Kamis, 27 November 2014 | 06:00:09
Home / Olahraga / Sepakbola / Visa 81 Pemain Asing Terancam tak Keluar

Jumat, 30 Maret 2012 , 05:31:00

Djohar Arifin. Foto: Dok.JPNN
Djohar Arifin. Foto: Dok.JPNN
JAKARTA-Polemik dualisme kompetisi sepak bola di Indonesia membuat para pemain mulai bertindak. Mereka memberikan dukungan sekaligus meminta PSSI agar memaksimalkan langkah rekonsiliasi merangkul klub-klub Indonesia Super League (ISL).

Beberapa pemain yang tergabung dalam Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) itu bahkan datang langsung ke kantor PSSI, kemarin (29/3).

"Kami kesini hanya ingin mengutarakan dukungan. Kami ingin rekonsiliasi bisa segera terlaksana," ujar CEO APPI Valentino Simanjuntak, pasca pertemuan.

Ventino tak sendiri, dia datang bersama tiga pemain yang saat ini merumput di ISL. Mereka adalah Ponaryo Astaman (Sriwijaya FC), Robbie Gaspar (Persib Bandung), dan Greg Nwokolo (Pelita Jaya). 

Ikutnya ketiga pemain tersebut diharapkan oleh Valentino bisa dilihat oleh klub-klub tempat mereka bermain sebagai hal yang positif. Jadi, lanjut dia, undangan dan surat tawaran yang diberikan kepada PSSI diharap bisa direspon dengan baik.

"Kami ingin polemik ini bisa diselesaikan secepatnya. Tawaran dari PSSI harusnya bisa dipertimbangkan. demi menyelamatkan sepak bola, kenapa harus ditolak tawaran rekonsiliasinya," terangnya.

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin yang ditemui terpisah membenarkan jika APPI telah memberi dukungan. Dia juga menjelaskan beberapa poin yang sempat dibicarakan dengannya terkait kepentingan beberapa pemain yang berlaga di dua kompetisi berbeda. "Mereka (APPI) berharap segera selesai. Karena mereka melihat dampak dan yang dirugikan adalah pemain," ucapnya.

Kerugian tidak bisa memperkuat timnas bagi pemain yang sebenarnya layak masuk timnas juga menjadi bahan pembicaraan. Djohar menegaskan jika pemain memang menjadi korban akibat tidak diakuinya ISL oleh PSSI.

Selain itu, masalah krusial lainnya adalah kekhawatiran pemain asing yang berlaga di ISL bakal kesulitan mengurus Visa kerja. Pasalnya, pengurusan tersebut harus melalui rekomendasi dari PSSI. Padahal, tambah Djohar, ISL dianggap bukan bagian dari PSSI sebelum menerima tawaran rekonsiliasi.

Dari pertemuan dengan APPI, Djohar menyebut ada sekitar 81 pemain yang akan segera habis masa visanya. Karena itu, mereka meminta agar ada perwakilan yang bisa menginformasikan kepada PSSI dan memberikan solusi.

"Mereka berada di luar kompetisi resmi PSSI. Karena itu kami tentu tidak bisa memberikan rekomendasi. Itu yang membuat pemain asing merasa terancam dan menyampaikan dukungan untuk rekonsiliasi," papar lelaki bergelar profesor tersebut. (aam)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        02:32
        cheap seo services
        kmjXb0 Great blog article. Great. From mobile
      2. 01.04.2012,
        09:15
        cody
        Bonek Shalom
        'Di ajak rujuk tdk mau, katanya terlambat, tdk ada kata terlambat kalau benar ingin memajukan persepak bolaan nasional.' mantap Bang
      3. 30.03.2012,
        16:02
        anti kpsi
        mantap...,buat apa ngasih pemain yg jelas2 ikut kompetisi haram di tanah air...wkwkwkwkwkwwkwkwkwkwkwkw kwkwk pak johar memang top markotop
      4. 30.03.2012,
        15:38
        su'eb
        sy'''dukung pssi kena sanksi oleh FIFA.biar dari kosong lagi''dari pd di pgang sm johar..dia itu kancung beo dan dongo...
      5. 30.03.2012,
        14:56
        Dak setuju
        Kalo pemain asing sampe dak biso main di ISL tentu kerugian besar klub ISL, jadi gara-gara Johar Sepakbola kito tambah kacau, Johar bukan memperbaiki tetapi menambah kehancuran atau menghancurkan yang hampir pulih
      6. 30.03.2012,
        14:06
        APS
        Logika sederhana aja, warga RT 03 masak minta surat pengantar bikin KTP ke Ketua RT 01. Maju terus!
      7. 30.03.2012,
        13:47
        tau
        merengek terus sama isl...
      8. 30.03.2012,
        13:42
        boman
        PSSI itu ga ada, cuma ada nama doang....yang ada persatuan balas dendam....'orang yang berduit' itu yang bikin kacau sepak bola kita...
      9. 30.03.2012,
        10:54
        arman
        Maju terus Pak Johar...biar mataliti dkk mengklaim diri sebagai PSSI tapi sejatinya mereka adalah KPSI... di Indonesia hanya ada satu PSSI pimpinan Prof. Johar Arifin...Maju terus semoga tahun berikutnya lebih baik lagi.
      10. 30.03.2012,
        10:21
        Bonek Shalom
        Di ajak rujuk tdk mau, katanya terlambat, tdk ada kata terlambat kalau benar ingin memajukan persepak bolaan nasional.

      此页面上的内容需要较新版本的 Adobe Flash Player。

      获取 Adobe Flash Player