Sabtu, 20 Desember 2014 | 03:17:12
Home / Jabodetabek / Napi Lapas Cipinang Ngamuk Aniaya Sipir

Jumat, 15 Juni 2012 , 04:32:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA -Para narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Cipinang, Jakarta Timur kemarin sore mengamuk. Mereka menyerang para sipir diduga gara-gara ketatnya pemeriksaan barang kiriman yang masuk.

Akibat insiden tersebut sedikitnya empat orang sipir Lapas Cipinang babak belur. Mereka adalah Sungkono Bayu Aji, Herman, Subandriyono, dan Prasuta. Para sipir lalu melaporkan pengeroyokan itu ke Mapolsektro Jatienegara.

Saat ditemui wartawan di Mapolsektro Jatinegara, Bayu mengungkapkan, keributan bermula saat petugas memeriksa paket kardus berisi obat herbal, satu kantong plastik, dan dua amplop warna cokelat. Paket itu dibawa seorang kurir yang dialamatkan kepada La Ode Afid alias Adit al Hafiz, narapidana kasus terorisme yang terlibat pelatihan kamp militer di Gunung Jalin Jantho, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) 2010 lalu.

Diduga tidak terima dengan pemeriksaan paket yang dilakukan sipir, La Ode, terpidana delapan tahun penjara atas kasus terorisme itu berang. Semula terjadi perdebatan antara petugas sipir yang memeriksa paket dan La Ode. Dari perdebatan mulut berlanjut ke baku hantam. "Rekan saya memeriksa paket itu, tapi La Ode malah mencaci maki kami," kata Bayu di Mapolsektro Jatinegara.

Keributan tersebut terjadi di ruang besuk Lapas Cipinang. Kala itu Bayu Aji mencoba melerai. Percekcokan La Ode dengan petugas sipir itu memancing kedatangan napi yang lain. Sialnya saat Bayu mendekat, La Ode memukul dirinya di bagian kening. Bayu mengaku mencoba mundur untuk menyelamatkan diri.

Namun dia tertahan oleh sejumlah napi lain yang lalu  mengeroyoknya. Karena melihat Bayu dikeroyok, sejumlah sipir lainnya Herman, Subandriyono, dan Prasuta membantu. Para petugas balik menyerang para tahanan untuk melepaskan Bayu.

Adu pukul antarakelompok sipir dan narapidana semakin memanas. Hingga akhirnya, kericuhan berhenti saat puluhan sipir lain berdatangan. Atas serangan para napi, Bayu terluka memar di bagian kepala dan kening. "Saya hanya menangkis pukulan dan tendangan. Saya tidak bisa menghindari pukulan mereka," kata Bayu. Korban lainnya, Subandriyono, 31, menuturkan sebelum kejadian La Ode sempat berteriak kepada para sipir agar tidak memeriksa barang kirimannya.
 
Padahal menurutnya, setiap barang yang masuk ke Lapas prosedurnya memang harus diperiksa secara ketat. "Woi lu petugas, gue gak takut sama lu. Sini lu kalo berani," kata Subandriyono menirukan teriakan La Ode.

Teriakan pelaku itulah yang memicu keributan. "Saya juga luka di bagian tangan dan kepala. Kami datang untuk melerai keributan tapi malah ikut kena pukul," katanya di Mapolsektro Jatinegara. Menurutnya, La Ode adalah anggota teroris Aceh yang tertangkap di Jakarta pada pertengahan 2010 lalu.

Para korban pengeroyokan setelah diperiksa polisi juga  menjalani visum sebagai alat bukti tindak kekerasan para napi. Kapolsektro Jatinegara, Komisaris Dewoto, mengatakan pihaknya masih mendalami atas laporan tindak kekerasan para napi itu.
 
Sementara Kepala LP Cipinang Endang Sudirman saat dikonfirmasi mengakui ada peristiwa keributan dan adu pukul antara sipir dan tahanan kasus terorisme di dalam Lapas Cipinang. Namun Endang enggan menjelaskan insiden itu lebih lanjut.
 
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum dan HAM DKI Jakarta, Irsyad Bustaman mengatakan pihaknya langsung menginvestigasi kasus tersebut. "Kami akan menindak pelaku penyerangan sesuai hukum pidana," kata Irsyad.

Untuk memastikan apakah pelaku pemukulan para sipir adalah tahanan terorisme, Irsyad akan mengecek ulang . "Kami harus hati-hati menyatakan keterangan ini sebab jika salah akan terjadi gejolak. Saya minta sabar, karena saya akan cek ulang lagi ke lapangan," tandasnya. (dni)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 22.01.2013,
          15:53
          kholid.fernando
          memang para sipir2 manusia yg menyerupai binatang
        2. 17.06.2012,
          07:48
          anshor
          Berita sekuler emang busuk.
        3. 16.06.2012,
          14:57
          eko
          itu sipir cari aja data n rumahnya, emang kita para ikhwan diam aja....
          yg dekat dg cipinang cari aja infonya
        4. 15.06.2012,
          22:35
          zarqowi
          KRONOLOGIS PEMUKULAN IKHWAN
          YANG DITAHAN DI SIJN OLEH SIPIR DI
          LAPAS CIPINANG : Ka Lapas dan Ka KPLP Cipinang, Harus
          bertanggung jawab…â€& brvbar;…...!!!! Awalx ada ikhwan yg mau besuk anwar tp
          tdk bs krn wkt besukn sdh habis n disepakati
          boleh barang bawaanx sj yg masuk, namun
          pd saat bersamaan ada tamu keluarga
          tahanan kpk datang n bs masuk shg
          menimbulkn kesenjangan n yg membuat semakin keruh mereka minta uang dgn
          istilah jelas gak n keluar kata2 kotor
          menghina ikhwan2... Berukut adalah penuturan dari ikhwan2
          yang dipukuli berame-rame oleh petugas
          lapas Cipinang : Keterangan Anwar:
          Saya dan hadid pergi ke ruang kunjungan,
          ketika saya dan Hadid sampai di pintu portir,
          saya ditanya sipir “jelas ga ni”, lalu saya
          bertanya “jelas apanya pa” habis itu saya
          bertanya saya kan dari blok khusus”, lalu petugas berkat “emang ada apa dengan
          blok khusus?” lalu tak lama kemudian
          ikhwan yang besuk itu masuk dan barang-
          barangnya diperiksa. Setelah itu barang-
          barang diperbolehkan masuk di depan
          pintu portir, ketika barang saya terima, ikhwan ini memberikan seboah amplop, lalu
          oleh sipir tersebut diperiksa lagi, terus teman
          saya yang bernama Hadid mengatakan
          kepada petugas: “sudah diperiksa, kenapa
          ko diperiksa lagi?”, petugasnya
          mengatakan “Cuma diperiksa ko”, tapi ada salah satu petugas lain mengatakan “Setan
          lu!”, terus Hadid menimpali “kamu yang
          setn”, petugas yang mengatakan itu
          langsung membuka pintu dan memukuli
          HaDID, kemudian menolonng Hadid, tapi
          sama petugas lain saya malah dikeroyok (dipukuli rame-rame)... demikian
          keteranngan awal kejadian yang bisa saya
          ceritakan. Keterangan Hadid (La Ode):
          saya menemani Anwar ke portir (pintu
          masuk ke besukan) setelah saya dan anwar
          sampai, kami melihat ikhwan yang mau
          besuk anwar diperiksa oleh petugas,
          serelah ikhwan itu selesai diperiksa dia disuruh masuk untuk menemui anwar,
          setelah itu ikhwan tsb pun bertemu dengan
          anwar dan menyerahkan barang bawaan
          dan amplop, keudian sama petugas amplop
          itu diperiksa, ternyata isinya Cuma nota
          belanjaan, keudian saya datang dan mengatakan kepada petugas “itu cuman
          amplop, kenapa ko dipersulit, kan sudah
          diperiksa juga” terus petugas itu
          mengatakan “ini Cuma periksa aja ko” terus
          saya mengatakan lagi “itu Cuma amplop,
          jangan dipersulit, kan sudah jelas isinya” kemudian amplop diberikan kepada anwar,
          setelah itu ketika kami akan kembali ke blok
          khusus petugas itu mengatakan kepada
          saya “setn loe”, mendengar itu saya balik
          menimpali petugas itu dengan mengatakan
          “setn loe!” kemudian dua petugas itu keluar dari pintu, sejurus kemudian satu
          petugas memegangi saya dan yang
          satunya memukuli saya... lalu petugas yang
          lain datang kemudian beramai-ramai
          mengeroyok kami berdua... saya dalam
          kondisi tidak berdaya dipukuli habis-habisan oleh petugas. Dala keadaan seperti itu saya
          teriak kepada anwar untuk memanggil
          teman-teman, setelah beberapa lama
          mereka memukuli saya, kemudian saya
          dilepas dan digiring ke ruang registrasi.
          Setelah samapi, ada ikhwan lain yang menemui saya dan mengatakan “ada apa
          ini?”, keudian saya jawab “saya gamau
          diperiksa” kemudian saya dan teman saya
          itu mau kembali ke blok, tapi setelah
          diperjalanan ketemu sama ikhwan2,
          kemudian mereka menanyakan “ada apa ?”, saya mengatakan “saya dikeroyok
          sama petugas”, ikhwan2 mengatakan
          “petugas yang mana yang mengeroyok
          kamu”, kemudian tiba2 petugas yang
          memukuli saya itu lewat dan saya
          menunjukan kepada ikhwan2 bahwa dia orangnya. Kemudian ikhwan2 endatangi
          petugas itu dan terjadilah perkelahian
          antara ikhwan2 dangan para petugas... Ini
          adalah keterangan yang bisa saya berikan
          saat awal kejadian. Keteragan dari ikhwan yang besuk Anwar:
          Saya datang ke cipinang untuk mebesuk
          anwar, setelah tiba di sana loket sudah
          tutup, terus saya mendatangi dan bertanya
          ke petugas pintu gerbang pertama “apa
          besukan sudah tutup?”, terus petugas itu mengatakan dengan nada tinggi “loketnya
          sudah tutup kan...?”, terus saya bertemu
          kpd petugas lain dan bertanya “bisa kah
          saya berteu dengan napi teroris dari blok
          khusus?” kemudian petugas itu
          mengatakan “emang mau ngapain”, dan saya mengatakan “mau mengantarkan
          madu dan baju”, kemudian pertugas lain
          datang dan membuka pintu, kemudian
          saya diperiksa dan saya melihat pada saat
          itu ada beberapa pengunjung lain ko bisa
          masuk... kenapa ko saya engga bisa... terus setelah diperiksa saya akhirnya bisa ketemu
          sama anwar di belakang pintu, selanjutnya
          saya menyerahkan baju dan madu kepada
          anwar, dan juga menyerahkan amplop
          kepada anwar, kemudian petugas
          mengatakan “apa itu” kemudian saya menjawab “surat” terus diminta sama
          petugasnya, kemudian saya disuruh
          keruang pemeriksaan lagi, keudian saya
          menemui anwar lagi, terus temannya
          Anwar mengatakan “tadi sudah di periksa,
          ko kenapa diperiksa lagi?” keudian petugas itu mengatakan “dasar teroris rese...aning!”
          kemud ian, saya melihat banyak petugas
          membuka pintu dan memukuli temannya
          anwar, kemudian saya sama petugas
          disuruh keluar... terus saya disuruh
          pulang......kemudian terjadi tawuran.....malamx jam 9 pejabat2 lp
          datang ke blok berdialog n minta maaf,
          ikhwan2 mengajukan beberpa tuntutan yg
          mereka katax tampung. Setelah dialog kami
          mengangap selesai masalh, tp ternyata
          mereka mencederai dialog semalm dgn memuat dlm media kronologis versi mereka. From mobile
        5. 15.06.2012,
          18:52
          Essabar
          http://www.voa-islam.com/news/ indonesiana/2012/06/15/19523/k ronologis-penganiayaan-sipir-l p-cipinang-terhadap-napi-idad- aceh/
        6. 15.06.2012,
          13:46
          saga
          betapa busuk memang media sekuler

          http://www.voa-islam. com/news/indonesiana/2012/06/1 5/19523/kronologis-penganiayaa n-sipir-lp-cipinang-terhadap-
        7. 15.06.2012,
          11:44
          nana
          berita nya koq dipelintir gini sih? ada jg petugas duluan yg mgeluarkan kata2 kotor dan petugas juga yg duluan memukul..
        8. 15.06.2012,
          07:24
          Joko
          Beritanya bohong, diputar balik. Justru petugas lp yg pertama maki2 & memukuli napi teroris. Dasar petugas bajingan, penipu, pengecut. From mobile
        9. 15.06.2012,
          06:45
          saga
          haalah media sekuler hoax

          KRONOLOGIS PEMUKULAN IKHWAN YANG DITAHAN DI SIJN OLEH SIPIR DI LAPAS CIPINANG :

          Ka Lapas dan Ka KPLP Cipinang, Harus
        10. 15.06.2012,
          06:43
          jaisy
          Allahu Akbar..
          lanjutkan..
          bukankah kalian tertawan memang karena permusuhan ini..
          permusuhan antara penegak yg hak dgn penegak yg bathil