Kamis, 02 April 2015 | 04:19:40

Senin, 23 Juli 2012 , 21:45:00

JAKARTA - Rencana sejumlah partai politik untuk mengusung Jusuf Kalla (JK) sebagai calon presiden (capres) memang sudah menjadi perhatian Partai Golkar.  Golkar menilai wajar tokoh sekaliber JK yang pernah memimpin partai berlambang beringin itu diinginkan partai lain untuk diusung sebagai capres 2014.

Namun bagi Partai Golkar, rencana itu masih dianggap sebatas wacana saja. "Wajar saja Pak JK disebut - sebut partai lain untuk diusung. Tapi sampai hari ini Partai Golkar  memandanganya masih sebagai wacana," kata Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Tohari, Senin (23/7), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Menurut Hajriyanto, belum masanya dan belum relevan wacana itu untuk ditanggapi. "Apalagi tanggapannya secara kelembagaan," tegasnya.

Hajriyanto yang juga Wakil Ketua MPR itu menambahkan, terlalu naif bagi Golkar jika memberikan respon terhadap suatu berita termasuk wacana pencapresan JK oleh partai lain. Sebagai kader Golkar, Hajri -sapaan Hajriyanto- justru menantang keseriusan partai - partai yang menyebut nama JK itu.

"Karena ini menyangkut seorang tokoh Golkar yang pencalonanya itu pasti akan membawa implikasi ke dalam maupun keluar. Partai itu harus bersungguh - sungguh," bebernya.

Karenanya Hajri menegaskan, partainya sama sekali tidak khawatir tentang wacana partai lain mengusung JK.  Hajri justru mengingatkan agar partai-partai yang mengusung nama JK itu tidak sekedar memanfaatkan mantan Wapres itu untuk mendongkrak citra agar mendulang banyak suara pada Pemilu legislatif 2014 nanti.  "Nama beliau jangan hanya dijadikan komoditi di media massa terutama untuk pencitraan," pungkas tokoh muda Muhammadiyah itu.(boy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar