Jumat, 18 April 2014 | 07:16:31
Home / Ekonomi / Perusahaan Patungan, Bidik Proyek MRT

Jumat, 11 Mei 2012 , 05:32:00

RELATED NEWS

JAKARTA – PT Wijaya Karya Beton membentuk perusahaan patungan (joint venture) bersama PT Komponindo Betonjaya (Kobe). Wijaya Karya Beton merupakan anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (Wika), sementara Kobe adalah anak usaha PS Mitsubishi Constructions Co Ltd yang berpusat di Tokyo.

Perusahaan joint venture ini bernama PT Wijaya Karya Komponen Beton atau Wika Kobe. Penyertaan saham Wika Beton di perusahaan patungan ini sebesar 51 persen, sedangkan Kobe sebanyak 49 persen.

Perusahaan patungan didirikan untuk membangun pabrik beton pracetak. Pabrik ini akan dibangun di kawasan Karawang Timur, Jawa Barat, yang berada tepat di samping unit pabrik Wika Beton seluas 3,3 hektare. ”Investasi pembangunan pabrik itu sebesar Rp 100 miliar-Rp 150 miliar,” kata Direktur Utama Wijaya Karya Beto, A Budiono di Jakarta, Kamis (10/5).

Pembangunan pabrik berkapasitas produksi 120.000 ton per tahun ini akan berlangsung dalam waktu enam bulan. Pembangunan akan dimulai pada pertengahan 2012 dan diperkirakan rampung di akhir tahun ini.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Wijaya Karya Tonny Warsono dalam penandatanganan perjanjian di kantornya mengatakan, pembentukan perusahaan patungan itu akan menghasilkan produk yang diperuntukkan bagi proyek-proyek infrastruktur di Indonesia.

”Sasarannya adalah proyek yang didanai Japan Bank for International Cooperation (JBIC). Utamanya adalah Mass Rapid Transit atau MRT di Jakarta,” kata Tonny. Namun perusahaan joint venture ini tidak akan mengikuti proses tender langsung. Pasalnya, Wika Kobe hanya akan menyediakan produk yang dibutuhkan oleh para perusahaan konstruksi yang menang tender. (dri)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar