Jumat, 31 Oktober 2014 | 14:44:44
Home / Politik / Legislatif / Marzuki Minta Rakyat Memahami Pembatasan Penggunaan BBM

Senin, 23 April 2012 , 22:34:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA – Ketua DPR Marzuki Alie menegaskan, pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan di atas 1500 cc harus dilakukan oleh pemerintah. Langkah itu menurutnya, untuk mengurangi tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).        
 
“Maka meskipun pahit langkah untuk membatasi penggunaan BBM untuk kendaraan diatas 1500 cc atau yang boros penggunaan bahan bakar harus dibatasi,” kata Marzuki, dihubungi wartawan, Senin (23/4).
         
Ia mengaku paham bahwa apapun langkah yang ditempuh pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM, akan memunculkan kontroversi. Kendati demikian, ia mengajak masyarakat hendaknya juga memahami jika langkah pemerintah memiliki tujuan yang penting. “Yakni, bagaimana mengamankan APBN dari tekanan subsidi BBM,” ujarnya.
         
Diakuinya, sudah banyak solusi yang diberikan oleh para ahli. Dan tentunya, kata dia, pemerintah juga sudah mendengarkan hal itu.   “Tapi saat ini hal itu tidak bisa cepat dilakukan sementara tekanan terhadap APBN semakin berat setiap harinya,” katanya.

Diakui Marzuki, kondisi saat ini dimana pemilik kendaraan dengan kapasitas mesin diatas 1500 cc, belum tentu orang kaya dan mampu. Menurutnya, banyak pemilik kendaraan yang relatif tua dengan kapasitas mesin yang besar bukanlan orang kaya. Sehingga terkesan menjadi tidak adil.

Misalnya, dicontohkan dia, jika dibandingkan dengan pemilik kendaraan baru dengan harga yang jauh di atas mobil tua yang dimiliki oleh orang yang lebih mampu namun tetap bisa menggunakan kendaraan bersubsidi. “Yah memang terkesan tidak adil,” tegasnya.

Tapi Marzuki berharap kebijakan ini bisa ikut mendorong para pemilik kendaraan dengan kapasitas mesin besar untuk mengalihkan ke Bahan Bakar Gas (BBG).  Sehingga kebijakan menurunkan subsidi BBM bisa didukung oleh masyarakat.

“Toh BBG jauh lebih murah. Saya yakin juga akan ada langkah konkriet pemerintah kedepannya untuk mengurangi subsidi BBM dengan membangun SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Baka Gas) dan kendaraan umum,” pungkas Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, itu. (boy/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar