Sabtu, 19 April 2014 | 03:46:34
Home / Berita Daerah / Papua Barat / Daerah Telusuri Honorer Siluman

Selasa, 08 Mei 2012 , 05:31:00

RELATED NEWS

TIMIKA  - Pro kontra pengangkatan pegawai honorer kategori I sebagaimana diumumkan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Mimika beberapa waktu lalu, belum juga usai. Masalah itu mendapat sorotan dari beberapa pihak, sebab sejumlah honorer yang diangkat, dinilai sebagai honorer siluman.

Menyikapi hal itu, Pemda Mimika akan membentuk tim verifikasi data pengangkatan tenaga honorer. Pembentukan tim tersebut dimaksudkan untuk melakukan pengecekan terhadap keaslian data di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

“Nanti tim ini akan turun mengecek data tenaga honorer yang ada di setiap SKPD dan melihat tenaga honorer yang masuk kategori I, II dan non kategori itu seperti apa dan berapa jumlahnya,” kata Wakil Bupati Mimika, Abdul Muis, ST MM ketika ditemui Radar Timika usai pertemuan dengan pimpinan SKPD membahas masalah pengangkatan tenaga honorer di Kantor Bappeda Mimika, Senin (7/5).

Menurut Wakil Bupati, tim yang sementara dibentuk itu akan dikoordinir oleh Asisten I Setda Mimika, Alferd Douw dan Asisten IV Setda Mimika, Yohanis Kasamol. Tim tersebut akan secepatnya bekerja, dengan mengecek keaslian data tenaga honorer di setiap SKPD, termasuk mengecek pengangkatan honorer siluman yang disampaikan sejumlah pihak.

“Untuk honorer siluman, itu kan baru sebatas informasi. Jadi untuk mengecek kebenaran itu, nanti tim verifikasi ini turun ke lapangan untuk cek. Kalau tim sudah turun, baru kita akan lihat  seperti apa data yang didapat dari lapangan,” papar Wakil Bupati.

Kata Wakil Bupati, apabila dalam pengecekan lapangan oleh tim verifikasi ditemukan adanya pelanggaran, maka tentu ada sanksi  yang akan diberikan kepada oknum yang terlibat dalam pengangkatan tenaga honorer.

“Untuk sanksi kita akan lihat. Misalnya Anda masuk di kategori I, kita akan cek siapa yang kasih masuk Anda. Disitu baru kita akan lihat, dan kita mau berikan sanksi juga tidak semudah itu,” ujarnya.

Pihak Diskoperindag perlu mengecek data ke lapangan. Terkait hal itu, lanjut Wakil Bupati, akan diupayakan secepatnya tim turun ke lapangan. “Kita berharap dalam waktu dekat tim verifikasi itu bekerja,” katanya.

Sementara itu, pertemuan sebelumnya yang dipimpin Wakil Bupati Abdul Muis dalam rangka menampung aspirasi dari sejumlah pimpinan SKPD terkait pengangkatan tenaga honorer. (spy)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar