Rabu, 03 September 2014 | 14:04:25
Home / Politik / Pilpres / Golkar Ingatkan Partai Lain Agar Tak Jual Nama JK

Senin, 23 Juli 2012 , 21:45:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Rencana sejumlah partai politik untuk mengusung Jusuf Kalla (JK) sebagai calon presiden (capres) memang sudah menjadi perhatian Partai Golkar.  Golkar menilai wajar tokoh sekaliber JK yang pernah memimpin partai berlambang beringin itu diinginkan partai lain untuk diusung sebagai capres 2014.

Namun bagi Partai Golkar, rencana itu masih dianggap sebatas wacana saja. "Wajar saja Pak JK disebut - sebut partai lain untuk diusung. Tapi sampai hari ini Partai Golkar  memandanganya masih sebagai wacana," kata Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Tohari, Senin (23/7), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.

Menurut Hajriyanto, belum masanya dan belum relevan wacana itu untuk ditanggapi. "Apalagi tanggapannya secara kelembagaan," tegasnya.

Hajriyanto yang juga Wakil Ketua MPR itu menambahkan, terlalu naif bagi Golkar jika memberikan respon terhadap suatu berita termasuk wacana pencapresan JK oleh partai lain. Sebagai kader Golkar, Hajri -sapaan Hajriyanto- justru menantang keseriusan partai - partai yang menyebut nama JK itu.

"Karena ini menyangkut seorang tokoh Golkar yang pencalonanya itu pasti akan membawa implikasi ke dalam maupun keluar. Partai itu harus bersungguh - sungguh," bebernya.

Karenanya Hajri menegaskan, partainya sama sekali tidak khawatir tentang wacana partai lain mengusung JK.  Hajri justru mengingatkan agar partai-partai yang mengusung nama JK itu tidak sekedar memanfaatkan mantan Wapres itu untuk mendongkrak citra agar mendulang banyak suara pada Pemilu legislatif 2014 nanti.  "Nama beliau jangan hanya dijadikan komoditi di media massa terutama untuk pencitraan," pungkas tokoh muda Muhammadiyah itu.(boy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.07.2012,
        13:16
        budiwaluyo
        melarang menjual nama JK, tapi nyalonin Ical. Sikap golkar ini lama-lama terlihat ambisius mementingkan golongan saja.
      2. 24.07.2012,
        20:44
        Adelia Veronika
        salah sendiri golkar malah calonkan ketumnya yang popularitasnya kurang.
      3. 24.07.2012,
        19:58
        audrey
        salah sendiri Golkar menyia2kan kadernya yg potensial demi Ical, skrg udah mau dipinang parta lain malah jd gusar kan?
      4. 24.07.2012,
        19:00
        anabella
        Golkar pasti merasa JK potensial untuk jd capres maka Golkar merasa terancam kalo JK diusung parta lain. tp didlm bersaing sm ical.payah deh
      5. 24.07.2012,
        13:26
        indra
        sepertinya Golkar merasa terancam apabila JK menjadi capres dari parta lain. Takut kalah sepertinya si Ical ini...
      6. 24.07.2012,
        13:21
        cinta
        Ooh..ini pasti karna Ical takut tersaingi oleh JK, Jika JK jadi maju dalam Pilpres 2014 nanti.
      7. 24.07.2012,
        13:13
        Jendral
        Parta lain mencalonkan JK, karena Nilai jual JK, melebihi Ical. Golkar terkesan memaksakan Ical jadi Capres, Rakyat bertanya: Golkar mengutamakan kepentingan Rakyat atau kepentingan Parta?? 32 tahun harusnya Golkar sudah cukup sadar.. tapi sekarang malah lebih terang2an Gilanya. kelaut saja Golkarr!!
      8. 24.07.2012,
        12:38
        sudirman
        permasalahan internal Golkar meluas ke parta lain, Golkar marah JK di usung parta lain utk jadi capres
      9. 24.07.2012,
        11:20
        suriani
        emang kenapa? takut menyaingi ical ya? udah akui aja kalo ical itu gak pantes...