Sabtu, 01 November 2014 | 05:14:09
Home / Internasional / Eropa / Charger Ponsel Disangka Bom, Pesawat Terpaksa Mendarat

Selasa, 17 April 2012 , 11:22:00

BERITA TERKAIT

DUBLIN - Gembong teroris nomor 1 dunia, Osama bin Laden memang sudah tewas lebih dari setahun lalu. Tapi ketakutan Amerika Serikat dan negara barat lainnya akan penyebaran aksi teror dari pengikut Osama tak pernah berkurang.

Phobia teroris yang dialami awak pesawat Boeing 767 asal Istanbul, Turki ini adalah contoh nyata. Hanya karena mendapat laporan ada barang "menyerupai bom" terpasang di salah satu toilet tanpa memeriksa benar tidaknya itu bom, pilot memutuskan mendarat darurat di Bandara Dublin, Irlandia.

Tak tahunya setelah diperiksa petugas bandara, benda tersebut hanyalah ponsel yang sedang di-charge. Ponsel agak tak terlihat karena terlilit kabel charger. Sementara ujung kabel dicolokkan pada stop kontak listrik yang ada di dalam toilet pesawat.

Namun seperti dikutip dari situs Gizmodo, Selasa (17/4), belum diketahui jenis ponsel yang memicu awak pesawat berikut 208 penumpang menjadi ketakutan. Bisa jadi karena takut diperkarakan pihak berwajib, pemilik ponsel lebih memilih diam dan merelakan ponselnya diambil petugas keamanan.

Pilot ekstra hati-hati dan memilih mendarat darurat karena tujuan akhir pesawat adalah Amerika Serikat. Negara musuh besar Osama. Paskapemboman gedung kembar WTC, pihak berwenang Amerika sangat selektif mengijinkan pesawat masuk ke teritorialnya jika dicurigai membawa benda mencurigakan, apalagi orang-orang yang dicurigai teroris. (pra/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar