Kamis, 23 Februari 2012  
   
NASIONAL - HUMANIORA
Sabtu, 07 Januari 2012 , 00:53:00

JAKARTA -- Pemerintah terus menambah persyaratan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Yang terbaru, seseorang bisa mendaftar sebagai CPNS jika sudah mengantongi sertifikat yang menunjukkan yang bersangkutan memiliki kompetensi dasar dan profesi.

Bagi yang tidak mengantongi sertifikat yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) ini, jangan harap bisa ikut CPNS.  Tentunya, ketentuan ini baru akan diterapkan jika masa moratorium penerimaan CPNS sudah dicabut.

Aturan ini menyusul perubahan mekanisme penerimaan CPNS, yang tidak lagi massal, melainkan hanya dibuka jika ada lowongan di bidang tertentu saja. Misal hanya ada lowongan guru matematika, maka saat itu yang direkrut hanya yang punya sertifikat profesi guru matematika saja.

"Basis yang kita gunakan dalam penerimaan CPNS adalah kompetensi. Karena itu pelamar harus memenuhi persyaratan kompetensi dasar dan kompetensi profesi," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamenpan-RB) Eko Prasodjo di kantornya, Jakarta, Jumat (6/1).

Kompetensi dasar, lanjutnya, bisa didapatkan kapan saja. Begitu lulus perguruan tinggi, alumnus yang tertarik jadi PNS bisa ikut tes kompetensi dasar di Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Nantinya yang ikut tes akan mengantongi sertifikat kompetensi dasar," ujarnya.

Kompetensi profesi, pengujiannya juga dilakukan di BKN. Hanya saja setelah melewati tahapan pengujian kompetensi dasar.

"Dengan memliki dua sertifikat kompetensi itu, seorang pelamar kapan saja bisa mengikuti seleksi CPNS di instansi yang membutuhkan SDM," terang guru besar Universitas Indonesia ini.

Diwajibkannya CPNS memiliki kompetensi dasar dan profesi ini, lantaran pola rekrutmen yang akan didasarkan pada lowongan jabatan. "Jadi bukan atas dasar kuota serta formasi. Kalau suatu instansi butuh jabatan tenaga guru matematika, maka yang dibuka lowongan untuk guru matematika saja. Lainnya yang bukan guru matematika tidak bisa melamar karena tidak ada jabatan buat yang bersangkutan," tandasnya.

Dia berharap pola rekrutmen ini akan segera diberlakukan, begitu moratorium CPNS dibuka lagi. (esy/jpnn)

RELATED NEWS


Komentar (49)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 27.01.2012,
    21:42
    jamal
    saya tidak setuju dengan sertifkasi krn akan menambah biaya.
  2. 25.01.2012,
    13:28
    sittu munira
    bagaimna dgn anak-anak daerah yg d daerahnya tidak ada kantor BKN dari mna mereka bisa dapatkan sertifikat itu....?????????
  3. 23.01.2012,
    19:06
    andy
    yang buat aturan ini endak berfikir, ngawur, main coba2, kita tunggu saja siapa jadi Menpan 2014
  4. 22.01.2012,
    22:32
    sakkarepmu waelahh
    terserah aja mo dibikn aturan kaya apa ya tetap aja.... indonesia begini ini
  5. 22.01.2012,
    08:19
    wijanarko
    Bagus jugs sih, tapi......ada pepatah 'Bil fulus wahuwa mulus, la fulus wahuwa mampus' hehehehe
  6. 21.01.2012,
    17:26
    mizan
    pak eko eko...... ada ada aja idemu ..... he he eeeeeeeee ga lucu tuh ide.....
  7. 20.01.2012,
    22:30
    Sudro
    yang ngomong di berita ini emang 'pintar' ya. pintar nyari peluang untuk membuka pintu2 KKN, sogok menyogok akan beralih ke orang2 penyelenggara
  8. 20.01.2012,
    07:35
    Dennis
    hahaha...ngakak nih baca berita kya bginian.ni mah acara buat nyari ladang 'emas' baru kale.yang honorer kelas 1 aja belum beres udah kbingungan nyari2 celah lagi,blom lagi honorer yang kelas 2.cape deeehhh....
  9. 20.01.2012,
    00:42
    Anta
    PNS?? Sudah bukan rahasia lagi, banyak yang hanya mengandalkan uang untuk mendapatkannya. Mengapa harus menjadi budaya?
  10. 17.01.2012,
    13:58
    WANDY
    SYARAT2 MENDAPATKAN SERITIKAT ITU APA...TRS APA GUNANYA ADA SERTIFIKAT AKTA IV DARI PERGURUAN TINGGI UTNUK PARA GURU...
    ANEH2 SAJA NICH ATURAN WAKIL MENTERI BARU
  11. 17.01.2012,
    02:51
    Kadet Soewoko
    Sertifikatnya beli. SK CPNSnya pun juga beli
  12. 13.01.2012,
    14:08
    navisgu
    Kasihan calon CPNS,hrs keluar uang lagi.Yg namanya msh ada pungli utk CPNS,dgn sistem apapun yg geniuspun tak akan lulus kecuali cukup fuluuuuss.
  13. 12.01.2012,
    20:49
    bang toyib
    semuanya itu akal'an orang-orang yang punya kepentingan bisnis dengan menggunakan kekuasaan jabatannya,,,,skr buktinya banyak PNS yg O'ON...
  14. 12.01.2012,
    20:49
    bang toyib
    semuanya itu akal'an orang-orang yang punya kepentingan bisnis dengan menggunakan kekuasaan jabatannya,,,,skr buktinya banyak PNS yg O'ON...
  15. 12.01.2012,
    11:23
    @rifin
    jangan lupa, fulusnya di bawah amplop, biar langsung ketrima jadi PNS, trs jadi koruptor......
  16. 11.01.2012,
    11:22
    mian
    kalo gini caranya,makin banyak pengangguran bertitel sarjana nih.
  17. 11.01.2012,
    10:11
    paijo
    Bukannya selama ini sudah begitu to KO... yg ndaftar y yg sesuai formasi dan ijasah.. gimana sih...
  18. 10.01.2012,
    14:15
    gigolo
    pak eko pandai mencari peluang uang...sangat cerdas
  19. 10.01.2012,
    14:15
    gigolo
    pak eko pandai mencari peluang uang...sangat cerdas
  20. 10.01.2012,
    14:15
    gigolo
    pak eko pandai mencari peluang uang...sangat cerdas
  21. 10.01.2012,
    14:15
    gigolo
    pak eko pandai mencari peluang uang...sangat cerdas
  22. 10.01.2012,
    14:15
    gigolo
    pak eko pandai mencari peluang uang...sangat cerdas
  23. 10.01.2012,
    14:15
    gigolo
    pak eko pandai mencari peluang uang...sangat cerdas
  24. 10.01.2012,
    14:15
    gigolo
    pak eko pandai mencari peluang uang...sangat cerdas
  25. 10.01.2012,
    14:15
    gigolo
    pak eko pandai mencari peluang uang...sangat cerdas
  26. 10.01.2012,
    13:58
    bekaen
    klu BKN yg mengeluarkan sertifikat, kita tak percaya murni....liat saja
  27. 10.01.2012,
    12:46
    'Honorer yg terpinggirkan,sedang menanti kputusan sang penguasa negeri'.
    Pengabdian dan Penantian tiada akhir ribuan jiwa anak negeri menangis,krn sang bapak enggan peduli nasib anaknya.
  28. 10.01.2012,
    10:08
    candra wiguna
    setuju sekali honorer lebih d perhatikan jangan pns saja yang terus di perhatikan...
  29. 10.01.2012,
    06:33
    Man Hidayat
    Saya Sangat Setuju Yg Diterapkan Oleh Pemerintah
  30. 09.01.2012,
    22:28
    simax'
    Dimana-2 seperti itu,kita organik tetap nomor 2, peg organik siap kompetensi dengan pemda.
  31. 09.01.2012,
    22:17
    prabudhya
    Gimana dengan reformasi birokrasinya pak. Kita peg organik dianaktirikan aja ama pejabat pemda uu 13 th 2002 dikalahkan ama kebijaksanaan skpd.
  32. 09.01.2012,
    21:52
    hamdi
    bagus, tapi apa ya nanti berjalan sesuai rencana, semoga tidak ada unsur kkn, okey
  33. 09.01.2012,
    10:13
    eko
    wah, bakal ada lowongan baru nich. Jualan Sertipikat bakal laris. Rejeki rejeki...
  34. 08.01.2012,
    21:37
    beben
    Alasan untuk celah KKN lagi ini mah......udah balik lagi ajah ke kampus.....
  35. 08.01.2012,
    20:00
    Dedis gulo
    Walaupun demikian persyaratannya namun tetap terbuka celah kkn.
  36. 08.01.2012,
    19:44
    Sawato Gulo
    saya rs ni hy menambah catatan pahit u anak bangsa, krn u mdptkn sertifikat ni pasti perjuangan materi shg Perimaan CPNS semakin byk masalah
  37. 08.01.2012,
    11:45
    lugas
    semoga parktik di lapangan sesuai konsepnya.
  38. 08.01.2012,
    10:19
    Boy London
    Semakin tajam..setajam silettt..semoga tidak ada pihak oknum Ɣƍ bermain jualan sertifikat kompetensi tsb..Bravoo..
  39. 08.01.2012,
    08:57
    dpras
    jadi, meskipun saya punya tanda bukti kompetensi profesi psikolog, tapi kalo gak ada sertifikat profesi dari BKN, gak boleh ndaftar CPNS, gitu?
  40. 08.01.2012,
    08:47
    Imam pras
    Hendaknya strata 1 jd 10 tahun jd pemerintah tdk perlu bingung buka lapangan kerja bwt warganya.
    dasar asal-asalan pemerintah saja agar pengangguran berpendidikan tdk jd pengangguran!
  41. 08.01.2012,
    08:38
    hermani begman
    mudah2an terbukti dan menjadi kenyataan
  42. 07.01.2012,
    21:23
    rini
    itu bagus bosss... biar orang miskin pun jika punya keahlian bisa masuk
  43. 07.01.2012,
    20:28
    Rakyat
    Rakyat miskin jgn harap jadi PNS
  44. 07.01.2012,
    13:10
    gun
    hidup Pak eko... Kami bangga punya pejabat seperti bapak, kelola PNS dengan baik pak biar berkualitas, maju trus pak eko, pak azwar...
  45. 07.01.2012,
    12:35
    Herlina Harun
    Di Kota Kupang aturan tsb. tidak sesuai karena guru yang profesional dipromosikan jd Kasat Pol.PP, Camat, lurah, Pak!
  46. 07.01.2012,
    09:09
    bambang
    tolong juga yang honorer kategori 1 lekas disahkan PP nya, agar jadi cpns/pns, sehingga dapat ikut sertifikasi profesi. terimakasih
  47. 07.01.2012,
    08:55
    arys michael
    kalau yang teknis seperti kehutanan, pertanian dan lain-lain apa pake sertifikat kompetensi juga? terima kasih
  48. 07.01.2012,
    07:07
    cucu
    Cpns dari honorerpun seharusnya mempunyai sertifikat profesi.Jadi tidak asal,Shg penempatan sesuai sdm nya sesuai kebutuhan.
  49. 07.01.2012,
    04:41
    Sh
    jgn cuma cpns umum tp jg untuk cpns honorer From mobile
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Kalau Rapat, Tidak Perlu Lagi Makanan ...

   
Advertisement
Suryadharma Ali
Terkait Jamaah, Perlu Pertimbangan M ...

Don Kardono
Diplomasi ’’Peci’’ Gaya Niam ...

   
Advertisement
Advertisement