Senin, 24 November 2014 | 02:56:21
Home / Politik / Kader PD Kumpul di KPK, Bukti Tingginya Solidaritas untuk Anas

Rabu, 27 Juni 2012 , 12:19:00

JAKARTA - Sejumlah kader DPP Partai Demokrat tampak turut hadir ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan kader partai berlambang bintang mercy itu untuk mendampingi Ketua DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Saan Mustofa membantah banyaknya kader Partai Demokrat itu di kantor KPK sebagai bentuk pencitraan untuk memperlihatkan solidnya dukungan kepada Anas Urbaningrum. "Ini bukan pencitraan kalau Demokrat solid," kata Saan Mustopa yang ikut datang ke ke KPK, Rabu (27/6).

Saan mengaku kehadiran sejumlah kader PD di KPK itu berlangsung spontan. Saan menegaskan, hal itu juga menunjukkan tingginya solidaritas pengurus PD terhadap ketua umumnya.

Bagaimana pengurus PD melihat posisi Anas yang dikait-kaitkan dengan kasus Hambalang? "Anas akan klarifikasi semuanya. Tidak ada sama sekali (keterlibatan Anas). Karena memang tidak ada apa-apa," ujar Saan.

Sebelumnya, saat tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.02 Wib, Anas Urbaningrum mengatakan kedatangan untuk memenuhi panggilan KPK untuk memberikan klarifikasi atau keterangan yang dubutuhkan KPK mengenai kasus Hambalang.

Bahkan Anas berterimakasih kepada KPK yang sudah menjalankan tugas secara profesional, sekaligus kesempatan baik baginya untuk memberikan klarifikasi. "Ini kesempatan terbaik untuk mengklarifikasi atau memberikan keterangan yang dianggap perlu oleh KPK," kata Anas Urbaningrum, Rabu (27/6).

Pemanggilan Anas terkait Hambalang ini diperlukan oleh lembaga pimpinan Abraham Samad itu. Pasalnya terdakwa kasus Wisma Atlit, M Nazarudin berkali-kali mengungkapkan bahwa mega proyek teriliunan rupiah itu sudah disetting dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng dan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

"Anas yang perintahkan saya, Angie, Mirwan Amir, Mahyuddin, dan Ignatius Mulyono. Kalau yang di Kemenpora itu semua yang mengatur Andi Mallarangeng," beber Nazaruddin saat diperiksa KPK beberapa waktu lalu.(fat/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 28.06.2012,
        06:15
        Har
        Korupsi berjamaah (lihat ucapan Wa Ode duit Hambalang mengalir k smua parpol), dilakukan sangat sadar dan dengan hati nurani yg luhur,apalagi namanya kalo bkn NEGARA GAGAL From mobile
      2. 27.06.2012,
        17:43
        ninuk
        klo terbukti korupsi siapa yang bikinkan pancungan di monas yaaaa?
      3. 27.06.2012,
        13:53
        abdul
        Itu bukti pada nantangin pak beye mendukung 'yg tdk bersih' dari PD.uda biarin aja au sendirian masuk lp From mobile