Kamis, 30 Oktober 2014 | 20:45:31
Home / Olahraga / Liga Indonesia / Umuh Ancam Polisikan Ketua Viking

Rabu, 09 Mei 2012 , 09:16:00

BERITA TERKAIT

BANDUNG–Belum usai permasalahan Umuh Muchtar dengan segelintir bobotoh. Kini, mantan Manajer Persib Bandung yang saat ini menjabat sebagai Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) berencana melaporkan tindakan Ketua Viking Persib Club, Heru Joko ke Polrestabes Bandung atas tuduhan pencemaran nama baik.

Umuh menegaskan, segera melaporkan atas tuduhan dan hujatan yang ditujukkan kepadanya saat aksi demo di Stadion Siliwangi Bandung beberapa waktu lalu. “Ya, saya resmi akan melaporkan ke Polrestabes Bandung mengenai hujatan-hujatan yang dipimpin oleh Heru Joko. Saat itu pasukan Heru juga jelas menghujat kepada pribadi saya dan saya akan buktikan nanti di pengadilan,” ujar Umuh di Graha Persib, Jalan Sulanjana Bandung, kemarin (8/5).

Bahkan, Umuh mengaku, siap membeberkan bukti-bukti terkait tindakan yang dituduhkan oleh oknum bobotoh kepada Polrestabes Bandung. “Akan saya usahakan paling lambat besok (hari ini, Red) saya ke Polrestabes melaporkan hal ini disertai bukti yang ada,” tegasnya.

Disinggung terkait tindakan yang tidak mengenakannya itu, pria yang akrab disapa Pak Haji itu mengatakan, tuduhan tersebut lebih kepada kebijakan penentuan pemain dan pelatih Persib. Serta, hujatan dengan menggunakan kata-kata kasar yang dirasa sangat menyinggung perasaannya.

“Sebenarnya salah saya apa? Saya dikatakan maling, tolong sebutkan maling apa. Kalau saya dikatakan bertanggung jawab masalah apa? Jika soal perekrutan pemain dan pelatih itu jelas tanggung jawab semua pengurus. Sebelumnya saya memang masih sabar dan diam tapi sekarang saya tidak mau tahu lagi,” lanjutnya.

Umuh memandang, apa yang dilakukan Heru terhadap dirinya lebih condong pada buntut dari perseteruan dirinya secara pribadi dengan Heru. Umuh tidak terima ketika mendengar informasi dari orang-orang kepercayaannya jika dirinya dianggap telah mengambil untung dari kontrak pemain. “Ini masalah pribadi, dia hanya memanfaatkan kesempatan dan kondisi saja. Kalau mau jangan bawa-bawa Persib, cukup pribadi saya,” tutur Umuh dengan nada suara tinggi.

Bukti terkuat yang mendorong Umuh untuk memperkarakan Heru adalah saat Heru memimpin aksi demo di Stadion Siliwangi, beberapa waktu lalu. Saat itu kata Umuh, Heru menghujat dan melontarkan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar.

Tak hanya itu, sebelumnya, sejumlah aksi coret-coret di dinding yang tampak menghiasi tembok-tembok di jalan protokol Bandung yang menghujat dirinya serta penempelan poster yang berbau propaganda juga dituduhkan Umuh sebagai kerjaan jahat oleh Heru yang dilakukan secara terorganisir. Sayangnya, Umuh enggan membeberkan persoalan apa gerangan yang memicu konflik antara dirinya dengan Heru itu.

“Pokoknya apa yang dia lakukan tidak seharusnya membawa nama Persib. Ini murni masalah pribadi, saya akan beberkan semuanya. Siapa yang sebenarnya murni cinta Persib dan siapa yang pura-pura cinta Persib, padahal hanya sekadar ingin meraup keuntungan pribadi di Persib,” gertak Umuh.

Sementara itu, komisaris PT PBB Kuswara S Taryono menambahkan, tindakan bobotoh yang telah menghujat mantan Manajer Persib ini, dinilai telah melanggar hukum. Ia menyebutkan, tindakan tersebut telah masuk kepada masalah pencemaran nama baik seseorang.

“Ya, kalau di tinjau lagi memang tindakan tersebut sudah melanggar hukum dengan kasus pencemaran nama baik. Kita bukannya antikritik, tetapi kalau mau menyampaikan pendapat ataupun aspirasi harus dengan cara-cara yang elegan,” singkatnya.

Sementara itu, Ketua Viking, Heru Joko, menegaskan tak ingin banyak berkomentar dan tidak akan bertindak reaktif atas rencana Umuh melaporkan dirinya ke kepolisian. Mengenai anggapan Heru oleh Umuh disebut sebagai aktor utama di balik upaya-upaya pencemaran nama baik dirinya.

“Saya akan salah kalau ngomong dan akan salah juga kalau tidak ngomong. Makanya, saya serba salah. Sudah saja jangan bawa-bawa nama saya ke media. Jadi lebih baik saya tidak menyampaikan komentar mengenai rencana Pak Umuh Muchtar melaporkan saya ke Kepolisian. Sebab saya juga tidak mau bersikap reaktif,” timpal Heru.

Saat ditanya tudingan Umuh bahwa dia adalah sosok di balik sejumlah aksi yang mendesak Umuh mundur dari kursi Manajer Persib, Heru hanya menjawab singkat, “Kaget,” katanya, sambil kebingungan dengan tuduhan tersebut.

Oleh sebab itu, Heru tak banyak komentar ketika Umuh berkoar akan melaporkan mempolisikan Ketua Viking tersebut. “Pokoknya lihat saja nanti, saya tak ingin banyak komentar takut salah lah,” cetusnya. (asp/abi)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar