperti PBB
09.01.2012, 12:10
armand
saya sangat setuju terlebih diberikan solusi yang inovatif bagi pendidikan agama,kalau perlu pada saat menjelang magrib sampai menjelang isya
09.01.2012, 11:10
bejo
jangan maghrib aj bro,pokoe waktunya sholat tv harus off
09.01.2012, 09:02
juan
alhamdulillah,ditunggu program yang bagus berikutnya pak mentri..
Rahman
Sangat setuju asalkan memang bener - bener di terapkan....
07.01.2012, 19:01
Basmi kemunafikan
Cis! Pak Suryadharma Ali mestinya bereskan dulu departemennya sebelum ngurus TV orang lain. Depag masih departemen terkorup RI 10 th berturut2!
07.01.2012, 16:03
frank
dasar toll....... ini bukti pemerintah intoleran, dmna2 menjalankan agama itu hak, bkn kewajiban... jd knp hrus memaksa orang???!?
07.01.2012, 14:16
tasya imanda
Ga ad yg lucu bagi sebuah kebaikan, pa lg tuk para pelajar emang jamx belajar kaan bukan hanya sekedar mengaji, smua tergantung bgmn menyikapinya
achmad Sholeh
Pangkas dulu semua pihak2 televisi agar tidak menyiarkan acara pada waktu jam2 yg dah diinginkan pemerinyah untuk program hemar mengaji..