Senin, 21 Mei 2012  
   
NASIONAL - HUMANIORA
Senin, 13 Februari 2012 , 07:07:00

JAKARTA - Menteri Pendidikan Nasional (Mendikbud) Mohammad Nuh merespon langsung rencana aksi mogok ribuah honorer DKHI saat gelaran unas. Dia mengingatkan, urusan pengangkatan honorer tidak perlu dikatikan dengan pelaksanaan unas.

"Pihak-pihak itu perlu menjelaskan duduk perkaranya seperti apa. Kami terbuka," tandasnya, Minggu (12/2).

Nuh menyayangkan jika akhirnya aksi mogok ini merugikan jutaan peserta unas. Pihak Kemendikbud merasa tidak suka dengan aksi ancam-ancaman seperti ini. Sebagai seorang guru atau tenaga kependidikan, para honorer yang berniat mogok saat unas harus bisa menjelaskan dengan baik akar persoalan yang selama ini terjadi.

Jika memang terkait rencana pengangkatan honorer yang terkatung-katung, Nuh mengatakan bisa dicari solusinya. "Semua bisa diselesaikan dengan baik. Jangan sampai ada yang dirugikan," kata dia.

Menteri asal Surabaya itu mengingatkan para honorer di lingkungan sekolahan jika mereka itu beda sekali dengan buruh-buruh di pabrik sepeda motor atau pabrik lainnya. Proses pengangkatan honorer di lingkungan pendidikan sendiri, kata Nuh, harus melalui berbagai kajian. Khususnya tentang sebaran PNS.

Dia menjelaskan sulit mengabulkan usulan pengangkatan honorer menjadi CPNS di suatu daerah yang PNS-nya sudah padat. "Di satu sisi ada daerah yang kurang sekali PNS-nya," kata Nuh.

Untuk itu, perlu ada perhitungan untuk pemerataan aparatur negara sipil atau PNS yang akurat sehingga tidak terjadi ketimpangan. (wan)

RELATED NEWS


Komentar (39)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 15.02.2012,
    10:04
    Retas
    Jgn kan Komentarmu Santi/mama, Hatimu yg busuk dan darahmu yg kotor bisa merusak mulut dan jiwamu(mama)
  2. 15.02.2012,
    08:36
    awan
    akhirnya skarang kan terbukti di depang kayak di ngaawi ae di rumahkan semua beres akhirnya begini mending kKAYAK DI NGAWI AE DI RUMAHKAN BERES
  3. 15.02.2012,
    08:25
    SEPTIAWAN
    sebenarnya honorer itu sdar gak sih di sk pertama kali mereka katanya gak menuntut untuk di angkat dan juga gaji kok demo wkakak
  4. 13.02.2012,
    21:19
    rakyat
    http://www.berita2.com/nasiona l/naker/11875-rpp-tenaga-honor er-agar-tuntas-april-2012.html
  5. 13.02.2012,
    21:10
    PEMERINTAH GOBLOG
    mendikbud GOBLOK menpan yo GOBLOK apalgi yang ngangkat tambah parah GOBLOk.HONORER itu pekerjaan HALAL dan bersih kenapa malah di anaktirikan.
  6. 13.02.2012,
    20:45
    honorer di kaki gunung
    honorer itu telah membantu negara,terutama di daerah terpencil,kalau tdk ada honorer berapa jml siswa yg tdk mendapatkan pelayanan pendidikan?
  7. 13.02.2012,
    20:37
    Rakyat
    Bepuluh tahun kami jadi honorer, karena bila ada testing cpns jalur umum selalu kalah sama uang dan kedekatan
  8. 13.02.2012,
    18:19
    honorer
    yang komentar pecat honorer.. loe ngk tau penderitaan honorer jng asal bicara honorer bukan tanpa test tapi pengabdiannya....tolong jng remeh kan kami wahai para komentator sok pintar...
  9. 13.02.2012,
    15:25
    hantu laut
    MAMA, UDAH LAH MAMA KAU COBA LAH BUKA LOWONGAN KERJA DARI PADA KAU CERITA MARTABAT...TERNYATA KAU LAH KORUPTORNYA
  10. 13.02.2012,
    14:43
    kakek
    anak ku mama jngan berkata seperti itu, nnti cucu ku kena karmanya
  11. 13.02.2012,
    14:01
    mama
    siapa suruh kalian jadi honorer nak2, nuntut diangkat pemerintah jd PNS. kerja yg lain yg bermartabat dong nak!
  12. 13.02.2012,
    13:42
    moyong
    Sampai kapan harus menunggu kami sudah bosan dengan janji2 orang yg tidak bertanggung jawab
  13. 13.02.2012,
    13:32
    danyang
    jamn skrg kjujran n kbnran banyak msuhy prtanda akir jamn ud dkt??? amiin scpty alloh merevolusi bngsakku ini
  14. 13.02.2012,
    13:10
    vivi
    Benar pak ,pecat saja honorer yang sok ngejago pingin mogok itu.Berdayakan PNS yang ada.Gitu saja kok repot.
  15. 13.02.2012,
    13:04
    Sederhana
    kiol_io@yahooxxx anda sehrs'a tdk bicara spt itu, sbb anda tdk tahu permasalahan, Buat Mendikbud jgn salahkan Honorer artinya mrk perlu ketegasan
  16. 13.02.2012,
    12:21
    honorer pemalas
    Loe Siapa..kalau mereka mogok, pecat saja pak, suruh mereka cari pekerjaan lain, nyusahin negara, kalau jd PNS ya ikut tes, dasar honorer pemalas
  17. 13.02.2012,
    12:07
    nasibku
    sy guru honorer skolh negeri sdh 15 thn bekerja yg tdk pernh diprhatikan msuk K-2 sdangkan K-1 saja tdk jelas nsibnya apalagi K-2 adkh keadilan?
  18. 13.02.2012,
    11:35
    FKTU KOTA BEKASI
    PADA INTINYA KITA HARUS 'REVOLUSI HONORER SERENTAK SELURUH INDONESIA' PADA TANGGAL 12 MARET 2012 http://fktukotabekasi.blogspot .com/
  19. 13.02.2012,
    10:57
    Etik
    Mendikbud, Menpan, Menkeu, Menkumham, DPR RI, Mendagri silahkan Temui SBY, td tgni RPP sesuai kesepakatn anda2 2 thn lalu.jgn tunda! ti2k Nadir!
  20. 13.02.2012,
    10:56
    Honorer
    Semua salah pemerintah!!!
  21. 13.02.2012,
    10:22
    Nasibnya
    Beginilah resiko tidak diangkatnya Honorer akibat Honorer Siluman. Salahkan Honorer Siluman!!!!
  22. 13.02.2012,
    10:12
    Rije gemini
    Jangan asal ngomong aja kjau Nuh, mereka tu dah lama mengabdi pada negara ini, dibanding kauuuu
  23. 13.02.2012,
    10:10
    moh.alimuddin
    ngak perlu ngotot,yg penting pasti ada kesejahteraan
  24. 13.02.2012,
    10:06
    anak bangsa
    bicara donk pak azawar abubakar, jangan membisu saja, kenapa kok wakilmu aja yang bicara, dasaar semua pengecut, hanya terima gaji saja,
  25. 13.02.2012,
    10:06
    anak bangsa
    bicara donk pak azawar abubakar, jangan membisu saja, kenapa kok wakilmu aja yang bicara, dasaar semua pengecut, hanya terima gaji saja,
  26. 13.02.2012,
    09:55
    WIWID
    Seharusnya berfikir dengan bijak. menurut PP yang sudah diterbitkan honorer ini WAJIB DIANGKAT. Mereka tertinggal karena keteledoran para PEJABAT
  27. 13.02.2012,
    09:53
    mogok aja
    Mogok bukan salah para honorer, tapi sangat keterlaluan para pemimpin yang telah memberi janji, janji-janji hanya tinggal janji,Jika alloh mengijinkan jakarta suatu saat akan lumpuh total dengan 67rb honorer yang turun kejalan.Kami memperjuangkan nasib kami, Pemilu akami hanya sebagai alat politik untuk kekuasaan semata.
  28. 13.02.2012,
    09:18
    andrian
    tolong oh Tuhan tollnglah, ampunilah segala dosa orang yg mempermainkan orang2 kecil.Do'a orang teraniaya pasti dikabulkan Tuahn.
  29. 13.02.2012,
    09:16
    Ropi
    Bagaimana Pemerintah ?, sudah diketahuikan bagaimana mental mereka, apalagi kalau sudah diangkat menjadi PNS, bisa dibayangkan ?
  30. 13.02.2012,
    09:13
    guruADAM
    Rencana guru honorer mogok bukan untuk merugikan orang lain tapi untuk memperjuangkan nasib yg sudah tdk jelas selama hampir 2 thn,habis pemerintah (kemenpan-rb)dan BKN tdk proaktif menuntaskannya,nggak salah kan guru honorer bergerak sendiri memperjuangkannya????????
  31. 13.02.2012,
    08:48
    wawan
    slusi apa yg bisa diberikan. pmerntah sampai dgn saat ini disegala bidang baik gaji, karir tidak pernah diperhatikan.
  32. 13.02.2012,
    08:48
    Nonon
    Jangan hanya minta saja dong pak bos, mana dukungan untuk tenaga pendidik dan kependidikan dari dinas pendidikan. Didesakkan sgr terbit PP lah..jangan cuma omong doang..
  33. 13.02.2012,
    08:46
    baskoro
    Ya jelas ada kaitannya donk pak Moh. Nuh, pak Menteri.... yang dimaksud tenaga honorer, dimana dia bekerja di instansinya, itu pak...
  34. 13.02.2012,
    08:46
    baskoro
    Ya jelas ada kaitannya donk pak Moh. Nuh, pak Menteri.... yang dimaksud tenaga honorer, dimana dia bekerja di instansinya, itu pak...
  35. 13.02.2012,
    08:29
    joko pratikwo
    pak menteri, harus tahun dong, pihak mana yang dirugikan dan pihak mana yang merugikan. Kami para 'HONORER' selamanya 'DIRUGIKAN', kalau bapak tidak ingin dirugikan yaaa jangan merugikan honorer pak. THAT'S JUSTICE
  36. 13.02.2012,
    08:16
    minarti
    saya setuju dengan pendapat bapak,mestinyaa seperti itu.jangan sampai ada yang dirugikan.tapi tolonglah kami ini diperhatikan.....!!!!
  37. 13.02.2012,
    08:05
    Canda
    Kalau memang guru honorer merencanakan mogok, seharusnya seluruh jajaran dinas pendidikan mempersiapkannya mulai sekarang. Biarkan aja mereka mogok, rekrut pengawas dari lingkungan perguruan tinggi (negeri maupun swasta). Kerahkan semua PNS yang ada, semoga bisa mengatasi.
  38. 13.02.2012,
    08:00
    und
    Nuh mengatakan bisa dicari solusinya. 'Semua bisa diselesaikan dg baik. Jangan sampai ada yg dirugikan.padahal honorer selalu dirugikan, iya ga.
  39. 13.02.2012,
    07:22
    boy
    lanjutkan perjuanganmu jgn dengarkan pejabat yg tidak bertanggung jawab
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Ribut-Ribut Petral dan Prinsip C&C

   
Advertisement
Suryadharma Ali
Demi Jaga Moral, Batalkan Konser Lady ...

Advertisement
Don Kardono
Merangkul Oposisi! Ajak Kerja, Kerja ...

   
Advertisement