Selasa, 29 Juli 2014 | 15:41:38
Home / Olahraga / Liga Inggris / Bukan Akhir Persaingan

Minggu, 08 April 2012 , 09:38:00

BERITA TERKAIT

LONDON - Suasana kontras terlihat di markas Manchester United dan Manchester City jelang laga di pekan ke-32 Premier League.  United yang unggul lima angka dari City, terlihat lebih rileks menyongsong laga melawan Queens Park Rangers (QPR) malam nanti (siaran langsung GlobalTV pukul 19.00 WIB). 

Kubu United lebih rileks, karena secara teknis mereka lebih unggul ketimbang QPR. Sebaliknya, ketegangan menyelimuti suasana latihan City.  Ini karena mereka harus melawat ke Emirates menghadapi Arsenal (siaran langsung MNCTV pukul 21.30 WIB).

Banyak yang menyebut kalau United mampu menaklukkan QPR, sementara City kalah dari Arsenal, maka gelar Premier League musim ini bakal menjadi milik Setan Merah-julukan United.  Sebab, kalau skenario terjadi, United akan unggul delapan angka dari City.

Namun, kubu City akan berusaha menggagalkan skenario itu.  Roberto Mancini selaku manajer City juga menegaskan bahwa hasil laga melawan Arsenal nanti malam bukan akhir dari persaingan.

"United saat ini memang di atas angin.  Tapi, segalanya masih bisa terjadi di sisa laga," papar Mancini kepada Mirror.

Mancini mengakui faktor kelelahan membuat performa City kedodoran. "Setelah tujuh bulan bisa saja beberapa pemain mengalami kelelahan, namun itu tidak hanya terjadi pada kami. Tim lainnya juga kelelahan," ujarnya kepada Goal.

Beruntung, saat timnya membutuhkan donasi tiga angka, beberapa pemain yang absen mulai kembali berlatih. Sergio Aguero, Juleon Lescott, dan Samir Nasri kemungkinan bisa tampil.

Striker Carlos Tevez juga bisa menjadi opsi. Striker asal Argentina itu sudah tiga kali diturunkan sebagai pengganti sejak comeback. "Tevez sudah lebih baik, tetapi saya tidak tahu apakah dia bisa bermain selama 90 menit," jelas mantan pelatih Inter Milan itu.

Tactician asal Italia itu menyadari, tujuh pertandingan sisa musim ini bisa menjadi penentu kelanjutan karirnya di City. "Saya mengetahui sepak bola dengan baik. Saya meninggalkan Inter Milan setelah memenangkan tujuh gelar dalam empat musim. Di sepak bola, hal itu bisa terjadi," terang Mancio, sapaan Mancini.

Arsenal memang punya potensi menjadi batu sandungan.  Sebab, dari sisi materi pemain, Arsenal tak kalah gemerlap dari Vity. Arsene Wenger selaku manajer juga bisa menurunkan skuad terbaiknya.

Wenger sendiri, punya kiat tersendiri untuk meruntuhkan moril penggawa City. Di mana, dia menyebut Mancini dan pasukannya sulit menggeser posisi United."Saya percaya, musim ini gelar kembali milik United. Itu terjadi karena mereka punya pengalaman yang lebih baik," kata Wenger, seperti dikutip The Sun. (ham/bas)

Bursa Asianhandicap:
Man. United v QPR    0 : 2   
Arsenal v Man. City    0 : 1/4
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar