Kamis, 28 Agustus 2014 | 14:23:53
Home / Olahraga / Liga Indonesia / Semangat Bangkit Dua Arema

Sabtu, 12 Mei 2012 , 09:27:00

BERITA TERKAIT

MALANG - Dua tim Arema hari ini (12/5) bakal bertarung di ajang berbeda. Arema yang dibesut Dejan Antonic akan menantang PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassae dalam kompetisi Indonesian Premier League (IPL), sedangkan Arema yang ditangani Suharno akan menjamu Persisam di Stadion Kanjuruhan, Kab. Malang, dalam Indonesia Super League (ISL) malam nanti.

Bagi dua tim Singo Edan tersebut, pertandingan sore dan malam nanti sangat penting untuk mendongkrak posisinya yang terpuruk. Baik Arema IPL maupun ISL, posisinya di klasemen sementara kurang menggembirakan. Arema IPL berkutat di peringkat delapan dari 12 tim, sedangkan Arema ISL berada di posisi juru kunci.

Karena itu Arema IPL meski bertanding di luar kandang, mereka tetap berharap bisa memetik poin. Apalagi mereka punya modal bagus, baru saja memastikan lolos ke babak 16 besar Piala AFC.

Pelatih Arema IPL Dejan Antonic menyadari, tak mudah bagi timnya untuk menaklukkan PSM di depan publiknya. Sepanjang delapan laga kandangnya, PSM hanya dua kali gagal meraih poin penuh, yakni ketika ditahan imbang 1-1 Semen Padang (15/1) dan ditahan imbang 1-1 Persija IPL (18/12/11). Sementara enam laga sisanya, selalu dimenangkan tim berjuluk Juku Eja itu.

Selain itu, Dejan mengatakan, PSM yang sekarang berbeda dengan PSM yang mereka bantai 4-0 di Stadion Gajayana, 17 Maret lalu. "Mereka (PSM) baru mendatangkan pemain-pemain baru. Tim ini berbeda dibanding putaran pertama," ujar dia. "Mereka sekarang punya Syamsul Chaeruddin, pemain yang saya sukai," sambung pelatih berkebangsaan Serbia itu, kemarin (11/5).

Soal absennya Roman Chmelo dan Legimin Raharjo akibat akumulasi kartu, serta Gunawan Dwi Cahyo-Marko Krasic yang masih cedera, Dejan menganggap itu bukan halangan bagi timnya untuk tidak bisa tampil maksimal. "Kita sudah siapkan pengganti. Kita maksimalkan yang ada," ujar dia.

Semangat hampir sama juga terasa di kubu Arema ISL. Kehadiran pelatih Suharno telah membawa optimisme baru untuk segera mentas dari zona degradasi. Menjamu Persisam, malam nanti mereka mematok target menang.  

Suharno menyadari, betapa besar ekspektasi yang dialamatkan dirinya. Sebagai pelatih, harapan agar Arema ISL meraih prestasi lebih baik, kini berada di pundaknya. Namun, ia berusaha meredam ekspektasi tersebut dengan meminta anak asuhnya maksimal meraih kemenangan. "Jangan bilang soal debut. Jangan ke saya. Ini pertandingan tidak mudah yang harus kita menangkan," ujar pelatih yang sukses membawa Persiwa sebagai runner up ISL musim 2008/2009.

Suharno paham betul bahwa Persisam memiliki materi pemain yang mentereng. Di belakang, Persisam memiliki tembok besar pada diri Pierre Njanka. Di tengah, mereka memiliki pemain yang dikenal dengan kecepatannya, Eka Ramdhani. Yang tak kalah garang adalah lini depan Persisam, di mana di sana bercokol nama Christian "El Loco" Gonzales.

Memang, pada laga kali ini, Persisam tidak akan memainkan Ronald Fagundez yang harus beristirahat hingga akhir musim akibat cedera. Selain itu, tiga penggawa, yakni kiper Agung Prasetyo, Srdjan Lopicic dan Isdiantono juga tidak bisa diturunkan karena harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Terkait absennya empat pemain Persisam itu, Suharno tidak melihat itu sebagai sesuatu yang bakal menguntungkan timnya.

"Kalau absen, penggantinya juga tidak jelek," tegas mantan pelatih Persiwa ini. Apalagi, Arema ISL juga kemungkinan besar bakal tampil tanpa Alain N"Kong yang masih menjalani pemulihan cedera engkelnya.

Meski menyadari bahwa betapa berat peluang timnya untuk menang atas tim sekelas Persisam, Suharno yakin Herman Dzumafo dkk bisa lepas dari tekanan. "Anak-anak saya tekankan untuk menjaga dengan baik kondisi yang ada," ujar.  "Intinya, Arema harus berusaha mememenangkan pertandingan. Itu perlu kerja keras," sambungnya.

Terpisah, pelatih Persisam, Misha Radovic mengatakan, pada pertandingan nanti, tim Arema ISL pasti akan berada dalam tekanan yang besar, sekalipun berstatus sebagai tuan rumah. "Arema harus menang besok, mereka dapat tekanan besar," ujar pelatih berkebangsaan Serbia itu. (muf/abm/jpnn/ko)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar