Kamis, 02 Oktober 2014 | 07:23:49
Home / Berita Daerah / Jabar / SPBU di Jalur Mudik Diperiksa

Jumat, 06 Juli 2012 , 08:23:00

BERITA TERKAIT

CIAMIS – Jelang Ramadan dan Idul Fitri, sejumlah SPBU di jalur mudik diperiksa Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Ciamis dan Provinsi Jawa Barat serta tim Pengawas Metrologi Provinsi Jawa Barat, kemarin.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi kenakalan pengelola SPBU yang bisa merugikan pemudik.

“Pemeriksaan di Ciamis ini hanya sampel saja, nanti hasilnya akan diberikan kepada metrologi di wilayah masing-masing untuk ditindaklanjuti pemeriksaannya ke SPBU yang lainnya,” ujar Nalendra W, penyidik PNS Metrologi Jabar kepada wartawan, kemarin.

Untuk wilayah Ciamis sendiri, kata Nalendra, metrologinya masuk ke wilayah Tasikmalaya. Pemeriksaan pun, imbuhnya, akan dilakukan tim dari Tasikmalaya.

Selain di wilayah Ciamis, dia menambahkan, pemeriksaan SPBU dilakukan di semua jalur mudik, Karawang, Bogor, Bandung dan Tasikmalaya. “Pemeriksaannya hanya pengecekan alat ukur (tera) dan ketepatan selang keluarnya BBM (nosel) yang digunakan,” terang Nalendra.

Nalendra menjelaskan, dari daerah Ciamis ini dia membawa sampel dari dua SPBU, yaitu di Jalan Iwa Kusuma Somantri dan yang berada di Jalan Ahmad Yani. “Hasilnya, kedua SPBU ini sudah sesuai dengan aturan, untuk tera dan mesin yang dipakai juga sudah sesuai, tidak ada pelanggaran,” jelasnya.

Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Jawa Barat Elly Setyairianti menuturkan, pemeriksaan ini dilakukan untuk menegakkan peraturan serta memberikan imbauan kepada pemilik SPBU agar memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen. Jika nanti masyarakat menemukan pelanggaran, terang Elly, mereka berhak menegur karena dirugikan.

Salah satu bentuk kecurangan, dia mencontohkan, saat mengisi BBM angka di tera tidak mulai nol. Oleh karenanya masyarakat harus jeli dan menjadi konsumen cerdas. “Mereka berhak menegur bila pelayanan tidak memuaskan,” tegasnya.

Dia menargetkan, pemeriksaan SPBU di wilayah Jawa Barat yang berada di jalur mudik lainnya akan dilaksanakan sebelum puasa dan sebelum Lebaran. “Kami lakukan ini karena ditakutkan banyak pengelola SPBU yang nakal dan merugikan masyarakat, khususnya pemudik,” ujarnya. (yna)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 13.11.2013,
        22:24
        SVHolJNs
        LasaPx <a href='hxxp://vnmefqayzxrc .com/'>vnmefqayzxrc< ;/a>, [url=hxxp://hmrjcqavgvhe.com/] hmrjcqavgvhe[/url], [link=hxxp://buuhdsbbvewj.com/ ]buuhdsbbvewj[/link], hxxp://bkuitqejiwlf.com/ From mobile