Sabtu, 01 November 2014 | 18:49:51
Home / Olahraga / Moto GP / Lorenzo Makin Jauh di Depan

Senin, 18 Juni 2012 , 05:05:00

SILVERSTONE - Prediksi turunnya hujan saat lomba MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone kemarin (17/6) meleset. Alhasil, harapan adanya lomba yang seru seperti MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans tidak terwujud. Setelah menyalip Casey Stoner (Repsol Honda), dengan mudah Jorge Lorenzo (Yamaha Factory) mengamankan kemenangan keempatnya musim ini. 
   
Hujan yang turun dalam sesi kualifikasi Sabtu lalu (16/6) sebenarnya menyulitkan Lorenzo. Dia hanya bisa membukukan catatan waktu tercepat keempat. Namun, saat lintasan kering, start dari posisi keempat sudah cukup ideal bagi Lorenzo untuk merebut kemenangan.
    
Menjelang lap kesembilan dari 20 lap yang dilombakan, Lorenzo sudah bisa merebut posisi terdepan dari Stoner. Pembalap Australia itu tidak menyerah, pada tikungan berikutnya dia menyalip Lorenzo lagi. Beberapa kali keduanya saling menyalip sampai akhirnya Lorenzo mantap di depan pada lap kesepuluh.
   
Kemenangan kemarin menjadikan awal musim ini sebagai yanga terbaik bagi Lorenzo sejak memulai karir di MotoGP pada 2008. Dari enam lomba, pembalap Spanyol itu menang empat kali dan sisanya menjadi runner-up.
      
Lorenzo pun semakin jauh meninggalkan perolehan poin Stoner. Lorenzo ada di puncak dengan 140 poin, unggul 25 poin atas Stoner.
   
Meski menang, Lorenzo mengaku belum puas dengan performa Yamaha M1 yang ditungganginya. "Kami harus mendapatkan peningkatan, terutama pada mesin karena tak cukup cepat. Kecepatan di tikungan bagus dan itulah mengapa kami bisa bertarung dengan mereka (Honda)," beber Lorenzo seperti dikutip Crash.
   
Lorenzo yang baru saja menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun dengan Yamaha, mencoba setting mesin baru dalam uji coba di Calatan dan Aragon pekan lalu. Namun, dia tak merasakan adanya peningkatan yang signifikan pada motornya.
   
Di lain pihak, Stoner mengatakan tak mau terlalu memikirkan posisinya di klasemen sementara. Baginya, enam balapan perdana belum menentukan gelar juara. Masih ada 12 balapan lagi di depan.
   
"Persaingan bisa berbalik dalam satu balapan. Balapan hari ini menunjukkan saya tak mau kehilangan poin lebih banyak lagi. Kami bisa mengambil titik balik dari balapan ini," kata Stoner.
   
Sementara itu, jagoan tuan rumah Cal Crutchlow juga tampil istimewa. Start dari posisi paling belakang karena absen saat kualifikasi akibat cedera, dia mampu finis keenam. Pada lap terakhir, dia mampu mengalahkan Nicky Hayden dari Ducati. (ady/ang)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar