Senin, 21 Mei 2012  
   
NUSANTARA - PAPUA
Sabtu, 04 Februari 2012 , 15:54:00

MANOKWARI--Bupati Manokwari,Dr Bastian Salabay,STh,MTh memfasilitasi keberangkatan 100 warga untuk menyampaikan aspirasi ke DPR-RI dan Kemendagri terkait dengan perjuangan pemekaran Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel) dan Pegunungan Arfak (Pegaf). Namun keberangkatan perwakilan masyarakat ini masih menunggu kabar lebih lanjut.

Salah satu tim pejuang pemekaran Mansel dan Pegaf, Sius Dowansiba menyatakan, keberangkatan 100 perwakilan ini diharapkan dapat mendesak DPR-RI dan pemerintah pusat untuk segera membahas RUU pemekaran dua calon kabupaten tersebut. Pihaknya sudah berjuang 7 tahun lamanya, namun hingga saat ini belum juga direalisasikan oleh pemerintah dengan alasan moratorium atau penghentikan sementara pemekaran.

‘’Keberangkatan masih ditunda. Kita masih menunggu informasi pasti langsung oleh DPR-RI dalam hal ini Komisi II dan Komisi XI,” ungkap  saat ditemui disela-sela kegiatannya di Abreso Resort Manokwari.

Sius yang menjabat anggota DPR Papua Barat ini menuturkan, persiapan tim dalam memperjuangkan Pegaf dan Mansel merupakan satu paket. Bahkan dari sisi persyaratan sudah dipenuhi 22 kriteria persyaratan pemekaran. Bahkan, kedua calon daerah otonom baru ini berada para peringkat 5 dan 6 dari sekian usulan yang sudah masuk di DPR-RI.”Setelah ada informasi pasti oleh kedua Komisi DPR-RI itu baru kami tim dari kedua daerah itu akan berangkat untuk memperjuangan di Jakarta, dengan cara berorasi,” kata Sius.

Menurut politisi PAN (Partai Amanat Nasional) ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Pemerintah Kabupaten Manokwari telah memberi dukungan serius dalam membantu masyarakat untuk menjadi daerah otonom baru. Bahkan, Bupati Manokwari memfasilitasi keberangkatan 100 warga untuk berangkat ke Jakarta memperjuangkan pemekaran Mansel dan Pegaf.

Ditambahkan dia, wilayah Kabupaten Manokwari yang cukup luas, terdiri dari 29 distrik sudah selayaknya dimekarkan. Diharapkan dengan pemekaran ini dapat memacu pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Pegunungan Arfak.‘’Terlebih lagi,pemekaran akan membuka keterisolasian masyarakat di kawasan Pegunungan Arfak. Dimana secara geografis kondisi Manokwari punya 29 Distrik, maka patut ada daerah pemekaran,” tukasnya lagi.(lm)

RELATED NEWS


Komentar (1)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 14.03.2012,
    16:33
    arfak jaya
    Pegunungan tegah , sorong fak2 sdh banyak pemekaran knp dan ada politik apa sehingga pemekaran mansel dan arfak dujuan tunda2......???? bukankah pemerintah punya tujuan mensejahterakan rakyat???? untuk kami anak arfak selama ini di jajah oleh saudara2 kita yg dari tanah papua lain...oleh sebab itu mohon segera realisasikan pemekaran ini karana ini snggt penting.....pak sby ingat saat pak sby bersujut di mansinam.......sy mau sampaikan bahwa inilah saatnya bapak buktikan kpd kami...org arfak khusus arfak......bahwa anak arfaklah yg memberkati bpk menduduki jabatan sebagai presiden yg kedua kalinya...untuk berterimakasih kepada anak2 arfak segera mekakarkan peg. arfak dan mansel ini sejarah bangsa ini....tlg segera di perhatikan.....dan jgn dgr org2 yg tdk bertanggungjawab ...kami mnukwar NKRI harga mati
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Ribut-Ribut Petral dan Prinsip C&C

   
Advertisement
Suryadharma Ali
Demi Jaga Moral, Batalkan Konser Lady ...

Advertisement
Don Kardono
Merangkul Oposisi! Ajak Kerja, Kerja ...

   
Advertisement