Kamis, 30 Oktober 2014 | 20:44:42
Home / Olahraga / Liga Indonesia / Bidik Pesta Gol

Senin, 02 Juli 2012 , 09:14:00

BERITA TERKAIT

BANDUNG - Persib Bandung akan mengakhiri laga kandang terakhir lawan Persidafon Dafonsoro di Stadion Siliwangi Bandung, dalam lanjutan putaran kedua Indonesian Super League (ISL), di Stadion Siliwangi Bandung, Senin sore (2/7).

Pasukan Robby Darwis ini diyakini bakalan tampil agresif. Sebab, laga tersebut tentunya akan menjadi hiburan sekaligus obat bagi bobotoh yang tidak bisa menyaksikan tim pujaannya menjadi juara dikompetisi Liga Super Indonesia (LSI) musim ini. Makanya, tak heran jika tim berjuluk Maung Bandung ini ingin membidik pesta gol sebagai laga hiburan.

Setelah sempat tertunda satu hari, laga yang sedianya digelar pada hari Minggu (1/7) kemarin, akhirnya resmi dilaksanakan sore nanti. Namun demikian, kedua tim mengaku sudah siap menghadapi laga tersebut.

Pelatih Persib Bandung Robby Darwis mengatakan, timnya sudah sangat siap menghadapi kekuatan Persidafon. Meski Robby mengaku, pengunduran jadwal dari agenda sebelumnya sangat merugikan timnya, hal ini didasarkan karena dalam waktu dekat ini, Persib kudu menjalani laga tandangnya menghadapi Persiram Raja Ampat.

“Seluruh pemain sudah siap untuk tempur. Mereka telah diberi pengertian dan diminta untuk tidak terpengaruh masalah apapun,” ujar Robby kepada wartawan usai memimpin anak asuhnya menjalani latihan kemarin.

Selain itu, legenda hidup Persib ini pun mengaku tidak ingin posisi Persib digeser tim lain. Perolehan poin yang terbilang dekat dengan tim-tim lainnya diklasemen papan tengah, menjadi alasan Robby untuk tidak kehilangan poin.

“Kita tidak ingin disalip tim lainnya, poinnya sangat dekat. Jadi mau-tidak mau kita harus menang. Ya, minimal kita bisa bertahan dipapan tengah,” katanya kembali.

Sedangkan bagi kubu Persidafon, pemunduran ini juga membawa kerugian bagi mereka. Menurut sang pelatih, Erents Pahalerang, mepetnya jadwal selanjutnya menjadi alasan mereka, karena BLI mengundurkan agenda tandang mereka menjadi tanggal 7 Juli. Belum lagi jadwal penerbangan yang sulit dicari, serta dana bila timnya terkena denda dari BLI nantinya. 

“Rugi, seharusnya kita main di kandang tanggal 6 Juli. Tapi, kita fokus saja untuk pertandingan lawan Persib ini. Kita harus tetap enjoy,” ucap Erents.

Ditanya soal kesiapan timnya melawan tuan rumah, Erents menyebutkan tidak ada masalah. Persiapan sangat baik, meski ada kejenuhan yang dialami anak asuhnya tersebut, namun secara keseluruhan semua pemainnya siap tempur. “Kita semua sudah sangat siap besok (hari ini, Red),” tegasnya.

Laga Persib kontra Persidafon merupakan laga kandang terakhir Persib di ISL musim ini. Setelah melawan Persidafon, Persib akan melakoni dua laga sisa di kandang Sriwijaya FC dan Persiram Raja Ampat. (asp)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 25.06.2014,
        06:00
        cheap seo services
        WKNUAr I truly appreciate this article post.Thanks Again. Really Great. From mobile
      2. 03.07.2012,
        10:05
        bobotoh
        BUAT JPNN PERSIB TIM YG TERPURUK INI TAK USAH DILIPUT LAGI.MALU MALUIN BANGSA AJA.PERSIB SLALU DIBOKONGKU
      3. 02.07.2012,
        19:02
        Suryani Chey Bobotoh
        AYo Persib kLahkan Persidafon..:-)
        trutMa Kang Maman,ctk gol Yg bnYk iaa..;-)
        buat Bobotoh bangga.. From mobile
      4. 02.07.2012,
        17:30
        dian nurdin
        persib banta saja pesidapon
        gogogoggo persib
      5. 02.07.2012,
        17:07
        Nha
        Persib menang kita senang.
        Ayo persib hajar pesidapon
        gogogogo From mobile
      6. 02.07.2012,
        14:22
        adi
        persib.....wajib menag cuma msh persdfon.dgn skor 4-0
      7. 02.07.2012,
        14:11
        budi prasetyo
        cengkeramlah musuhmu wahai maung bandung .
      8. 02.07.2012,
        13:50
        pebi
        jgn kcewa kan bbotoh d kandang mu sendiri
      9. 02.07.2012,
        13:37
        hadi
        Ayo bandung From mobile
      10. 02.07.2012,
        12:50
        dhinie
        persib salah pilih pelatih