Selasa, 22 Juli 2014 | 20:26:40
Home / Kriminal / Pengedar Uang Palsu Diringkus

Minggu, 29 April 2012 , 08:08:00

BERITA TERKAIT

PADANG - Maksud awal jajaran Dit Res Narkoba Polda Sumbar melakukan operasi tumpas bandar narkoba, aparat malah menemukan tersangka yang juga Daftar Pencarian Orang (DPO) narkoba mencetak uang palsu (upal) di dalam rumahnya, Silaut Batu Tanjuang, Kenagarian Kampuang Lubuk Muntah, Kecamatan Lunang Silaut, Pessel, Kamis (26/4). Aparat menyita barang bukti senilai Rp 42.050.000 (841 lembar uang Rp50 ribu), beserta satu unit printer merek Canon, ratusan kertas HVS dan pisau carter.

Tersangka bernama Andi Prasetya (panggilan Andika, red), 26, warga Silaut Batu Tanjuang. Di tubuh tersangka, tak ditemukan barang bukti sabu-sabu yang semula diincar polisi. Kepada penyidik, tersangka mengaku uang palsu tersebut rencananya akan diedarkan di daerah Lunang Silaut dan sekitarnya.

 "Tersangka bisa dikenai pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penggandaan uang dengan ancaman empat tahun penjara," kata Dir Res Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Arif Rahman Hakim. "Sebelumnya, kami mendapat informasi dari masyarakat sekitar, tersangka seorang bandar narkoba dan ganja. Saat ini, kasusnya sudah kami limpahkan ke Dit Reskrim Umum Polda," jelasnya.

Di hadapan penyidik, tersangka mengaku hanya sebagai tukang cetak upal, dengan upah Rp 6 juta untuk sekali cetak. Uang tersebut, rencananya akan dipergunakan tersangka untuk membeli sapi. Andika sendiri masih bungkam dan tidak mau berkomentar siapa orang yang membayarnya. Bapak dua anak ini mengaku sudah melakukan aksi serupa selama lima bulan belakangan.  "Uang yang saya buat ini sudah beredar di Pesisir dan Padang, bahkan sudah sampai ke Bengkulu," jelas Andika.

Kasubnit I Umum Dir Reskrimum Polda Sumbar, AKBP Adma Yulza mengatakan tersangka juga pemilik usaha fotokopi. Tersangka memalsukan uang dengan cara menggunakan mesin scanner, lalu mencetaknya dengan menggunakan kertas HVS. Upal tersebut dicetak dengan 9 seri nomor urut. "Saat ini, kami terus melakukan penyidikan untuk pengembangan kasus ini," pungkasnya. (mg6)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 11.07.2013,
        22:58
        andi
        aning berita ni ..bobok semua loe gak benar jngan diberitan monyet yng bikin beritani keturunan binatang semua nenek moyangnya ne mudah mudahan keluarga loe dapat hukum karma anak bini lo ..gue doain dapat musibah kalau gak diperkosa di tabrak mobil kalau gak kecelakaan amiiiin... From mobile
      2. 04.02.2013,
        02:27
        Andhika
        Loe. nulis berita .apa .ngarang puisi.gue andhika.skrang gue di silaut .berita yg loe tulis.itu semua bohong .pasal aja salah uang palsu .244.KUHP kalau 378 Penipuan .aning..gue skrg di lunang silaut. Polisi yg nangkap gue .kalau mau .naik pangkat jgn .jebak orang. Untung aja kau.Hukum sekarang harus pakai uang .gak ada uang gak ada kebenaran.kalau saya ada uang saya tuntut AKBP .ADMA YULZA. DIT RESKRIMUMUM .POLDA SUMBAR.DAN akp.EL lase..kompol .iwan Dj.saya masih nyimpan rekaman . Anggota polda sumbar, minta tebusan .untuk kebebasan saya ..ini no hp saya .085379999886.kalau mau tau kebenaranya tulisan saya di atas dapat saya pertanggung jawabkan .dan sawa byak warga jadi saksi kebenaran saya.akan menambah .catatan kejelekan kinerja .POLISI REPOBLIK INDONESIA. From mobile