Senin, 21 Mei 2012  
   
POLITIK - PILPRES
Senin, 13 Februari 2012 , 08:18:00

BELITONG - Ketua DPP PDI Perjuangan bidang politik dan hubungan antarlembaga, Puan Maharani, mengaku tak menangkap isyarat yang dilontarkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tentang generasi kelahiran 1960-an yang memimpin negeri ini pada Pilres 2014 mendatang. Puan tak menganggap bahwa dirinyalah yang akan diusung sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan ataupun mengganti Megawati sebagai ketua Umum pada Kongres PDIP 2015 nanti.

"Saya nggak menangkap itu," kata Puan lantas tertawa. Ditemui di sela-sela acara konsolidasi PDIP di Tanjungpandan, Minggu (12/2), Puan justru menegaskan bahwa semua parpol harus menyiapkan kaderisasi. Sebab bagaimanapun, ujar dia, 2014 merupakan salah satu waktu yang krusial.

"Seperti yang Ibu bilang, yang tua-tua ini apa pun sudah berumur. Karena umur tidak bisa ditahan," ujar Puan yang sejak awal Januari lalu didapuk menjadi ketua Fraksi PDIP itu.

Puan mengatakan, orang yang tua sekalipun masih tetap bisa memiliki jiwa dan pemikiran yang bersemangat. Tapi, melakukan mobilisasi yang menyedot banyak energi tentu tidak bisa maksimal.

"Kemudian siapa yang ditampilkan untuk maju sesudah 2014 ke depan? Semua parpol harus menyiapkan pemimpin yang mengakar," tandas Puan. (pri/c2)

RELATED NEWS


Komentar (0)

Nama :
Email :
Komentar :
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Ribut-Ribut Petral dan Prinsip C&C

   
Advertisement
Suryadharma Ali
Demi Jaga Moral, Batalkan Konser Lady ...

Advertisement
Don Kardono
Merangkul Oposisi! Ajak Kerja, Kerja ...

   
Advertisement