Saksi Sebut Afriyani Tak Tolong Korban

Saksi Sebut Afriyani Tak Tolong Korban
Saksi Sebut Afriyani Tak Tolong Korban
JAKARTA - Supir Xenia maut Afriyani Susanti tak berkutik. Dia hanya bisa diam saat tiga orang saksi memberikan keterangan atas kasus kecelakaan yang menewaskan sembilan orang tersebut di PN Jakarta Pusat kemarin. Selama persidangan, dia hanya bisa menunduk dan tidak membantah sedikitpun keterangan saksi.

   

Ketiga saksi tersebut adalah pejalan kaki Julandri Ali, 16, dan dua petugas keamanan Dirjen Pajak yaitu Abdul Rohim, 40, dan Furqon, 35. Ketiganya kompak menyebut Afriyani tidak berusaha menghentikan kendaraan begitu moncong Xenia hitam yang dikendarainya menabrak. "Baru berhenti pas PAM (Hydrant)," ujar Zulhendri.

Pemuda yang akrab disapa Zul itu tidak akan melupakan peristiwa nahas tersebut. Maklum, lima orang temannya yakni Firmansyah, Akbar, Muhammad Huzaifah, Buhari dan Endra ditabrak sendiri. Akibatnya, empat orang temannya kecuali Endra harus meregang nyawa di Halte Tugu Tani Jalan Ridwa Rais bersama lima orang lainnya.

Dia juga masih ingat kalau saat kejadian terjadi tidak ada bunyi klakson. Itulah kenapa, kerumunan pejalan kaki pada Minggu siang Februari lalu itu tidak bisa mengelak saat Xenia maut itu nyelonong keatas trotoar. "Kalau dihitung, setahu saya ada 13 pejalan kaki yang tertabrak," imbuhnya.

JAKARTA - Supir Xenia maut Afriyani Susanti tak berkutik. Dia hanya bisa diam saat tiga orang saksi memberikan keterangan atas kasus kecelakaan yang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News