Kamis, 02 Juli 2015 | 12:20:46

Minggu, 01 Juli 2012 , 15:16:00

JAKARTA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM) diwarnai dengan aksi penembakan terhadap TNI di Papua oleh kelompok tak dikenal. Minggu (1/7) kelompok tersebut menghadang kendaraan patroli Bataliyon (Yon) 431 Kostrad, yang hendak melintasi kawasan Sawi Tami, Wembi, Kabupaten Keerom, perbatasan RI- dan Papua Nugini.

Dalam iring-iringan kendaraan patrol tersebut terdapat Komandan Yon (Danyon) 431 Kostrad Letkol. (Inf) Indarto yang sedang melakukan patroli rutin bersama kesatuannya.

‘’Tadi pagi terjadi penghadangan orleh kelompok tak dikenal terhadap bataliyon 431 Kostrad. Danyon ditembaki orang yang tidak dikenal, berakibat mobil kena peluru,’’ ujar Kadiv Humas Polri Irjen (pol) Saud Usman nasution di Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob), Depok, Jawa Barat, Minggu.

Dalam peristiwa itu anggota Yon 431 sempat melakukan perlawanan dengan melakukan serangan balik. Dalam baku tembak itulah Kepala Desa Sawi, Tami Yohannes, meninggal akibat tembakan.

‘’Pelaku masih didalami, Danyon melakukan penembakan, sementara dari satu orang  kades kampung Sawi yang meninggal inisial Yy,’’ imbuhnya.

Namun demikian hingga kini belum diketahui kepala desa tersebut tewas akibat peluru dari pihak mana. Apakah terkena peluru TNI atau peluru milik kelompok tak dikenal yang melakukan penghadangan terhadap TNI. (zul/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar