Minggu, 19 Mei 2013 | 18:35:26
Home / Top Story / Bukan Ujian Sertifikasi Ulang tapi Pemetaan

Minggu, 24 Juni 2012 , 18:35:00

Para guru menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka.Dok.JPNN
Para guru menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka.Dok.JPNN
GURU merasa dipermainkan dan terus menjerit. Hanya sesaat menikmati tunjangan profesi, meski di banyak daerah tersendat, kini para guru risau lagi.

Kabar bahwa pemerintah akan melakukan ujian sertifikasi ulang terhadap 1.020.000 orang guru yang telah bersertifikat profesi, langsung mendapat penolakan keras dari kalangan pendidik. Bahkan, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) pun berniat melakukan gerakan boikot. 

Belum cukup, para guru mengancam akan menggugat Mendikbud M Nuh ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) jika nekad menggelar ujian sertifikasi ulang.

Kabar itu sampai ke telinga Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik, Kemdikbud, Prof Dr Syawal Gultom, MPd.  Buru-buru, pejabat yang menangani urusan sertifikasi guru ini menampik isu tersebut.

Dia tegaskan, perintah tidak akan menggelar ujian sertifikasi ulang. Akan tetapi, pemerintah akan menggelar ujian untuk seluruh guru secara nasional khusus untuk pemetaan.


Berikut petika wawancara khusus wartawan JPNN Nicha Ratnasari dengan Syawal Gultom di ruang kerjanya di Gedung Kemdikbud, Jakarta, beberapa hari yang lalu.

Apa benar Kemdikbud akan menggelar ujian sertifikasi ulang untuk para guru yang sudah bersertifikat?
Tidak, itu tidak benar. Pemerintah bukan ingin menggelar ujian sertifikasi ulang. Tetapi, ujian yang rencananya kita gelar di bulan Juli 2012 ini ujian untuk pemetaan kualitas dan kemampuan guru secara nasional.

Apakah pelaksanaannya sama dengan ujian sertifikasi ?
Tentu tidak. Ini berbeda dengan ujian sertifikasi guru dan ujian ini diikuti oleh semua guru. Ini kan langkah awal pemerintah untuk menerapkan program pengembangan kapasitas guru. Sehingga, sebelum melaksanakan program tersebut, pemerintah harus melakuan pemetaan kualitas guru. Dengan cara apa? Ya dengan cara ujian ini. Kalau ujian sertifikasi kan tidak diikuti oleh semua guru.

Jika hasilnya sudah ada, maka pemerintah akan jelas mengetahui, materi apa saja yang patut dikembangkan bagi para pendidik. Rencananya sekitar 2,6 juta guru yang akan mengikuti ujian ini.

Bentuk atau format soal seperti apa yang akan digunakan dalam pelaksanaan ujian ini?
Bentuk atau format soal yang akan digunakan dalam ujian ini adalah format soal pilihan ganda. Kenapa kita menggunakan soal pilihan ganda? Karena kementerian memang ingin menguji dua hal. Yakni, kemampuan mengajar dan penguasaan materi. Ujian ini akan diikuti oleh semua guru mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Lalu bagaimana jika ada guru yang menolak?
Yang ditolak mereka (guru) itu apa? Semua guru itu akan dinilai kinerjanya. Ini kan juga sebagai bentuk pembinaan bagi mereka. Kalau tida mau dinilai kinerjanya terus bagaimana?  Bagaimanapun pengukuran ini harus dilakukan, karena kalau tidak, maka pemetaan itu tidak akan bisa berjalan.

Bagaimana jika sampai ada yang berencana untuk memboikot Kemdikbud dan tetap menolak keras ujian seperti ini?
Aksi boikot itu kan muncul karena memang mereka kurang memahami maksud ujian ini. Kami maklumi  tindakan mereka seperti itu, Meskipun adanya ujian sertifikasi, pemerintah tetap harus membutuhkan data untuk pemetaan. Karena selama ini kan pemerintah tidak punya ukuran yang dapat dijadikan acuan untuk pengembangan kapasitas guru. Maka itu, pahami dulu tujuannya, baru berkomentar. Kalau mereka sudah paham, pasti tidak akan memboikot.

Sebenarnya apa yang memaksa pemerintah untuk tetap melaksanakan ujian ini disamping alasan untuk pemetaan? Apakah karena terkait buruknya hasil Uji Kompetensi Awal (UKA) dan  menunjukkan kemampuan guru rendah?
Bisa dikatakan hal itu juga yang memaksa pemerintah untuk melakukan ujian pemetaan  ini. Karena buktinya masih ada juga yang dinyatakan lulus UKA tapi skornya rendah atau pas-pasan. Bahkan, juga ada 32 ribu orang guru yang tidak lulus UKA dan harus mengikuti diklat. Ini cukup memprihatinkan dan menjadi perhatian bagi pemerintah terutama Kemdikbud. Maka itu, nanti dengan adanya ujian pemetaan ini akan  terlihat semua, bagaimana kondisi kualitas guru di seluruh Indonesia baik yang sudah bersertifikat maupun yang belum.

Terkait dengan penyaluran tunjangan profesi guru yang kerap kali terlambat, apakah pemerintah sudah mantap akan melakukan perubahan mekanisme penyaluran tunjangan ini?
Mengenai rencana perubahan mekanisme ini, masih dalam proses pengkajian, sistem penyaluran seperti apa yang tepat digunakan dalam penyaluran tunjangan profesi ini. Seperti dikatakan Pak Menteri (Mendikbud), tahun 2012 ini semua hal mengenai guru sudah harus menunjukkan perbaikan dan peningkatan. Mulai dari kualitas hingga pemberian hak-haknya. Kenapa pemerintah tetap ingin merubah mekanisme penyaluran ini, karena untuk mengejar target tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran. Ketiga hal ini lah yang harus diutamakan.

Tapi, apakah benar perubahan mekanisme penyaluran tunjangan profesi ini juga diakibatkan adanya dugaan penyimpangan di daerah?
Wah, kalau masalah itu, saya tidak berhak untuk menjawab dan bukan kapasitas saya. Mengenai hal ini mungkin bisa ditanyakan kepada Pak Menteri . Saya tidak mau berbicara banyak mengenai tunjangan profesi ini. Saya lebih fokus pada masalah sertifikasi guru, peningkatan dan pengembangan kualitas guru saja.***
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
    1. 27.03.2013,
      12:47
      Trimz
      Pendidikan adalah hak segala bangsa:
      http://www.lontar.co.i d/index.php

      Mengembalikan kehormatan guru : http://www.mikapanjaitan.blogs pot.com/
    2. 16.10.2012,
      09:02
      Rio Hamandar
      menurut saya, negara mencabut undang-undang tentang sertifikasi. lebih baik dananya dipindahkan untuk mengangkat pegawai yang honore menjadi ptt agar lebih layak honornya.... From mobile
    3. 05.08.2012,
      22:36
      bagus
      Namanya UJIAN.. hasil ada dua...anya dua LULUS atau TIDAK LULUS.... kalau hanya PEMETAAN jangan namanya UKG tapi PKG..... kalauyang nilainya rendah...dibina dan ditingkatkan...kalau hasil masih jeblok ya ikuti MENPAN...penssiunkan dini...tidak produktif From mobile
    4. 29.07.2012,
      10:18
      HeRRu
      negara BIADABBBBB
    5. 29.07.2012,
      09:40
      maz djoko boyo
      saya minta jaminan apa yg di rencanakan sudah propesional bukan mengada, karna tekana atw kesenjangan saja seorang guru pondasi peningkatan SDM yg tiap tahun di tuntut lebih baik, jd klo ingin menguji kami jgn ada niat tuk menjolimi kami.

      wassallam. From mobile
    6. 29.07.2012,
      04:48
      yunizar
      kalau saya rasa dalam pengujian ini bagu juga karena bisa melihat kemampuan guru dalam menjawab
      soal-soal.tapi disisi lain belum bisa kita tera
    7. 28.07.2012,
      23:56
      inang
      bagus diadakan pemetaan jika untuk meningkatkqn mutu tetapi tumjangan jangan terssendat
    8. 27.07.2012,
      18:49
      yunizar
      memang disamping ningkatkan penghasilan guru.tp sebaiknya ,guru-guru harus di beri pembekalan yag lebih orisionil dan dibuat seperti penataran .
    9. 27.07.2012,
      09:01
      Parta Rakyat
      Bro, emang bener kata temen2. kita harus meningkatkan kinerja, kapasitas dan kuantitas kita (Guru), tetapi pemerintah juga harus bijak jangan cuma guru saja seluruh PNS juga harus gitu, anggota militer, DPR, MPR harus juga Uji kompetensi seperti kami di Perusahaan Swasta..

      Hidup Guru Indonesia, Makasih Bp.
    10. 26.07.2012,
      14:29
      Zaianab Talaba
      Uji kompetensi guru yang tersertifikasi untuk pemerataan kompetensi guru dan tak mempengaruhi tunjangan profesi guru,kami,tmn2 guru siap tuk itu.
    11. 22.07.2012,
      19:06
      maryani balkis.ST
      gimana mau berkualitas kalau sarana dan prasarana sekolah sangat minim. jangan hanya menuntut kwalitas lengkapi semua kebutuhan sekolah
    12. 20.07.2012,
      09:01
      reky.janto toar
      saya kira uji kompetensi guru yg dilakasanakan pemerintah,bukan bermaksud,mengsengsarakan guru,tapi mengukur,kualitas dan kemampuan gurusesuai pe
    13. 18.07.2012,
      16:10
      Bu Tin
      saya ssetuju dengan program pemerintah untuk meningkatkan kinerja guru.tetapi kami mohon agar ada bimbingan bagi guru yang dianggap kurang.
    14. 18.07.2012,
      08:32
      Mr. Sam
      Yup,Congrad buat Pemerintah, semoga awal baik untuk meningkatkan Kompetensi Guru demi meningkatkan kualitas Pendidikan,tapi harus ada Follow upnya ya... From mobile
    15. 17.07.2012,
      18:18
      Ce' gu
      Kami Siap....
      Setiap Gr pasti akan memberikan yg terbaik yg Beliau punya utk kebrhsilan siswanya, krn Gr mengnggap siswa seperti anaknya sendr
    16. 17.07.2012,
      14:08
      Reni
      Setuju,kalau tujuannya untuk pemetaan.tp kapan ya tunjangan sertivikasi kami cair,untuk angkatan 2011 From mobile
    17. 15.07.2012,
      19:51
      lesnan
      apa itu pemetaan dalam ujian guru yang sudah sertifikasi
      From mobile
    18. 15.07.2012,
      09:15
      puyeng
      terserahlah apa maumu aku hanya bisa berserah pada yang kuasa saja,aku hanyalah rakyat kecil yg tak berdaya
    19. 14.07.2012,
      22:31
      Umar
      mas guru ndeso,,,,,
      emangnya ada guru lama kata anda
      anda bisa baca/tulis/hitung juga dari guru lama yg skrg sdh pinter IT bkn anda tok til..
    20. 14.07.2012,
      13:22
      oemar bakri
      Jadi guru jujur berbakti emank makan hati... From mobile
    21. 13.07.2012,
      21:29
      Mia
      Kalo menurut saya. tujuan pemerintah baik, pasti ada kebijakannya yang lebih baik, tidak perlu cemas temam-teman guru.
    22. 13.07.2012,
      11:21
      Pristiadi Utomo
      Semua masih bergerak, belum ada kata final tentang semua ini.
    23. 09.07.2012,
      09:42
      SB
      yang penting, tingkatkan kualitas kinerjanya, coba lihat ptt yang tidak jelas masa depannya, tdk ada tjgn apa2, di MAN wonosobo ada yg sejak 1997
    24. 09.07.2012,
      09:28
      mukhsan
      setuju kalau tujuannya untuk pemetaan kualitas guru. mhn rencana perubahan sistim penyaluran dana sertifikasi lansung ke rekening guru.
    25. 09.07.2012,
      05:43
      Nov
      justru yg jauh lebih layak dilakukan adalah Ujian Nasional bagi guru ketimbang Ujian Nasional bagi siswa. siap!!!
    26. 07.07.2012,
      22:21
      eko purwanto
      mestinya karna dah lulus ujian sertifikasi ya udah tdk perlu ada ujian lagi.
    27. 07.07.2012,
      19:17
      idris
      selalu begitu guru selalu jadi umar bakri,walaupun sudah pakai motor,hahh....piye iki nasip guru
    28. 06.07.2012,
      16:29
      rikmini khan
      siaappaa takuuttt,,,, test ajha Pak Mentri, kami siap tuk bertarung,,,!!!
    29. 06.07.2012,
      15:31
      Guru ndeso
      Rencana uji ulang sertifikasi bikin deg-degan para guru, terutama guru produk lama. hatinya jadi galau. wk wk wk wk wk.
    30. 06.07.2012,
      10:46
      santi
      Bersabarlah para guru karena orang sabar disayang tuhan kalaupun nanti kita aka di uji pasti saya yakin semua guru siap From mobile
    31. 05.07.2012,
      13:54
      rakyat bicara
      sangat dukung kebijakan ini, pemberantasan korupsi di dunia pen
      didikan wajib hukumnya, selama ini korupsi dunia pendidikan terabaikan oleh KPK
    32. 05.07.2012,
      11:03
      ginanjar putri sari
      hm gimna y???
      saya sih mendukung aja asal kan ujian ini tidax brlbiehan alias over
    33. 04.07.2012,
      22:00
      vika
      saya sih setuju aja,Insya Allah. Tapi gr skrg kan lagi ciweuh, hrs ngajar minimal 24 jam, jd mau konsen ngajar gmn?
    34. 04.07.2012,
      12:00
      dhian
      insyaallah kita siap!! hny saja tlong ttg pnyaluran tunjangan yg slalu telat
    35. 02.07.2012,
      22:11
      mas bro
      Sbg masyarakat awam sy mendukung, mmg hrs ada evaluasi ulang agar kinerjanya terjaga. Bgmn hslnya, apakah siswa2 jd lbh baik?
    36. 02.07.2012,
      05:17
      anti KKN
      jumlah guru PNS banyak skali sangat menguras anggaran negara,hentikan sertifikasi,KPK anda harus awasi penerimaan murid baru yg penuh KKN
    37. 30.06.2012,
      09:56
      Guru kawakan
      Teruskan n wujudkan uji kompetensi ulang itu pak.tdk usah medulikan yang mengiba iba n marah marah.dibayar gedhe tentu resikonya seimbang.saya percya semua rekan guru mampu lolos dari uji ulang ini.Jayalah guru Indonesia From mobile
    38. 29.06.2012,
      16:57
      ra_trimo
      yang benar judulnya 'evaluasi kinerja'itu lebih pas,bravo pahlawan pencetak penerus cemerlang....
    39. 29.06.2012,
      12:57
      guru diobok2-pjb korup ? ssttt !
      Diobok-obok guruku diobok2, karn pjbnya pada goblok, petakan dulu tuh para pjbt biar kinrja baik ga korup
    40. 28.06.2012,
      19:42
      Dewi
      apakah ditahun 2013 pemerintah ada rencana untuk menaikkan gaji PNS, terutama berapa persen ya untuk guru PNS.. mohon ditelusuri dan dijawab ya terimakasih..^^
    41. 28.06.2012,
      19:27
      Siti Masitoh
      pak mau nanya, apakah pemerintah ikhlas dalam memberikan tunjangan (sertifikasi)ini terhadap guru? sehingga harus dilakukan rencana pengujian ulang dengan alasan pemetaan??? padahal kami sudah mengabdi selama puluhan tahun.. (ini bagi sertifikasi guru yang sudah mencapai usia tua)
    42. 28.06.2012,
      17:47
      taufik
      pegawai kemenkeu sejak tahun 2005 sudah di assess, diuji, dipetakan, yg lulus ditempatkan di kantor pelayanan utama/percontohan, yg tdk lulus ditempatkan di kanwil. Kami siap dan berani utk berubah, berkompetisi.. kami dibayar sesuai grade kami, kehadiran kami. Ayo semua PNS, guru dan non guru, jangan takut berubah utk menjadi lebih baik From mobile
    43. 28.06.2012,
      15:31
      IWAD,S.Pd.SD
      polisi juga perlu diuji ulang karena banyak oknum polisi yang moralnya bobrok,tukang ngemil dijalanan,alias polisi 5000,-
    44. 28.06.2012,
      15:01
      tri.333
      Memang kacau jg ni negara. Baru memberi tunjangan sedikit sj utk guru, slanjutnya dah mlai diobok2. Serendah2nya kualitas guru, mereka tetap berusaha mengajarkan ilmu dan moral yg baik utk anak2. Dari sjak tdk ada tunjangan smpe skrg. Tp apa pemerintah jg dah memikirkan bgmana memetakan pejabat2 yg korupsi? Didaerah2 msh bnyak yg memakan uang rakyat smpe ratusan juta/milyaran, tp msh aman2 aja tuh. Knapa yg itu gak diobok2? Knapa hrs guru? From mobile
    45. 28.06.2012,
      12:15
      RD KAMALUDIN SPD
      ASALAMU ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH JIKA BENAR KIRANYA PEMERINTAH AKAN MENGADAKAN PEMETAAN JIKATUJUANYA POSITIP MARI SAMBUT DENGAN LAPANG
    46. 28.06.2012,
      12:15
      RD KAMALUDIN SPD
      ASALAMU ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH JIKA BENAR KIRANYA PEMERINTAH AKAN MENGADAKAN PEMETAAN JIKATUJUANYA POSITIP MARI SAMBUT DENGAN LAPANG
    47. 28.06.2012,
      12:15
      RD KAMALUDIN SPD
      ASALAMU ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH JIKA BENAR KIRANYA PEMERINTAH AKAN MENGADAKAN PEMETAAN JIKATUJUANYA POSITIP MARI SAMBUT DENGAN LAPANG
    48. 28.06.2012,
      12:15
      RD KAMALUDIN SPD
      ASALAMU ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH JIKA BENAR KIRANYA PEMERINTAH AKAN MENGADAKAN PEMETAAN JIKATUJUANYA POSITIP MARI SAMBUT DENGAN LAPANG
    49. 28.06.2012,
      12:15
      RD KAMALUDIN SPD
      ASALAMU ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH JIKA BENAR KIRANYA PEMERINTAH AKAN MENGADAKAN PEMETAAN JIKATUJUANYA POSITIP MARI SAMBUT DENGAN LAPANG
    50. 28.06.2012,
      12:15
      RD KAMALUDIN SPD
      ASALAMU ALAIKUM WAROHMATULLAHI WABAROKATUH JIKA BENAR KIRANYA PEMERINTAH AKAN MENGADAKAN PEMETAAN JIKATUJUANYA POSITIP MARI SAMBUT DENGAN LAPANG
    51. 27.06.2012,
      16:26
      NURIKAH ESRI
      kosekwensi telah memerima tunjangan sertifikasi kita memang harus meningkatkan kwalitas,ikut saja sekalian belajar 'life long education'
    52. 27.06.2012,
      16:26
      NURIKAH ESRI
      kosekwensi telah memerima tunjangan sertifikasi kita memang harus meningkatkan kwalitas,ikut saja sekalian belajar 'life long education'
    53. 26.06.2012,
      17:23
      salim
      Selaras dalam menerima hak dan menjalankan kewajiban jangan hanya jadi slogan!
      Ini adalah saat yg tepat untuk membuktikannya!Jangan hanya OMDO..
    54. 26.06.2012,
      14:17
      guru terpinggirkan
      akal2an saja,intinya mau menganulir tnj.sertifikasi, mereka pjbtitu bakal kualat mengobok2 nasib guru,membahagiakan ortu(guru) itu mulia
    55. 26.06.2012,
      13:35
      MARIO
      JANGAN HANYA ADA UJIAN (PEMETAAN) KUALITAS GURU, TAPI PERLU ADA UJI PEMETAAN PENGAWAS SEKOLAH DAN PENGAWAS MADRASAH, PENGAWAS MAPEL RUNPUN...MEREKA BUANYAK YG TIDAK KOMPETEN DIBIDANGNYA...KOK GURU SAJA YANG DIOBOK2...PEJABAT BUANYAK YG TIDAK KOMPETEN YA TETAP SAJA DIBIARKAN MENJABAT ....... KACAU INDONESIA ....
    56. 26.06.2012,
      12:41
      SUJARWO, S.Pd
      yakinlah saudara/ri ku guru tujuan pemerintah pasti baik, jangan buruk sangka dulu ya. . .
    57. 26.06.2012,
      07:40
      Guru Umar Bakri
      Jangan tebang pilih pak, harus adil. Polisi, TNI, Pegawai BUMN, Pegawai Pemda, hakim, PNS dll juga harus dites ulang untuk Pemetaan
    58. 25.06.2012,
      21:42
      Sulis
      Sebelum uji kompetensi ulang digelar, sebaiknya bereskan dulu masalah jam mengajar guru. Sah atau tdk kalau guru krg jam mengajar tetap diuji? Kan ini bukan salah guru...
    59. 25.06.2012,
      10:06
      guru pinggiran
      Bapak menteri, ujian siapa takut ..., tapi kaluau tpp tidak kunjung cair...,kami mengadu ke siapa, dimana, dengan siapa, dan harus berbuat apa...
    60. 25.06.2012,
      09:28
      severuss
      @stress,emang beneran pingin kyk dosen,kuliah S2/S3,bwt jurnal ilmiah, penelitian?kmaren baru hny wacana hrs nulis jurnal aja para protes..
    61. 25.06.2012,
      08:50
      endang
      uji kompetensi kenapa takut kalau kita jujur pinter tak akan takut apalagi guru2 kan pernah uji kompetensi di tahun 2004
    62. 25.06.2012,
      08:50
      endang
      uji kompetensi kenapa takut kalau kita jujur pinter tak akan takut apalagi guru2 kan pernah uji kompetensi di tahun 2004
    63. 25.06.2012,
      07:52
      tutor
      klo para bpk dan ibu guru merasa kompeten knp hrs takut di uji????
    64. 25.06.2012,
      06:23
      murid
      Yang tidak setuju menandakan kalo dia sogok sana sogok sini agar bisa jadi guru. Soalnya otaknya dangkal untuk mengikuti test lagi. Klo guru yang cerdas, ngapain takut klo ditest Lagi??
      From mobile
    65. 24.06.2012,
      21:11
      Strees
      Oh nasib guru tidak seperti dosen, dianiaya terus, ada ujian ini.. itu, tidak bermutu, dicabut tunjangannya dsb.
    66. 24.06.2012,
      20:41
      guru nDeso
      Bapak Menteri dan jajarannya kok pinter ya buat proyek baru. Guru jadi objeknya. Ter ....la....lu ..!