Senin, 21 Mei 2012  
   
NASIONAL - HUMANIORA
Kamis, 23 Februari 2012 , 06:10:00

Foto: Arundono/JPNN
JAKARTA - Persoalan pengangkatan guru honorer menjadi pegawai negeri sipil mulai menemui titik terang. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar menyebut, Peraturan Pemerintah (PP) tentang pengangkatan guru honorer tersebut akan siap dalam waktu satu bulan.

"Sebulan-lah waktunya. Kisi-kisinya memang kita akhirnya bisa menerima kesepakatan dengan DPR," kata Azwar di Kantor Presiden, kemarin (22/2). Rancangan PP tersebut nantinya akan lebih dulu dikoordinasikan dengan instansi terkait, seperti Kemenkeu, Kemendagri, dan Setneg, sebelum diserahkan kepada presiden.

Tenaga honorer yang akan diangkat, kata dia, tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan. Diantaranya untuk tenaga honorer Kategori 2, yaitu yang digaji non APBN atau APBD. Azwar dengan tegas menyebutkan, honorer kelompok ini wajib mengikuti tes dulu sebelum ditetapkan menjadi CPNS. "Harus ada seleksi kompetensi, baik komptensi dasar maupun bidang. Kemudian memperhatikan lama masa aktif, harus yang sebelum 2005," papar Azwar.

Jumlah honorer Kategori 2 ini mencapai 600 ribu orang. Kemen PAN-RB memproyeksikan pengangkatan mereka bertahap. Kemen PAN-RB sudah berancang-ancang mengangkat honorer Kategori 2 ini mulai tahun depan.

Upaya tadi berbeda dengan kelompok honorer Kategori 1, yang digaji dengan ABPN atau APBD. Tenaga honorer Kategori 1 ditetapkan diangkat langsung menjadi CPNS tanpa harus melewati tes apapun. Jumlah honorer Kategori 1 ini masih berkisar antara 67 ribu orang. Honorer Kategori 1 ini diangkat setelah RPP pengangkatan honorer diteken Presiden SBY. Azwar mengatakan, paling lama sebulan lagi RPP ini akan disahkan presiden.

Mantan Plt Gubernur NAD itu mengaku masih perlu menghitung lagi jumlah tenaga honorer. Saat ini, jumlah yang ada masih dalam bentuk secara umum. "Belum ada alamatnya, namanya siapa. Kita minta data itu dilengkapi lagi," kata Azwar. Meski sudah ada kesepakatan, Azwar mengatakan, hal itu bukan sebagai kabar gembira bagi guru honorer. "Kabar yang proporsional-lah," kata mantan anggota Komisi I DPR itu.

Diantara ratusan ribu tenaga honorer yang akan diangkat menjadi CPNS tadi adalah profesi guru. Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistyo mengatakan, tidak persoalan misalnya para honorer tadi harus mengikuti tes dulu sebelum lolos jadi CPNS. "Yang penting itu kepastiannya," kata dia. Sulistyo berharap, pemerintah tidak berlarut-larut dalam mengesahkan RPP ini.

Dia menjelaskan, pemerintah masih menyisakan masalah hingga saat ini. Khususnya untuk honorer Kategori 2. Ternyata, sampai saat ini pemerintah pusat masih mengantong Kategori 2 hanya dalam bentuk angka saja. Belum ada nama dan posisi bekerja. Kondisi ini, kata Sulistyo, rawan manipulasi. Bisa jadi, ada nama yang sejatinya masuk Kategori 2, akhirnya tergeser oleh tenaga honorer baru. (fal/wam)

RELATED NEWS


Komentar (40)

Nama :
Email :
Komentar :
  1. 28.03.2012,
    23:56
    Azis
    Pa sy mnta spy dta ktegori 2 hrs lbh d'tliti lbh lnjt,spy jgn ad dta2 silumn (palsu).... From mobile
  2. 06.03.2012,
    13:59

    Samsul nazir@yahoo.co.id From mobile
  3. 01.03.2012,
    09:09
    sama gajah
    wirasuasta juga bisa korupsi lo,bukan hanya pns pajak bisa di nego,harga bisa di nego di main,malah bisa menimbun sembako lagi ha ha ha ha ha ha
  4. 28.02.2012,
    10:31
    putra
    orang bodoh lah yang mau jadi PNS, mending jadi wiraswasta, uang nya yang di dapat lebih halal 100% di HARAM, pada goblooooookk lo pade mau jadi PNS, ujung2 nya korupsi juga, malu dong,,,,,,
  5. 26.02.2012,
    15:20
    boboho
    0123456789
  6. 26.02.2012,
    09:24
    jongos
    sebel ngeliat PNS yg diangkat dr jalur umum,gak bs kerja.ujung2nya honorer JUGA yg ngerjain.mereka GOUBLOOOK,, GOBLOOOKKKK.bengong aajha!!!!
  7. 26.02.2012,
    08:40
    kumala
    kenapa hanya guru saja,padahal byak tenaga kesehatan yang honor....ini tdak adil
  8. 25.02.2012,
    16:29
    pro @NN
    betul...betul.,betul kata mu(@NN)...di tempat ku ja seorg pns gol 3a sarjana lg yg bru lu2s jalur umum krja nya cuma bengong doang gk tau mo brbuat pa,cuma yg tau nya liat honorer yg brkerja.... From mobile
  9. 24.02.2012,
    16:46
    @NN
    Sebenarnya utk loyalitas dan kinerja tenaga honorer lebih bagus dari pada PNS, krn kami masuk menjadi tenaga honorer melalui byk tahap seleksi; dari tes tertulis, tes kesehatan, psikotes, hingga wawancara. jd insyaallah kami lebih berkualitas di banding PNS krn mereka masuk hanya melalui satu tahap seleksi saja, HANYA TES TERTULIS SAJA. ngg tahu dong gimana kondisi kejiwaannya....
    byk yg sudah di angkat jd PNS malah STRES dan ngg bs kerja, itu yg buang2 uang negara...
    Kami berharap pemerintah segera memperhatikan nasib kami yg mengabdi bertahun-tahun dengan gaji pas-pasan...
  10. 24.02.2012,
    09:16
    ghofar
    wahai pemuda pemudi apa ndak ada ekerjaan lain selain PNS kalau modelnya seperti ini sampai kiamat yang jadi PNS ya anaknya PNS wong honorer yang ngangkat Bapaknya,pakliknya kok demo minta jadi PNS ke pemerintah kapan anak petani yang pandai tapi tidak punya akses (kerabat)bisa jadi PNS kalau modelnya seperti ini.PEMERINTAH JANGAN MAU DIBOHONGI HONORER
  11. 23.02.2012,
    22:47
    honorer K2
    pak menpan kenapa honorer k2 harus tunggu tahun depan, apa bedanya km juga bekerja utk negara,
  12. 23.02.2012,
    22:23
    momok
    pak menpan tolong honorer kategori 2 yang diangkat jangan banyak2.cukup 1000 aja.biar gak membebani negara.itupun harus di tes secara ketat.ato klo minta diangkat kudu bayar 100 juta.agar rasa keadilan itu nyata
  13. 23.02.2012,
    22:11
    Jahini
    Harusnya untuk honorer k2, dibuat aja rangking berdasarkan masa kerja lalu diankat. Logikanya masa k1 yang mengabdi masih 1 tahun diangkat, sementara k2yang dah mengabdi 10 tahun harus melalui test. Ini namanya tidak adil.
  14. 23.02.2012,
    21:48
    INDI BAPAK'E MEMANG KULI
    indi skg kerja ikut bpknya nguli di pasar ikan,mklum ijasah'y mentog SMP.bisa ngetik kasih komen aja dh buagus itu. mending indi jualan bakpao'y
  15. 23.02.2012,
    21:29
    LAPINDO GUUOOBLOK TENAN!!!
    makmu gak tau nyekolahno rupamu!!! mangkane nduwe cocot ojo angger mangap. gaya omongmu kyo wong pinter pdhl utegmu gak ono isine blas!!!
  16. 23.02.2012,
    20:28
    asep
    guru hnrerr K2 sebetulnya jumlahnya tdk banyak karena guru yg didata seharusnya hanya mengajar diintansi pemerintah saja jngn doble dgn swasta
  17. 23.02.2012,
    18:13
    LAPINDO
    Para Honorer sepertinya wajib jadi PNS, ini dasar Hukumnya apa, padahal mRK Bodo-bodo
  18. 23.02.2012,
    17:45
    dyah
    ini khusus guru saja apa menyeluruh,,,,,?
  19. 23.02.2012,
    16:39
    selak
    ya jelas dong harus jd PNS,wong sekolah tinggi2 kok,masak dah jd dokter sukarela jg? cape deeeeee....,hari gini mau makan pake apa?
  20. 23.02.2012,
    16:32
    indi
    sudahlh jadi kuli bangunan aja. gak layak jadi PNS. orang2 yg lemah tak py inisiatif cari kerja lain. di otaknya hanya PNS PNS doang
  21. 23.02.2012,
    15:15
    Gento
    Jumlah honorer kok tambah terus.......PNS kita sudah booming, kenapa ditambah terus......menguras uang negara saja. Saya tidak setuju model itu
  22. 23.02.2012,
    13:34
    hNCoK
    SETUJUUUUUUUUUUUU.LOLO GUOBLOOOOOOOOKK!
  23. 23.02.2012,
    13:25
    lolo
    SETUJUUUUUU.HONORER K2 HARUS DI TES DULU.KALAU 600 RIBU MINTA DIANGKAT SEMUA EMANG YANG MAU BAYAR NENEK LU.JANGAN TERPROVOKASI.DEMO TLAH BERHASIL.JADI TAK PERLU DEMO LAGI.PEMERINTAH TLAH MENGAMBIL KEPUTUSAN YG BIJAK TRIMAKASIH PAK MENPAN
  24. 23.02.2012,
    12:40
    rudi
    yth bapak presiden yth bapak mentri yth anggota dewan tolong perhatikan nasib honorer tkk tahun 2005 s/d 2006 angkat kami jadi pegawai negri karena kami orang susah tolonglah nasib kami dan tolong jangan yang diperhatian guru aja instasi yg lain juga seperti kesehatan kecamatan kebersihan harus diperhatikan juga karena kami juga mengabdi kepada negara dan memepunyai beban tanggung jawab yang sangat berat juga
  25. 23.02.2012,
    11:28
    harusnya
    Mau honorer kategori 1 atau kategori 2 harusnya sama . semua wajib melalui tes sesama honorer ! Ayo kita demo lagi !
  26. 23.02.2012,
    11:20
    ana
    semoga ini bukan sekedar janji pemerintah untuk mengangkat guru honorer kasihan bertahun-tahun dengan gaji sangat sangat rendah sekali
  27. 23.02.2012,
    10:16
    tutut
    trims tuk guru yg tlah DEMO, berkt DEMO mu, kami honorer yg non guru smakin t jlas nasibnya. smg di RI tak ada profesi lain selain guru.
  28. 23.02.2012,
    09:54
    FKTU KOTA BEKASI
    Bersatu menuju REVOLUSI HONORER SE-INDONESIA http://www.fktukotabekasi.blog spot.com/
  29. 23.02.2012,
    09:49
    anita
    Tolong dong jangan hanya yang guru saja...kami yang tergabung dalam tenaga honor untuk mendukung program PNPM jg tlg diperhatikan..makash
  30. 23.02.2012,
    09:25
    Sunardi
    kalau honorer kategori 2 harus di tes sesama honorer sangatlah tidak adil
  31. 23.02.2012,
    09:19
    pang 5
    semoga cepat terealisasi...
  32. 23.02.2012,
    09:15
    Anita
    Semoga Pemerintah Pusat bisa memperhatikan kami lewat kebijakan' yang dapat memperjelas nasib kami yang masih berstatus HONOR.
  33. 23.02.2012,
    09:15
    Anita
    Semoga Pemerintah Pusat bisa memperhatikan kami lewat kebijakan' yang dapat memperjelas nasib kami yang masih berstatus HONOR.
  34. 23.02.2012,
    09:03
    Anita
    Ya Tuhan semoga ada jalan terbuka buat kami yang honor dari tahun 2006 yg hanya menggunakan SK DINAS sj dan tdk prnh diusul to dpt sk Bupati.amin
  35. 23.02.2012,
    08:54
    anak bangsa
    alhamdulillah ya allah sujud syukur hamba haturkan mudah2an rpp nya segera diteken oleh presiden kita amiiin ya robbal alamin......
  36. 23.02.2012,
    08:53
    ahmat
    ya alloh mudah2 an ini rizqi saya..amin3 ya robbal ngalamin..
  37. 23.02.2012,
    08:48
    mania jacky
    semoga terealisasi......,jng ditunda tunda lagi ya para penguasa...................... ....
  38. 23.02.2012,
    08:45
    dirgantara
    honorer paling gampang dibohongi,dulu katanya nopember, lewat. dibohongi kok mau ya
  39. 23.02.2012,
    07:46
    sabar
    yah kita tunggu sebulan dari sekarang / bulan depan maksudnya Maret???????????? apa kapan kan blm jelas iya to.....
  40. 23.02.2012,
    07:06
    kokokkkk
    MUDAH2 BUKAN HANYA ISAPAN JEMPOL,BAGI YANG IRI KASIHAN DEH LO TERNYATA PEMERINTAH MASIH MENGANGGAP HONORER MANUSIA,KRENA KIT APUN ORANG YG TAAT PAJAK KITA HANYA MENUNTUT HAK KITA BAGI YG KOMENTAR MIRING SILAHKAN SAJA TOH TUHAN ITU MAHA TAHU YNG TERBAIK BUAT ORANG TERDHOLIMI SPERTI TENGA HONORER KITA BUKAN PECUNDANG DAN BUKAN ORANG YG MERUGIKAN NEGARA,ALHAMDULILLAH YA ALLOH JIKA HAL INI BENAR DAN PEMERINTAH TIDAK PEMBOHONG From mobile
Advertisement

 
Dahlan Iskan
Ribut-Ribut Petral dan Prinsip C&C

   
Advertisement
Suryadharma Ali
Demi Jaga Moral, Batalkan Konser Lady ...

Advertisement
Don Kardono
Merangkul Oposisi! Ajak Kerja, Kerja ...

   
Advertisement