Senin, 21 Mei 2012  
   
NASIONAL - HUMANIORA
Senin, 13 Februari 2012 , 05:35:00

JAKARTA - Ujian Nasional (Unas) 2012 yang tinggal dua bulan lagi terancam buyar. Penyebabnya bukan disebakan keterlambatan distribusi soal. Tetapi, 20 ribu honorer guru dan tenaga kependidikan mengancam boikot gebyar tahunan itu.

Mereka menuntut Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) pengangkatan honorer tidak boleh lama-lama ngendon di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).
 
Ancaman boikot Unas ini keluar dari Dewan Kehormatan Honorer Indonesia (DKHI). Organisasi tenaga honorer yang berbasih di Semarang itu memberikan toleransi hingga bulan depan kepada Kemen PAN-RB untuk memasukkan RPP pengangkatan honorer ke Sekretariat Negara (Setneg). "Jika Maret dimasukkan ke Setneg, perkiraan kita bulan itu juga akan disahkan presiden," kata Ketua Umum DKHI Ali Mashar, Minggu (12/2).
 
Sebaliknya, jika tidak ada tanda-tanda iktikad baik dari Kemen PAN-RB untuk memasukkan RPP itu ke Setneg, maka Ali mengatakan tidak bisa membendung seruan mogok kerja masal rekan-rekannya sesama honorer menjelang dan selama unas.

Dia mengatakan, saat ini anggotanya ada 30 ribu tenaga honorer. Dimana 20 ribu diantaranya adalah guru dan tenaga kependidikan. Sisanya adalah tenaga medis dan administrasi di kantor pemda.

Ali yang juga menjadi tenaga honorer bagian administrasi di sebuah SMK di Kabupaten Semarang itu mengatakan, selama ini gelaran unas paling banyak melibatkan honorer. "Terutama bagian administrasi," katanya.

Ali mencontohkan, di sekolahnya ada 15 tenaga administrasi dan tenaga kependidikan, satu diantaranya adalah PNS. Dia menyebutkan unas tidak akan berjalan jika hanya ada 1 tenaga administrasi PNS yang bekerja.

Keterlibatan tenaga kependidikan honorer dalam unas tidak hanya tenaga administrasi saja. Mulai dari penjaga keamanan, tukang kebun, tukang bersih-bersih sekolahan, hingga penjaga malam terlibat dalam unas. Ali mencontohkan, andai kata ada satpam mogok, pasti ketertiban lingkungan sekolah saat unas terganggu.

Contoh berikutnya jika tukang bersih-bersih sekolah yang masih honorer juga mogok kerja. "Banyangkan apakah peserta unas bisa nyaman mengerjakan ujian jika sekolahnya kotor. Apalagi kamar mandinya bau karena tidak ada yang membersihkan," terang Ali.

Ancaman paling banter muncul manakala seluruh tenaga administrai atau tata usaha (TU) honorer. Sebab, kata Ali, selama ini peran TU atau tenaga administrasi yang didominasi honorer, cukup sentral menjelang, selama, dan pasca unas.
 
Di antaranya sebelum unas tugas mereka adalah mengentri daftar tetap nama-nama peserta unas. Selanjutnya menerima nomor peserta lalu disebar ke siswa dan ditempel ke meja-meja peserta.

"Mana mungkin guru yang menempel nomor soal itu. Apalagi apa mungkin peserta unas sendiri yang menempelnya, pasti kacau," jelas dia. Ali menandaskan gerakan mogok kerja menjelang, selama, dan setelah unas ini sudah kompak disuarakan honorer di sekolah negeri dan swasta.
 
Mumpung unas masih akan dilangsungkan pertengahan April mendatang, Ali mengingatkan pemerintah masih punya waktu untuk lebih memperhatikan nasib honorer.
 
Sebelumnya, dia sudah khawatir jika rencana pengangkatan langsung 76 ribu tenaga honorer kategori 1 (digaji APBN atau APBD) batal. Sebab, RPP yang melandasi pengangkatan tersebut ditolak Setneg dan dikembalikan lagi ke Kemen PAN-RB.

"Sejatinya kami tidak ingin mengorbankan siapapun. Tetapi nasib kami sendiri sampai sekarang tidak jelas," pungkas Ali. (wan)

RELATED NEWS


Komentar (34)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 16.02.2012,
    21:55
    NN
    WAH...WAH...KAMU TEGA BANGET YA EKO...SEMBUNYIKAN RPP HONORER ? TRUS KERJA KAMU APA SELAMA INI ? MAKAN GAJI BUTA ? AH..HARAM TAU ?
  2. 14.02.2012,
    11:18
    mabhok
    memang harus ada gebrakan seperti ini, supaya nasib honorer itu jelas
  3. 13.02.2012,
    22:28
    penonton
    WAAHH...MAKIN SERU AJJA SERIAL EKO VS HONORER...CKCKCKCKK
  4. 13.02.2012,
    21:49
    wong nganjuk
    sing duwe jeneng EKO, kowe bajingan COK....DIANCOK !
  5. 13.02.2012,
    20:53
    SUNGGUH BUDEG BIN TULI
    SBY...SBY...kau lahir hanya untuk menyengsarakan honorer tertinggal. kalau mau adil batalkan semua PNS yang dulu pernah kau angkat
  6. 13.02.2012,
    19:22
    Guru PNS
    salah sendiri mau jadi honorer
  7. 13.02.2012,
    19:14
    K1
    yg bela eko prasojo jgn2 ikut-ikutaN sembunyikan RPP, BACOX ae..Piye...?
  8. 13.02.2012,
    17:10
    sing dukung menpan asu kirik aning bin celeng
    YANG KOMENTAR DI SINI ASYIK2 DEH INI NAMANYA NEGARA DEMOKRASI TAPI INGAT YA HONORER PASTI MENANG KARENA JUSTRU DOA YANG TERANAIAYA YAG AKAN DIKABULKAN TUNGGU SAJA, WAKTU,WAMEN KAN CMA MANCING REAKSI HONORER SAJA BAGAIMANA REAKSINYA SEBENAARNYA WAMEN SUKA DUIT KOK PA LAGI MENPANNYA NYOH DIUET PASTI KLEPEK2 DIA PA LAGI DI BERI WANITA MALAH HE EH HE EH WIS TO KOK SALING MENGHUJAT JGN2 YG MENHUJAT HONORER BIANG KEROKNYA ADALAH KALIAN HE HE HE HE HE NEGORO DAH RUSAK HAYO DIRUSAK AJA JUJUR AJUR HAYO GUNAKAN SEGALA CARA ASAL SEMUANYA BISA MERDEKA HA HA AHA AAAAAAAAHHA A AHAHA LAPINDO,RINALDI ENTE SUKA DIEMUT EMUT ZOOOOO DATANG AJA KE WAMEN MEEENPAN BANYAKKAMU PASTI DITERIMA JADI GIGOLONYA KWKWKWKWKWKWKWWK From mobile
  9. 13.02.2012,
    16:25
    Lapindo
    Pecat saja semua honorer, yang antri mau daftar CPNS masih banyak kok.
    Rata-rata honorer itu hasil KKN...
  10. 13.02.2012,
    16:04
    RENALDI
    HALAH, buktinya mana? kemarin2 jg ancam demo tp faktanya mana? belgedes. ngurus cari nasi sj tak mampu ko mau organisir demo
  11. 13.02.2012,
    13:57
    AYO
    ayo semua honorer siluman kalian buat demo besar2an di jkt. biar kita tahu tampang muka2 kalian honorer siluman!!!
  12. 13.02.2012,
    13:12
    danyang
    smua honorer persiapkan diri anda kita brgkt kjrta,????
  13. 13.02.2012,
    12:09
    gertak murahan
    ya cm gertakan murahan, siapa takut, mang kalian siapa, ngaca ! tanpa kalian negara ini tetap jalan, dasar honorer pemalas, maju terus pak eko..
  14. 13.02.2012,
    11:53
    pahlawan tanpa tanda jasa
    kemenpan kerja nya apa sich?rpp aja ga tuntas yang sengsara rakyat
  15. 13.02.2012,
    11:33
    honorer
    eko dan mentrinya sama2 beo yang tidak paham dedikasi orang kecil fi lapangan, lebih goblok lagi yang menempatkan eko dan azwar, kan dia tdk maju capres maka sengaja tunda, ayo mari lanjutkan tuntutan,,,hidup honorer,,,,
  16. 13.02.2012,
    11:22
    buat Ali
    ada no hp yg bisa dihubungi gak ?
    kita honorer mau bergabung untuk aksi itu ?
  17. 13.02.2012,
    10:50
    honorer
    yg bejat tuch wamen eko..plok!!!!, honorer tuch dah kerja taunan..masa wamen yg baru krj 6 bln dah blagu...goblog luh..
  18. 13.02.2012,
    10:26
    Bejat
    Oom seneng 085250602154 adalah Honorer Bermoral Bejat! Pemerintah tidak usah angkat Honorer seperti ini!
  19. 13.02.2012,
    09:27
    Ropi
    Seleksi yang benar saja Pak, insyaallah akan mendapatkan SDM yang berkualitas dan BERTANGGUNG JAWAB.
  20. 13.02.2012,
    09:25
    guruADAM
    setuju kalau RPP sampai maret belum juga masuk ke SetNeg ya honorer harus berbuat sesuatu, saya pikir BOSS Besar pasti akan teken secepatnya
  21. 13.02.2012,
    09:20
    andrian
    kau namanya gopur,(maha pengampun) tapi omongannya beda.ganti tuh nama seenaknya bicara....
  22. 13.02.2012,
    09:14
    sungkup
    maju trus bung Ali, kami siap mendukungmu. pemerintah pasti akan cari kambing hitam trus, bulan lalu dibritakan kalo berkas RPP nongkrong di SETNEG, skg katanya ningkrong di MENPAN. Kami honorer tak ada urusan apa Berkas RPP nya mau nongkrongnya dimana, di langit ke tujuh skalipun. YG PENTING SAHKAN SEGERA ! atau kami pamit untuk memohon diri !
  23. 13.02.2012,
    09:12
    masbody
    pemerintah harus benar2 objektif melihat setiap akar permasalahan, 1 sisi jgn pernah menggantung status tp juga jgn mudah dipressure dengan dalih yg tdk rasional.....ABK
  24. 13.02.2012,
    09:05
    abas
    wahai.gopur kau adalah bagaikan orang yg tk punya otak,....gue tangtang lu biar nyahoooo.Lu jg td nya orang sengsara...
  25. 13.02.2012,
    09:04
    rima anggrek
    buat bapa eko. tenang sj bapa, lbh banyak rakyt yg mendukung bapa. cari guru yg bermuru lewat tes bukn honorer yg tak mutu
  26. 13.02.2012,
    08:55
    Nganjuk
    mari semua bergabung, kita tunjukkan bahwa kita setuju mogok biar lebih hancur anak-anak didik kita, gara2 ulah ANJING EKO PRASOJO
  27. 13.02.2012,
    08:55
    Nganjuk
    mari semua bergabung, kita tunjukkan bahwa kita setuju mogok biar lebih hancur anak-anak didik kita, gara2 ulah ANJING EKO PRASOJO
  28. 13.02.2012,
    08:41
    baskoro
    Kamu Eko, yang mengail di air keruh, tau toloooooollll ...... !
  29. 13.02.2012,
    08:21
    EKO
    SILAKAN MOGOK. MALAH ENAK, PUNYA ALASAN UNTUK PEMECATAN!
  30. 13.02.2012,
    08:21
    EKO
    SILAKAN MOGOK. MALAH ENAK, PUNYA ALASAN UNTUK PEMECATAN!
  31. 13.02.2012,
    08:08
    kota kediri
    setujuuuu...!!!
  32. 13.02.2012,
    07:13
    ekoplok
    eko nich permasalahanya....dasar goblog luh
  33. 13.02.2012,
    07:02
    gopur
    UNAS AKAN TETAP JALAN ,WALAUPUN HONORER MOGOK.JNG HANYA MOGOK BERHENTILAH SAJA JADI HONORER TOLOL....!HIDUP MENPAN.JGN TAKUT GERTAKAN HONORER .!
  34. 13.02.2012,
    06:26
    Danang
    Pemerintah tuli kaliiiiii, kok senang - senangnya menggantung nasib orang.
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Ribut-Ribut Petral dan Prinsip C&C

   
Advertisement
Suryadharma Ali
Demi Jaga Moral, Batalkan Konser Lady ...

Advertisement
Don Kardono
Merangkul Oposisi! Ajak Kerja, Kerja ...

   
Advertisement