Jumat, 31 Oktober 2014 | 00:31:35
Home / Olahraga / Piala Eropa 2012 / Sejarah Baru di Benua Biru

Senin, 02 Juli 2012 , 04:13:00

Para pemian dan official Spanyol merayakan gelar Euro 2012 usai mengalahkan Itali 4-0 di partai final. Foto: Getty Images
Para pemian dan official Spanyol merayakan gelar Euro 2012 usai mengalahkan Itali 4-0 di partai final. Foto: Getty Images
BERITA TERKAIT

KIEV — Spanyol akhirnya mengukuhkan diri sebagai negara pertama di Eropa yang mampu merebut gelar Euro dua kali berturut-turut. Hasil ini didapat Iker Casillas dan kawan-kawan setelah sukses menggulung Italia dengan skor telak 4-0 dalam laga final yang berlangsung di Olympic Stadium Kiev, Ukraina, Senin (2/7) dini hari WIB.

La Furia Roja -julukan Spanyol- mematahkan mitos di benua Biru itu sejak Euro digelar. Ya, skuat Vicente Del Bosque kini menahbiskan diri sebagai satu-satunya negara yang mengawinkan dua trofi Euro berturut turut dengan gelar juara dunia.
Ini setelah Iker Casillas dkk meraih gelar Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 lalu.

Empat gol itu didapat dari  David Silva di menit 14, Jordi Alba di menit 41, Torres di menit 84 dan Juan Matta di menit 88. Ini adalah rekor kemenangan terbesar dalam sejarah partai final Euro.

Sejak kick off, Italia sudah nampak tidak mampu membendung formasi andalan False 9 yang diperagakan Spanyol dalam  babak pertama Final Euro 2012 ini. Hasilnya trio Cesc Fabregas, Andres Iniesta dan David Silva yang menjadi ujung permainan mampu membawa timnya  unggul di menit 14. Gol ini lahir dari kerjasama apik Fabregas dan Silva yang
mencetak gol pertama.

Tertinggal satu gol membuat Italia meningkatkan serangan. Menit ke 15, Pirlo mendapatkan kesempatan mengeksekusi tendangan bebas beberapa depa dari kotak penalti Iker Casillas. Sayang tendangan gelandang Juventus ini masih melebar dari sasaran.

Menit ke 33, Italia nyaris menyamakan kedudukan. Sayang tendangan First Time, Cassano masih mampu digagalkan Casillas. Sebuah penyelamatan gemilang dari kiper utama Real Madrid ini.

Asik menyerang justru Italia kembali harus menelan pil pahit.  Umpan terobosan Xavi Hernandez mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol oleh Jordi Alba. Umpan matang yang tak mampu ditepis kiper Gianlugi Buffon yang berhadapan satu lawan satu di menit ke 41. Spanyol 2 – 0 Italia.

Montolivo nyaris memperkecil ketertinggalan Italia di menit 44. Sayang Casillas tampil cemerlang dan menepis tendangan keras tersebut. Alhasil skor 2-0 bertahan hingga laga usai.

Dalam laga ini pelatih Cesare Prandelli tetap mempercayakan duo pemain bengal Antonio Cassano dan Mario Balotelli sebagai ujung tombak. Di belakang mereka ada trio Riccardo Montolivo,  Claudio Marchisio dan Daniele De Rossi. Sementara pengatur serangan tetap dibebankan pada playmaker gaek Andrea Pirlo. Namun sepertinya formasi ini sudah terbaca oleh Spanyol mengingat mereka pernah bermain imbang 1-1 di fase grup bulan lalu.

Memasuki babak kedua, Prandelli memasukkan Antonio Di Natale untuk menggantikan Cassano. Hasilnya bomber Udinese yang sempet membobol jala Spanyol di Grup C dulu nyaris memperkecil ketertinggalan. Sayang sundulannya masih beberapa inci melayang di atas jala Casillas.

Italia memang terlihat lebih aktif menyerang di babak ini. Sayang barisan pertahanan yang digalang Xabi Alonso dan kawan-kawan masih terlalu kokoh bagi Italia.  Tapi Italia tak patah arang. Mereka memasukan Thiago Motta untuk menggantikan Montolivo. Sementara itu Spanyol membalas strategi ini dengan menarik keluar Silva untuk diganti dengan Pedro Rodriguez.

Namun  strategi Spanyol lah yang terbukti lebih ampuh.  Menit ke 84, Torres yang masuk sebagai pemain pengganti sukses melesakkan gol ketiga dalam laga ini. Sepakan bintang Chelsea tersebut tak mampu ditepis Buffon. Ini merupakan gol ketiga Torres dalam Euro tahun ini. Gol ini juga mengingatkan kita pada gol tunggal Torres yang membawa Spanyol sebagai juara Euro 2008 di partai final melawan Jerman.

Tak butuh waktu lama menit ke 88 Spanyol  kembali menambah pundi-pundi gol. Umpan Torres berhasil dimaksimalkan Juan Matta yang masuk di akhir babak kedua. Gol ini kemudian menutup laga untuk kemenangan Spanyol 4-0. (zul/awa/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 02.07.2012,
        22:34
        anang
        saluuuuuuut buat jura bertahan ...yang kmbali juara lg,spanyol lebinh unggul segalanya dr italia
      2. 02.07.2012,
        06:55
        Mas Yon
        Spanyol wajar menjadi juara, secara individu maupun secara team memang lebih unggul dari team yang lainnya, Bravo .... Spanyol
      3. 02.07.2012,
        05:27
        Rmans
        pokoknya spanyol tidak pernah konyol dan paling menonjol, bravo iker casilas cs
      4. 02.07.2012,
        04:39
        R46EL CK
        spanyol memang pantas menang.Tp saya salut buat Buffon jg pirlo yg uda menggawai para pemain italy yg muda2.BRAVO SEPAK BOLA From mobile
      5. 02.07.2012,
        04:26
        azka deavant
        spanyol sesungguhnya...