Jumat, 31 Oktober 2014 | 17:42:21
Home / Politik / Pilkada / Wajah Hendardji-Riza Dilukis Siluet

Jumat, 27 April 2012 , 01:11:00

BERITA TERKAIT

DI tengah kesibukannya keliling Jakarta memantau verifikasi faktual, calon gubernur independen Hendardji Soepandji dan wakilnya, Ahmad Riza Patria, menyambangi para pelukis yang berada di depan Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta Pusat.

Didampingi pengurus Paski (Persatuan Artis Seniman dan Komedian Indonesia), Hendardji-Riza berkeliling melihat-lihat galeri lukisan yang dipajang di pinggir jalan raya Pasar Baru itu.

Bang Adji menyapa satu demi satu para perupa dan bertanya soal penghidupan mereka dari hasil jual lukisan selama ini. “Ya satu hari dapat lima puluh ribu sudah syukur, tapi kalau pameran lumayan,” ujar salah satu pekerja seni kepada Bang Adji, Kamis (26/4).
 
Sementara itu, Joko, seorang pekerja seni asal Lawiyan Solo, mengungkapkan, harga sebuah lukisan bisa berkisar Rp 200 ribu hingga puluhan juta rupiah. “Kalau saya biasanya menyesuaikan budget pembelinya,” tandas Joko.

Usai berkeliling, Hendardji dan Riza diberi kesempatan untuk diabadikan wajahnya dalam guratan cat minyak di atas kanvas oleh empat pelukis. Para seniman ini melukis wajah Hendardji dan Riza dalam jenis lukisan yang berbeda-beda. Rupa natural, siluet dan karikatur. Dalam karikatur digambarkan sosok Hendardji yang sedang memegang sapu lidi membersihkan Jakarta dari tikus-tikus.
 
Seorang pelukis mengatakan, ia sengaja menggunakan warna merah sebagai latarbelakang lukisan karikaturnya, untuk menggambarkan sosok Hendardji yang berani. “Merah itu artinya berani,” ujarnya sambil menunjukkan karya yang dimaksud. Dalam karikatur juga dituliskan kalimat “say no to money politik” yang berarti sikap Hendardji yang tegas menolak politik uang termasuk pencalonannya yang independen bebas dari mahar dan mahar partai politik.

Dalam kesempatan itu pasangan calon independen, Hendardji-Riza juga memberikan bantuan berupa puluhan kanvas dan cat minyak yang dibagikan secara cuma-cuma kepada para pelukis. Mereka mengaku senang dan berterima kasih karena selama ini belum ada calon gubernur yang mengunjungi mereka selain Hendardji dan Riza. Usai melukis Hendardji-Riza dan para seniman makan bareng nasi padang di pinggir jalan sambil mengobrol soal nasib seniman di Ibu Kota yang tidak dapat perhatian Pemprov DKI. (dai)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar