Jumat, 18 April 2014 | 18:48:38
Home / Bisnis / MASA Agresif Panetrasi Pasar

Rabu, 25 April 2012 , 10:26:00

RELATED NEWS

JAKARTA - Emiten ban PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) semakin agresifmelakukan panetrasi pasar. Itu setelah tahun ini manajemen mengantongi kepercayaan lima produsen otomotif terkemuka. Karenanya, perseroan terus menggenjot penjualan ke pihak pabrikan atau original equipment manufacture (OEM). ”Kami bakal memasok ban 20 ribu unit hingga penghujung tahun unit ke Proton,” kata Uthan A Sadikin, Direktur Sales dan Marketing Multistrada, di Jakarta.

Pasokan ban ke pabrikan mobil negeri Jiran Malaysia itu dilakukan secara bertahap. Tahap awal dengan volume 5000 unit. Berdasar kesepakatan produk andalan perseroan yang bakal dipasok adalah, Achilles. Selain itu, Achilles juga dipastikan bakal menjadi pemasokuntuk produsen mobil lainnya. Antara lain menyuplai ban untuk Honda, Daihatsu, Nissan, dan Suzuki.Sebelumnya, perseroan sudah menjadi penyuplai ban ke tiga pabrikan masing-masing Mitsubishi, Hino, dan Hyundai. Mayoritas ban diperuntukkan untuk mobil-mobil seri terbaru terutama city car. Meski begitu, manajemen tidak mau menyebut volume ban yang akandidistribusikan ke produsen otomotif lainnya.

”Itu tergantung jumlah mobil seri terbaru masing-masing pabrikan,” imbuh Uthan. Manajemen optimistis pangsa pasar perseroan bakal kuat menyusul penjualan pasar OEM. Meski harus diakui tahun ini nilai penjualan kepabrikan relatif kecil dibanding ekspor. Tetapi, dalam jangka panjang bakal menopang kekuatan merek-merek perseroan secara keseluruhan. ”Pasar OEM baru 5 persen dari total penjualan. Tapi potensinya luar biasa,” tukasnya.

Sejauh ini manajemen mengandalkan pasar ekspor sebesar 75 persen dari total produksi dan sisanya ditopang pasar domestik. Dan, sepanjang tahun ini perseroan berambisi menambah negara tujuan ekspor ban mobil menjadi 100 negara dari sebelumnya 75 negara. Negara-negara emerging market menjadi bidikan karena relatif tahan terhadap krisis globalseperti Afrika, Timur Tengah (Timteng), Asia Tenggara dan Amerika Selatan.

Untuk Asia Tengah, perseroan bakal membangun pabrik di Kazakhtan senilai USD 300 juta dengan menggandeng BUMN setempat, Samruk Kyzina Invest. Pabrik berkapasitas 7 juta ban per tahun itu bakal beroperasi 4 tahun mendatang. Pemilihan Kazakhtan karena sesuai dengan koridor pemasaran ke kawasan negara-negara bekas pecahan Uni Soviet.

Sepanjang 2011, perseoan mencatat penjualan sebesar Rp 2,86 triliun dengan laba bersih Rp 142,74 miliar. Berkaca dari raihan itu, tahun ini perseroan mematok penjualan Rp 3,72 triliun atau tumbuh sebesar 30 persen. Hanya, perseroan enggan menyebut target laba bersih tahun ini.Produksi ban perseroan saat ini mencapai 28.500 ban mobil per hari dan 16 ribu ban motor per hari. (far)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar